Anita Novianty
Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Krida Wacana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan orientasi nilai terhadap perilaku pro-lingkungan remaja Maria Ambarfebrianti; Anita Novianty
Jurnal Ecopsy Vol 8, No 2 (2021): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.2021.09.015

Abstract

Isu kerusakan lingkungan dan kualitas lingkungan negara Indonesia yang rendah menjadi salah satu permasalahan yang perlu diatasi. Maka dari itu diperlukan perilaku pro-lingkungan sebagai suatu upaya untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu faktor penggerak perilaku pro-lingkungan adalah orientasi nilai. Selain itu, masa remaja merupakan masa paling kritis bagi remaja untuk mengenal dan menentukan nilai yang menjadi acuannya kelak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kaitan orientasi nilai biosfer, altruistik, egoistik, dan hedonik terhadap perilaku pro-lingkungan pada remaja. Peneliti berhipotesis bahwa ketiga orientasi nilai biosfer, altruistik, dan hedonik berhubungan terhadap perilaku pro-lingkungan, sedangkan orientasi nilai egoistik tidak berhubungan terhadap perilaku pro-lingkungan. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 421 remaja yang terdiri dari 277 perempuan dan 144 laki-laki, berusia 17-21 tahun, dengan teknik pengambilan sampling accidental. Kuesioner penelitian menggunakan skala Environmental Portrait Value Questionnaire (E-PVQ) dan General Ecological Behavior (GEB) yang kemudian disebarkan secara online. Data yang terkumpul dianalisa dengan teknik regresi berganda. Hasilnya terdapat hubungan orientasi nilai biosfer secara positif dan hubungan secara negatif pada orientasi hedonik terhadap perilaku pro-lingkungan remaja. Orientasi nilai altruistik dan nilai egoistik justru tidak memiliki hubungan terhadap perilaku pro-lingkungan remaja.Hal tersebut menunjukkan perilaku pro-lingkungan dapat ditingkatkan melalui prinsip kepedulian terhadap kualitas lingkungan yang dimiliki remaja.
Motivasi Mengatur Perilaku Makan dan Kecenderungan Gangguan Makan pada Remaja yang Diet Oktavia Kristantia Maranatha; Anita Novianty
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i2.53814

Abstract

Diet merupakan usaha menurunkan berat badan yang banyak dilakukan oleh remaja dengan berbagai alasan. Akan tetapi, alasan diet tertentu dapat membuat remaja mengatur perilaku makannya secara berlebihan, sehingga mengarah menjadi kecenderungan gangguan makan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara motivasi mengatur perilaku makan dengan kecenderungan gangguan makan pada remaja yang melakukan diet. Hipotesis pada penelitian ini terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi yang tidak ditentukan sendiri dengan kecenderungan gangguan makan, dan hasil sebaliknya pada motivasi yang ditentukan sendiri. Penelitian ini menggunakan kuesioner online kepada 47 remaja (11 laki-laki, 36 perempuan), dengan kisaran usia 12-22 tahun yang sedang diet. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi mengatur perilaku makan yang ditentukan sendiri dan tidak ditentukan sendiri dengan kecenderungan gangguan makan. Akan tetapi, ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara bentuk pengaturan terintrojeksi dan teridentifikasi dengan kecenderungan gangguan makan. Penelitian ini mengindikasikan pentingnya memahami alasan diet para remaja untuk mengenali dan mencegah kecenderungan gangguan makan.