Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN WALI MURID MI AS-SYAFI'IY TERHADAP PENYAKIT CACINGAN DI TAMBAKSARI SUMENEP Septiana Kurniasari; ach Faruk Alrosyidi; Khofifah Khofifah
Jurnal Ilmiah Farmasi Attamru (JIFA) Vol 1 No 1 (2020): JURNAL ILMIAH FARMASI ATTAMRU
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.835 KB) | DOI: 10.31102/attamru.v1i1.919

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang masih banyak di Indonesia yaitu penyakit cacingan yang dapat ditularkan melalui tanah Peny akit cacingan ini pada umumnya sering tejadi pada anak sekolah. Anak sekolah merupakana setatau modal utama pembangunan dimasa depan yang perlu dijaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahua n tentang penyakit cacingan pada wali murid MI AsSyafi’iy, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Sumenep. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wali murid MI AsSyafi’iy, ecamatan Tambaksari, Kabupaten Sumenep. dengan sampel seluruh populasi. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan wali murid MI AsSyafi’iy, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Sumenep. Teknis pengambilan data dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada wali murid MI Assyafi’iy,Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Sumenep. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif untuk menentukan skor dari kuesioner dan menentukan tingkat pengetahuan wali murid As Syafi’iy, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Sumenep. Hasil penelitian secara umum, tingkat pengetahuan wali murid terhadap penyakit cacingan di MI As Syafi’iy ,KecamatanT ambaksari, Kabupaten Sumenep adalah kur ang dengan nilai rata-rata44%.
KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI DEPO FARMASI RAWAT JALAN INSTALASI FARMASI RSUD dr. H. SLAMET MARTODIRDJO PAMEKASAN Ach Faruk Alrosyidi; Fauzan Humaidi; Nur Munifah
Jurnal Ilmiah Farmasi Attamru (JIFA) Vol 1 No 1 (2020): JURNAL ILMIAH FARMASI ATTAMRU
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.837 KB) | DOI: 10.31102/attamru.2020.1.1.35-44

Abstract

Kualitas pelayanan yang baik akan menimbulkan kepuasan pada pasien. Pelayanan kefarmasian di rumah sakit dituntut untuk merea lisasikan perluasan paradigma pelayanan kefarmasian dari orientasi kepada produk menjadi orientasi kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Depo Farmasi Rawat Jalan Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan berdasarkan indikator waktu tunggu pelayanan, ketersediaan perbekalan farmasi, sikap tenaga kefarmasian dan kondisi ruang tunggu pelayanan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif denga n menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Jumlah sampel sebanyak 275 orang, dan disajikan dalam bentuk persentase dan diagram untuk menggambarkan distribusi dan frekuensi mengenai karakteristik responden yang terdiri dari jenis kelamin,umur, pendidikan terakhir dan pekerjaan dengan menggunakan Microsoft Office Excel 2007. Data primer yang berupa kuesioner dalam bentuk checklist kemudian diolah dan dianalisa secara deskriptif menggunakan skala Likert. Dari hasil penelitian diperoleh indeks ke puasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Depo Farmasi Rawat Jalan Instalasi Farmasi RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan ratarata sebesar 82,79% dengan skor rata-rata sebesar 9107. Hal ini berarti pasien sangat puas terhadap pelayanan kefarmasian di Depo Farmasi Rawat Jalan Instalasi Farmasi RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan.
Medication Adherence Levels in Diabetes Mellitus Patients at Primary Healthcare Abdul Aziz; Ach Fathir; Ach Faruk Alrosyidi
Academia Open Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.11.2026.13335

Abstract

General Background: Diabetes mellitus is a chronic non-communicable disease requiring long-term therapy, where medication adherence is essential for achieving optimal glycemic control and preventing complications. Specific Background: In primary healthcare settings such as Puskesmas Proppo Pamekasan, adherence to antidiabetic therapy remains a critical component of patient management. Knowledge Gap: However, the actual level of medication adherence among diabetes mellitus patients in this setting has not been clearly described. Aims: This study aimed to determine the level of medication adherence among patients with diabetes mellitus at UPT Puskesmas Proppo. Results: Using a descriptive quantitative approach with 30 respondents selected through purposive sampling, the findings showed that most patients were aged ≥45 years, predominantly female, and had suffered from diabetes for ≥5 years, with oral antidiabetic drugs as the main therapy. The level of medication adherence was predominantly moderate (56.7%), followed by high (23.3%) and low adherence (20.0%), indicating inconsistency in following prescribed therapy. Novelty: This study provides a localized descriptive profile of medication adherence levels and associated patient characteristics in a primary healthcare context. Implications: The findings highlight the need for continuous education, counseling, and monitoring by healthcare professionals, particularly pharmacists, to improve adherence and support optimal diabetes management outcomes. Highlights: Majority of participants were categorized in the moderate compliance group, indicating inconsistency in therapy implementation. Patient characteristics such as age, education, and disease duration were associated with adherence patterns. Continuous education and counseling are required to support consistent treatment behavior. Keywords: Diabetes Mellitus, Adherence, Medication Therapy, Patients