p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Wijaya
Chuchum Sumiarty
STIKes Wijaya Husada

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

THE RELATIONSHIP ON THE LEVEL KNOWLEDGE OF NURSES AMONG PATIENT SAFETY IMPLEMENTATION IN EMERGENCY ROOM AND INTENSIVE ROOM AT LEUWILIANG HOSPITAL BOGOR: HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN KESELAMATAN PASIEN (PATIENT SAFETY) DI IGD DAN ICU RSUD LEUWILIANG KABUPATEN BOGOR Chuchum Chuchum Sumiarty
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 10 No. 2 (2018): Volume 10 Number 2 : 2018
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.173 KB) | DOI: 10.46508/jiw.v10i2.22

Abstract

Patient safety is a hospital service system that provides patient care more safely. It can be said that the main focus of patient safety is the effort taken to avoid mistakes. This study aims to determine the knowing the correlation between the level of knowledge of nurses and the implementation of patient safety in Emegency room and Intesive room at Leuwiliang Hospital, Bogor in 2018. The type of research used is analytic with cross sectional approach. The population of this study is nurses who work in the emergency room and ICU. Respondents of this study were all nurses who collected samples by using the Non Random Sampling method, namely Purposive sampling. The instrument used in this study is a questionnaire that discusses knowledge and 25 questions for patients. The analysis is chi square. The results of the study obtained from 33 respondents as many as 12 (36.4%) nurses who had insufficient knowledge to implement Patient Safety according to the Standard Operating Procedure. Based on the statistical test with chi square obtained a significant value of 0.053 (p> 0.05) this shows that Ha is rejected and Ho is accepted. It can be concluded that there is a relationship between the level of knowledge of nurses and the implementation of patient safety in Emergency and Intensive room of Leuwiliang Hospital, Bogor in 2018. This research is expected to be an evaluation material for Leuwiliang Hospital, Bogor, as well as an additional reference for Institute of Health Science Wijaya Husada and for the further researcher.
CORRELATION RESPIRATORY RATE (RR) WITH OXYGEN SATURATION (SpO2) THE CLIENTS HEAD INJURY: THE CLIENTS HEAD INJURY Chuchum Chuchum Sumiarty
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 12 No. 1 (2020): Volume 12 Number 1 : 2020
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background According to the World Health Organization (WHO) traffic accidents are the cause of the eleventh death accidents worldwide and the most common occurrences of traffic accidents related to fatalities are estimated at 1.25 million people each year. Objective this study is the writer want to know the correlation between respiratory rate (RR) with oxygen saturation (SpO2) on the client’s head injury at PMI hospital Bogor city in 2019. Method Analytical observational with a retrospective approach using Kendall's Tau statistical test was implemented at PMI Hospital Bogor city on 18 August - 03 September 2019 with 33 respondents. This study used a sampling technique with total sampling, the instrument used the observation sheet. Result shows that of 33 respondents, who have a normal RR 12 respondents (36%), and who have takipneu 21 respondents (64%), while those who have a normal SpO2 are 17 respondents (52%), hypoxia 16 respondents (48%). The results of the study used Kendall's Tau statistical test showing the results of P value (0,000) <α (0.05) and OR value 27.500. Conclusion in this study there is a correlation between Respiratory Rate (RR) with Oxygen Saturation (SpO2) on client head injury. Suggestion this research is expected being a suggestion for hospital as a form to improving the quality of emergency nursing services in handling cases of Respiratory Rate (RR) with Oxygen Saturation (SpO2) in head injury clients.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN STROKE DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STROKE PADA LANSIA DI KELURAHAN SINDANG BARANG KOTA BOGOR: HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN STROKE chuchum Chuchum Sumiarty
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 12 No. 2 (2020): Volume 12 Number 2 : 2020
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahun, hampir 700.000 orang Amerika mengalami stroke, dan stroke mengakibatkanhampir 150.000 kematian.Berdasarkan data terbaru dan hasil Riset Kesehatan Dasar 2013,Angka kematian penyakit tidak menular di Indonesia, sambungnya, meningkat dari 41,7 persen pada tahun 1995 menjadi 59,5 persen pada tahun 2007, angka kejadian stroke terbilang sangat tinggi maka dari itu pengetahuan tentang stroke dan perilaku pencegahan yang utama menjalankan poa hidup sehat dan berolahraga dengan aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan stroke dengan perilaku pencegahan stroke pada Lansia di Kelurahan Sindang Barang Kota BogorJenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik total sampling dengan jumlah sampel 60 responden. Pengumpulan data diperoleh dengan melakukan penyebaran menggunakan kuesioner untuk variabel pengetahuan dan perilaku pencegahan stroke, Analisa dengan menggunakan uji chi square.Berdasarkan hasil yang didapat dari seluruh responden sebanyak 60, yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 23 responden (38.3%) dengan 19 responden (31,7%) diantaranya memiliki pengetahuan negatif. Dalam hasil uji statistik didapatkan nilai p value = 0,003 dan artinya p value < 0,05. Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara tingkat pengetahuan stroke dengan perilaku pencegahan stroke pada lansia di Kelurahan Sindang Barang Kota Bogor.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU PENANGANAN CEDERA MUSKULOSKELETAL PADA PENDERITA CEDERA Djanatunisah, Aat; Esni Br. Siagian, Juni; Fatimah, ST; Sumiarty, Chuchum; Tsani Musyafa, Mohammad
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera muskuloskletal merupakan suatu permasalahan kesehatan yang paling global dikarenakan prevelensinyayang cukup tinggi khususnya pada para pekerja. Rendahnya perilaku penanganan cedera muskuloskeletal dapatmenimbulkan masalah kesehatan yaitu cedera muskuloskeletal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui PengaruhPendidikan Kesehatan Terhadap Perubahan Perilaku Penanganan Cedera Muskuloskeletal Pada Penderita Cedera.Jenis Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desaign Pre Eksperimental rancangan one group pretestposttest. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Ciawi Kabupaten Bogor pada Oktober 2022 – Agustus 2023 dengansampel penelitian sebesar 36 responden dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Kuesioneryang sudah di uji validitas lalu disebarkan dengan “door to door” dan data diolah dengan menggunakan uji NonParametric wilcoxon signed ranks test. Berdasarkan perilaku penanganan cedera muskuloskeletal pada penderitacedera saat pretest didapatkan hasil sebagian besar (66,7%) memiliki perilaku buruk sebesar 24 penderita. Dansaat setelah dilakukan pendidikan kesehatan saat posttest mengalami kenaikan yaitu sebesar penderita (88,9%)memiliki perilaku baik sebesar 32 penderita cedera. Hasil analisis menggunakan uji hipotesis Non ParametricWilcoxon Signed Ranks Test didaptkan nilai p-value = 0,000. Yang artinya P value < 0,05 (Ho ditolak, Haditerima) berarti “Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Perilaku Penanganan Cedera Muskuloskeletal PadaPenderita Cedera”. Perilaku penanganan cedera muskuloskeletal dapat dipengaruhi oleh pendidikan kesehatanyang dapat mengubah perilaku dan menambah pemahaman tentang penanganan cedera muskuloskeletal padapenderita cedera
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER Sumiarty, Chuchum; Nur Rizky, Aldila; Maelani, Andrian; Rahmaini Haliza, Ani
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung merupakan masalah kesehatan pasien yang penting karena morbiditas dan moralitas nya sangattinggi. Segala Bentuk penyakit kadiovaskuklar, hampir selalu disebabkan oleh gaya hidup seperti merokok,kurangnya olahraga, dan konsumsi makanan berlemak yang berlangsung dalam kurun waktu 10-15 tahun ataubahkan lebih. Penelitian ini bertujuan untuk di analisis faktor-faktor yang mempengarruhi munculnya kejadianpenyakit jantung pada pasien di RS PMI Kota Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian survey Analitik desainpenelitian ini adalah cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 45 responden. Teknik sampling dalampenelitian ini menggunakan total sampling. Data diolah dengan uji Kendall tau.Analisa data dengan univariat 31 (68,9%) responden yang tidak ada riwayat keluarga pada penyakit jantung, padausia terdapat 27 (60.0%) responden yang memiliki usia beresiko, hipertensi 32 (71,1%) responden yang memilikihipertensi, Obesitas 32 (71,1%) responden yang tidak obesitas dan merokok 34 (75,6%) responden yang merokok.Analisa multivariate dengan nilai p value 0,000 pada pasien penderita jantung yang artinya adanya hubunganyang signifikan. Kesimpulan bahwa faktor dari penyakit jantung adalah merokok oleh karna itu diharapkan untuklebih menggali ilmu keperawatan yang berkaitan dengan penyakit jantung. Saran Hasil penelitian ini untukmencegah bertambahnya pasien penderita penyakit jantung dengan menyarankan pasien melakukan cekKesehatan berkala (tekanan darah).