Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN KELUARGA TERHADAP PRESTASI BELAJAR Suparman Suparman
Jurnal Al-Manar Vol 5, No 2 (2016): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.579 KB) | DOI: 10.36668/jal.v5i2.41

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dalam keluarga terhadap prestasi belajar peserta didik di SD N Ngijon, Sleman, Yogyakarta. Prestasi belajar peserta didik meliputi kemampuan kognitif, kemampuan afektif dan kemampuan psikomotor. Pendidikan dalam keluarga sebagai variabel X atau prediktor dan prestasi belajar peserta didik sebagai variabel Y atau kriterium. Data diperoleh dengan observasi, dokumentasi dan membagikan angket. Penelitian ini menggunakan 19 subjek penelitian yang berasal dari Sekolah Dasar Negeri Ngijon II, Moyudan, Sleman, Yogyakarta. Oleh karena jumlah subjek sebanyak 19 maka penelitian ini bersifat populatif. Sedangkan analisis data menggunakan tehnik korelasi produk momen, regresi linier, serta tehnik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukakan bahwa terbukti adanya pengaruh dari pendidikan dalam keluarga terhadap prestasi belajar peserta didik. Berdasarkan analisis regresi diperoleh nilai R2 sebesar 0,45 yang berarti bahwa pendidikan dalam keluarga mempengaruhi keberhasilan belajar peserta didik sebesar 45%. Nilai R2 sebesar 0,45 ini merupakan hasil temuan yang signifikan berdasarkan uji analisi varian yang memperoleh nilai t sebesar 0,0012.
MENEMUKAN KARAKTERISTIK BUTIR MENGGUNAKAN QUEST Suparman Suparman
Jurnal Al-Manar Vol 9, No 1 (2020): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v9i1.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan karakteristik item evaluasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Data utama dalam penelitian ini adalah lembar jawaban peserta didik terhadap item soal evaluasi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Sleman pada tanggal 14 Maret 2020. Data dikumpulkan pada tanggal 21 Maret 2020 dengan metode dokmentasi di Sekolah Dasar Islam Terpadu Bakti Insani Kabipaten Sleman. Data yang digunakan untuk analisa seluruh peserta didik kelas VI yang berjumlah 56 peserta didik dengan jumlah soal sebanyak 40 item. Analisa data dengan menggunakan Program QUEST untuk mendapatkan karakteristik dari item soal evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 5 (lima) item terjadi item has perfect score, sebagian besar item memiliki tingkat kesukaran “Sedang”. Sebanyak 48,5% item memiliki daya beda dengan kategori “sangat Baik”. Sebanyak 88,5% item merupakan item yang sesuai untuk mengevaluasi kemampuan peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Estimasi reliabilitas sebesar 0,75, dan jumlah distractor yang efektif sebanyak 50%.
MENENTUKAN CUT SCORE PADA EVALUASI PENDIDIKAN Suparman Suparman
Jurnal Al-Manar Vol 4, No 2 (2015): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.342 KB) | DOI: 10.36668/jal.v4i2.59

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah menjelaskan tentang pentingnya memberikan evaluasi bagi guru Pendidikan Agama Islam, salah satu bentuk evaluasi adalah memberikan nilai yang berupa angka. Angka dapat memiliki makna apakah peserta didik berhasil dalam proses pendidikan atau belum berhasil dan harus menjalani remidi. Batas angka yang menunjukkan berhasil atau belum berhasil peserta didik dalam bahasa Indonesia disebut dengan kriteria ketuntasan minmal (KKM) atau dalam bahasa Inggris disebut dengan cut score. Terdapat bermacam-macam pendekatan untuk menentkan cut score, dalam tulisan ini akan dibahas sebanyak empat pendekatan, yaitu (1) menggunakan pendekatan melalui forum guru agama Islam, (2) menggunakan pendekatan Kriteria dan Skala Penilaian, (3) menggunakan pendekatan dengan menggunakan grafik, dan (4) menggunakan pendekatan dengan zscore. Pemilihan pendekatan yang akan digunakan harus dengan pertimbangan yang matang agar kualitas pembelajaran khususnya kualitas proses penilaian memberikan makna yang berarti sehingga kualitas pendidikan agama Islam dapat lebih meningkat.
PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KELUARGA DI DUSUN MERGAN DESA SENDANGMULYO KECAMATAN MINGGIR KABUPATEN SLEMAN Suparman Suparman
Jurnal Al-Manar Vol 6, No 2 (2017): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.808 KB) | DOI: 10.36668/jal.v6i2.76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) bagaimana pelaksanaan pendidikan akhlak dalam keluarga (2) bagaimana hasil pendidikan akhlak dalam keluarga (3) faktor apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan pendidikan akhlak dalam keluarga. Penelitian ini bertempat di Dusun Mergan Sendangmulyo Minggir Sleman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian populatif karena subjek penelitian ini hanya 15 anak usia SD, SMP dan SMA yang merupakan warga asli Dusun Mergan yang mengikuti kajian rutin di dusun. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan : (1) pelaksanaan pendidikkan akhlak dalam keluarga di Dusun Mergan adalah dengan menerapkan sebuah pembiasaan yang dilakukan secara berulang-ulang berupa pembiasaan sholat lima waktu, adab terhadap orang tua dan adab terhadap teman. (2) hasil pendidikan akhlak dalam keluarga di Dusun Mergan berada pada kategori sangat baik, sesuai hasil perhitungan persentase dengan hasil sebesar 88,53 %. (3) faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pendidikan akhlak dalam keluarga di Dusun Mergan terbagi menjadi dua faktor pendukung dan faktor penghambat, dengan rincian sebagai berikut ; a) faktor pendukung : Adanya kajian rutin untuk generasi muda dan TPA (Taman Pendidikan Al-qur’an) yang memotivasi anak untuk aktif dalam kegiatan keislaman. b) faktor penghambat : Anak terlalu sering bermain game dalam smartphone, menjadikan anak sering menunda bahkan mengabaikan panggilan orang tua.
PERAN QUALITY CONTROL DAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT DALAM PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN Suparman Suparman
Jurnal Al-Manar Vol 5, No 1 (2016): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.297 KB) | DOI: 10.36668/jal.v5i1.52

Abstract

Menyelenggarakan pendidikan yang bermutu menjadi keinginan setiap lembaga pendidikan. Mewujudkan lembaga pendidikan yang bermutu memerlukan proses dan tahapan yang secara konsisten harus dilalui oleh segenap sivitas akademik. Memajukan lembaga pendidikan adalah tugas bersama bukan tugas individu atau pimpinan. Diperlukan metode yang tepat agar lembaga pendidikan secara sistematis dapat menjadi lembaga yang bermutu. Peningkatan mutu lembaga berjalan secara terus menerus agar partisipasi dan ekspektasi masyarakat terhadap lembaga pendidikan yang dikelola menjadi semakin kuat. quality control dan total quality managementmerupakanmetode untuk memberikan jaminan kepada masyarakat akan mutu pendidikan yang diselenggarakan oleh lembaga. Continously improvement aktivity merupakan bukti dari kesungguhan dalam menghadirkan lembaga pendidikan yang bermutu melalui quality control dan total quality management.