Penyuluhan kesehatan adalah gabungan berbagai kegiatan dan kesempatan yang berlandaskan prinsip-prinsip belajar untuk mencapai suatu keadaan dimana individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat secara keseluruhan ingin hidup sehat, atau bagaimana caranya dan melakukan apa yang biasa dilakukan secara perorangan maupun kelompok dan meminta pertolongan bila perlu. Mencuci tangan adalah kegiatan mebersihkan bagian telapak, penggung tangan dan jari agar bersih dari kotoran dan membunuh kuman penyebab penyakit yang merugikan kesehatan manusia serta membuat tangan harum baunya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pemahaman dan sikap cuci tangan yang benar pada siswa SMK Gunung Sari Makassar. Penelitian ini termasuk penelitian pra-eksperimen dengan one-group pre-test post-test desaign.. Data terkumpul dengan menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel 42 orang yang memenuhi kriteria inklusi tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Setelah dilakukan penelitian diperoleh hasil bahwa dari 42 responden diperoleh hasil pretest menunjukkan pemahaman siswa kurang mengenai cuci tangan yaitu 32 responden (76,2%). Setelah dilakukan intervensi penyuluhan, sebagian besar responden menunjukkan hasil baik pada post test yaitu 30 responden (71,4%). Dan 42 responden diperoleh hasil pre test menunjukkan sikap cuci tangan yang tidak benar yaitu 29 responden (69,0%). Setelah dilakukan intervensi penyuluhan, sebagain besar responden menunjukkan hasil baik pada post test yaitu 31 responden (73,8%).