Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efek Penghambatan Radikal Bebas Infusa dan Ekstrak Etanol Herba Pegagan (Centella Asiatica (L.) Urb) Dengan Metode DPPH Melisa Widyani; Maria Ulfa; Dyke Gita Wirasisya
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.096 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.1006

Abstract

Penyakit degeneratif salah satunya disebabkan oleh radikal bebas. Oleh karena itu dibutuhkan senyawa antioksidan yang berfungsi melawan kerusakan oksidatif akibat radikal bebas. Pegagan (Centella asiatica (L.) Urb) merupakan salah satu tanaman yang biasa digunakan dalam pengobatan tradisional dan mengandung senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, terpenoid, tannin, steroid, kumarin, kuinon dan saponin. Penarikan senyawa aktif dari herba pegagan dilakukan dengan metode infundasi menggunakan pelarut air dan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Masing-masing ekstrak diidentifikasi kandungan senyawa kimianya dengan metode KLT dan uji tabung. Aktivitas antioksidan dari masing-masing ekstrak diuji dengan metode peredaman radikal bebas DPPH (1,1-diphenyl-2-picrilhydrazyl). Kandungan fenolik total masingimasing ekstrak ditentukan dengan metode Follin-Ciocalteu dan dinyatakan sebagai ekuivalensi asam galat (EAG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan infusa herba pegagan mengandung senyawa flavonoid, terpenoid dan tannin. Ekstrak etanol dan infusa herba pegagan memiliki aktivitas terhadap DPPH dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 20,43 dan 64,61 µg/mL. Hasil ini sebanding dengan kandungan fenolik total yang terdapat dalam ekstrak etanol dan infusa herba pegagan yaitu dengan nilai berturut-turut sebesar 1,73 ± 0,38 dan 0,93 ± 0,04 mg EAG / g ekstrak.
Peningkatan Keterampilan Dasar Laboratorium untuk Mahasiswa dalam Menyongsong Era Industri 4.0 Emmy Yuanita; Maria Ulfa; Sudirman Sudirman; Ni Komang Tri Dharmayani
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.079 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i3.65

Abstract

Sebagai salah satu universitas negeri di Indonesia, Universitas Mataram, khususnya program studi kimia yang berada di bawah FMIPA mencoba melakukan usaha perbaikan kualitas pendidikian sehingga diharapkan  mampu mencetak  lulusan yang siap berkompetisi di era industri 4.0.  Upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan keterampilan dalam melakukan praktik atau penelitian bagi mahasiswa di program studi kimia FMIPA Universitas Mataram. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program kegiatan Pengabdian masyarakat.  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mahasiswa, khususnya pengembangan pembelajaran berbasis ekperimen atau praktikum. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan workshop oleh kelompok dosen di bidang Kimia Organik berkolaborasi dengan bidang Kimia Fisika FMIPA Universitas Mataram. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta perubahan sikap mahasiswa terutama dalam mengoperasikan peralatan laboratorium; penanganan bahan kimia, serta beberapa teknik-teknik eksperimental di laboratorium. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi mahasiswa yang cukup signifikan dibandingkan sebelum mendapatkan pelatihan. Kegiatan ini perlu terus dilakukan secara berkala dengan beberapa perbaikan seperti rancangan perencanaan, implementasi pelaksanaan dan evaluasi yang tepat dalam penyelenggaraan kegiatan untuk mencapain sasaran kegiatan.
Pemanfaatan Media Sosial dalam Upaya Pelestarian Kearifan Budaya Lokal di Desa Bujak Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah Mirza Maulana; Mahatir Muhammad; Maria Ulfa
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.344 KB) | DOI: 10.29303/jpimi.v1i2.1488

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh maraknya usaha wisata yang diinisiasi oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di desa Bujak, kecamatan Batukliang, kabupaten Lombok Tengah. Desa ini memiliki berbagai macam potensi mulai dari kerajinan, kuliner hingga kebudayaan. Kearifan budaya lokal yang dimiliki desa Bujak yang utama adalah kesenian gendang beleq yang kini hampir terancam punah. Hal ini dikarenakan kurangnya minat generasi muda menekuni keseniaan ini, serta kurangnya upaya masyarakat dalam memperkenalkan atau mempromosikan ke dunia luar. Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah mengupayakan minat masyarakat dalam melestarikan kesenian gendang beleq dan mengoptimalkan penggunaan media sosial (medsos) sebagai media promosi visual. Metode yang digunakan berbasis survey, pelatihan dan penyuluhan melalui forum diskusi informal dengan melibatkan para penggiat wisata desa dan pemangku kepentingan, untuk mengidentifikasi permasalahan serta menemukan alternatif solusi
Sosialisasi Pemanfaatan Nira Aren Sebagai Bahan Baku Pembuatan Nata Kepada Masyarakat Desa Jurit Baru, Kabupaten Lombok Timur, NTB Ni Komang Tri Dharmayani; Surya Hadi; Emmy Yuanita; Maria Ulfa
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.544 KB) | DOI: 10.29303/jpimi.v2i1.1978

Abstract

Desa Jurit Baru merupakan salah satu desa di kabupaten Lombok Timur yang memiliki hasil perkebunan berupa nira aren. Selama ini nira aren yang didapatkan belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu olahan nira aren yang dapat dijadikan bahan makanan adalah produk nata. Oleh sebab itu dilakukan suatu kegiatan sosialisasi melalui program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat Jurit Baru tentang pemanfaatan nira aren sebagai bahan baku pembuatan nata serta merangsang minat kewirausahaan peserta. Target khusus program ini berupa produk nata yang menggunakan nira aren sebagai bahan dasarnya. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu: (1) penyuluhan mengenai pemahaman secara teoritis mengenai pengertian teknologi fermentasi pada pembuatannya; (2) praktik pembuatan nata dari nira aren; serta (3) pendampingan kegiatan produksi dan pengemasan. Kegiatan pelatihan dan pembinaan perlu dilakukan secara berkesinambungan untuk mencapai tujuan utama dari kegiatan ini yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pemberdayaan Kelompok Tani Wanita Kaki Rinjani Desa Karang Sidemen Melalui Kegiatan Pelatihan Pembuatan Body Scrub Berbasis Limbah Kopi Sudirman Sudirman; Maria Ulfa; Emmy Yuanita; Ni Komang Tri Dharmayani; Islamul Hadi
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.61 KB) | DOI: 10.29303/jpimi.v2i1.2245

Abstract

Kopi merupakan salah satu produk unggulan pemerintah provinsi NTB. Salah satu desa dengan produksi kopi yang potensial adalah Desa Karang Sidemen. Kelompok Tani Wanita “Kaki Rinjani” Desa Karang Sidemen adalah salah satu kelopompok yang bergelut dalam pengolahan kopi. Saat ini, kelompok ini memiliki permasalahan terkait dengan persaingan pasar kopi yang semakin ketat. Kegiatan ini bertujuan memberikan alternatif solusi yang dapat dikembangkan sesuai dengan potensi kelompok yaitu melalui kegiatan pelatihan pembuatan Body Scrub berbasis limbah kopi, dengan bahan tambahan lainya diantaranya tepung beras, gula/garam dan basis krim. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu, persiapan dan koordinasi; pelaksanaan kegiatan; pendampingan evaluasi kegiatan. Kegitan berlangsung sukses dan disambut baik oleh kelompok tani Wanita “Kaki Rinjani”. Diakhir kegiatan, setiap anggota berhasil membuat dua jenis Body Scrub yaitu basah dan kering yang harapanya dapat dikomersialkan kedepannya.