Eka Asih Putrina Taim
Pusat Arkeologi Nasional

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Kewilayahan dalam Penelitian Peradaban Śriwijaya Eka Asih Putrina Taim
KALPATARU Vol. 22 No. 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Arkeologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/kpt.v22i2.127

Abstract

Abstrak. Kerajaan Śriwijaya memiliki peradaban yang tersebar di seluruh wilayah yang berada di bawah kekuasaannya, tidak hanya di Sumatra bagian selatan, tetapi di seluruh wilayah Nusantara bahkan di wilayah Asia Tenggara. Hasil studi arkeologi mengenai peradaban Śriwijaya masih bersifat spatial, belum dapat menggambarkan posisi dan fungsi antara satu situs Śriwijaya dengan situs Śriwijaya lain, baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Studi atau penelitian Śriwijaya diperlukan secara integritas dalam suatu kawasan untuk mendapatkan hasil secara holistik, tidak terpisah-pisah oleh batasan wilayah, baik secara administratif maupun kewilayahan geografis. Dalam makalah ini akan dicoba untuk membahas mengenai penelitian berorientasi kawasan yang tidak dipisah-pisah baik secara geografis, administratif, maupun wilayah kerja.Abstract. Territorial Studies in Śrivijaya Civilization Research. The Great of Śrivijaya Kingdom must had a great civilization as well as its greatness. The civilization spread to the entire region under his control, not only in southern Sumatra, but also in all parts of the archipelago and even in Southeast Asia. Yet the archaeological study of the Śrivijaya civilization is still spatial, not able to describe the common thread between the position and function between one of Śrivijaya site to others, either nationally and regionally and internationally. Integrity in Śrivijaya study or research is necessary to get a holistic result, not separated by a region boundary either in administrative or territorial geographical. in this paper will try to discuss about the research orientated area that is not fragmented by separation either geographical, administrative, or work areas.
Perhiasan Emas dan Candi Buddha Sintong : Hubungan fungsi dan keletakannya Eka Asih Putrina Taim
Naditira Widya Vol 11 No 1 (2017): Naditira Widya Vol. 11 No. 1 April 2017
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2118.593 KB) | DOI: 10.24832/nw.v11i1.194

Abstract

Candi Sintong adalah candi yang terletak di wilayah muara Sungai Rokan. Pada penelitian bersama anatara Bidang Sejarah dan Purbakala Pemda TK I provinsi Riau dan Pusat Arkeologi Nasional, ditemukan seperangkat temuan emas hasil ekskavasi tahun 2007 dan 2010. Emas tersebut cukup menarik baik dari segi bentuk dan keletakannya. Dalam tulisan ini akan mencoba untuk membahas temuan emas tersebut baik dari segi bentuk dan keletakannya, agar dapat diketahui sedikit banyak hal mengenai temuan tersebut pada keberadaan dan kesejarahan situs Candi Sintong. Metode yang digunakan dalam membahas hal di atas adalah metode kualitatif dengan konsep arkeologi ruang baik dalam sekala mikro maupun semi makro .serta konsep post prosesual arkelogi .