Ridho Muhammad Purnomosidi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTERPRETASI MAHASISWA ATAS INDEPENDENSI AKUNTAN: SEBUAH STUDI FENOMENOLOGI PERJALANAN KESADARAN INTELEKTUAL Ridho Muhammad Purnomosidi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.162 KB)

Abstract

Salah satu masalah dengan pendidikan etika ialah bahwa diskusi etika sering dilakukan pada tingkat filosofis, bukannya mengekspos mahasiswa akuntansi pada masalah etika dalam praktek di dunia bisnis. Dalam hal ini, mahasiswa perlu memikirkan masalah independensi dan bagaimana mereka sebagai individu akan menghadapi masalah tersebut sebelum mereka dihadapkan dengan dilema dalam dunia nyata. Oleh karenanya beberapa pakar mengemukakan perlu untuk mengintegrasikan independensi ke dalam keseluruhan kurikulum akuntansi, bukan hanya sekedar sebagai tambahan bagi pelajaran audit. Situs sosial penelitian adalah Universitas Brawijaya Malang, dengan menggunakan informan mahasiswa akuntansi semester akhir. Pertanyaan penelitian, berdasarkan diskusi di atas, pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana pandangan mahasiswa tentang independensi akuntan? Bagaimana peran lingkungan akademik mahasiswa dalam membentuk pandangan tersebut? Tujuan penelitian ini adalah: membuka tabir pandangan mahasiswa tentang independensi akuntan, serta mengungkap bagaimana lingkungan akademik membentuk pandangan dan konsep tersebut. Untuk mengungkap hal tersebut, peneliti menggunakan metode fenomenologi Temuan studi ini bahwa dunia pendidikan saat ini tidak mengedepankan bidang spiritual dan emosional. Menurut studi ini sebagai seorang manusia, dalam bangku perkuliahan, mahasiswa selalu dilatih dan diajarkan dengan menggunakan otak kiri, sementara manusia dalam bertindak juga dipengaruhi oleh faktor emosional dan spiritual. Sehingga kurangnya pembelajaran di bidang emosional dan dikedepankannya faktor intelektual ini berpengaruh pada pembentukan dan pengambilan keputusan dan pengkonsepsian suatu nilai. Sejauh memori mahasiswa mereka belum merekam dicontohkannya sikap yang independen dari dosen.   Kata Kunci: Independensi, Pendidikan Akuntansi, Memori,  fenomenologi
INTERPRETASI MAHASISWA ATAS INDEPENDENSI AKUNTAN: SEBUAH STUDI FENOMENOLOGI PERJALANAN KESADARAN INTELEKTUAL Purnomosidi, Ridho Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah dengan pendidikan etika ialah bahwa diskusi etika sering dilakukan pada tingkat filosofis, bukannya mengekspos mahasiswa akuntansi pada masalah etika dalam praktek di dunia bisnis. Dalam hal ini, mahasiswa perlu memikirkan masalah independensi dan bagaimana mereka sebagai individu akan menghadapi masalah tersebut sebelum mereka dihadapkan dengan dilema dalam dunia nyata. Oleh karenanya beberapa pakar mengemukakan perlu untuk mengintegrasikan independensi ke dalam keseluruhan kurikulum akuntansi, bukan hanya sekedar sebagai tambahan bagi pelajaran audit. Situs sosial penelitian adalah Universitas Brawijaya Malang, dengan menggunakan informan mahasiswa akuntansi semester akhir. Pertanyaan penelitian, berdasarkan diskusi di atas, pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana pandangan mahasiswa tentang independensi akuntan? Bagaimana peran lingkungan akademik mahasiswa dalam membentuk pandangan tersebut? Tujuan penelitian ini adalah: membuka tabir pandangan mahasiswa tentang independensi akuntan, serta mengungkap bagaimana lingkungan akademik membentuk pandangan dan konsep tersebut. Untuk mengungkap hal tersebut, peneliti menggunakan metode fenomenologi Temuan studi ini bahwa dunia pendidikan saat ini tidak mengedepankan bidang spiritual dan emosional. Menurut studi ini sebagai seorang manusia, dalam bangku perkuliahan, mahasiswa selalu dilatih dan diajarkan dengan menggunakan otak kiri, sementara manusia dalam bertindak juga dipengaruhi oleh faktor emosional dan spiritual. Sehingga kurangnya pembelajaran di bidang emosional dan dikedepankannya faktor intelektual ini berpengaruh pada pembentukan dan pengambilan keputusan dan pengkonsepsian suatu nilai. Sejauh memori mahasiswa mereka belum merekam dicontohkannya sikap yang independen dari dosen.   Kata Kunci: Independensi, Pendidikan Akuntansi, Memori,  fenomenologi