Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PREEKLAMSI, PLASENTA PREVIA, DAN ANEMIA TERHADAP KEJADIAN PERSALINAN PREMATUR DI RUMAH SAKIT TK II Dr.AK GANI PALEMBANG TAHUN 2016 Muhamad Romadhon
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 2 No 1 (2017): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan prematur adalah persalinan yang terjadi pada kehamilan kurang dari 37 minggu (antara 20-37 minggu) atau dengan berat janin kurang dari 2500 gram.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan preeklamsi, plasenta previa dan anemia dengan kejadian persalinan prematur. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan case control. Melalui analisa data dengan 36 responden didapatkan hasil bahwa sebagian besar ibu atau 18 responden (50%) mengalami persalinan prematur, 14 responden (38,9%) yang mengalami preeklamsia, 19 responden (52,8%) mengalami plasenta previa dan 20 responden (55,6%) mengalami anemia. Dari hasil pengujian tersebut didapatkan hasil bahwa tidak adanya hubungan yang bermakna preeklamsi terhadap kejadianpersalinan premature p value 0,710 dan ada hubungan antara plasenta previa terhadap kejadian persalinan premature value 0,003. dan ada hubungan antara anemia terhadap kejadian persalinan premature p value 0,001.Kata Kunci : Persalinan Prematur, Preeklamsi, Plasenta Previa, Anemia.