Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Pembelajaran Anak Usia Dini melalui Pemanfaatan Lingkungan Sekitar sebagai Sumber Belajar Miftah Kusuma Dewi
Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2021): Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.557 KB) | DOI: 10.33367/piaud.v1i1.1564

Abstract

Proses pembelajaran pada anak usia dini yang efektif, menyenangkan dan menarik bagi anak dipengaruhi orleh beberapa unsur salah satunya adalah tersedianya sumber belajar yang menarik dan menyenangkan bagi anak, karena dengan adanya sumber belajar tersebut mendorong anak untuk semangat belajar. Mengingat peran sumber belajar pada pembelajaran pendidikan anak usia dini sangat penting untuk keberhasilan dan pencapaian proses perkembangan anak yang diharapkan, jika terdapat permaslahan yang terkait dengan kekuarangan sumber belajar di yang berada di lembaga maka guru diharapkan lebih kreatif untuk memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar untuk meningkatkan dan mengefektifkan pembelajaran. Oleh karena itu, pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan pendidik PAUD.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Anak Usia Dini melalui Pemanfaatan Lingkungan Sekitar sebagai Sumber Belajar Miftah Kusuma Dewi
Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2021): Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/piaud.v1i1.1564

Abstract

Early childhood is a period that is often called the golden age to grow and develop accordingto age levels quickly and greatly. In this period, children are educated by providing stimulus, parenting guidance and providing activities that are centered on developing children's abilities and skills. The learning process of early childhood which is fun, interesting and effective for children is influenced by several elements, including the availability of learning resources that can support learning activities. Learning resources in the early childhood learning process have an important role in the success and achievement of expected development. The problem that often arises in educational institutions is the lack of available learning resources. Therefore, teachers are expected to be more creative in utilizing the surrounding environment as a learning resource to improve and mak e learning effective. This topic is important to study because the use of the surrounding environment as a source of learning is one aspect that early childhoo d educators must pay attention to so that learning becomes interesting and effective. This study uses a library research research method or library research. The data in this study are in the form of manuscripts and books, all of which are sourced from librarian treasures. And the results of this study aim that educators and students understand that the surrounding environment as a learning resource provides various things that children can use and learn to add insight and knowledgethat they do not get in the classroom
Studi Eksploratif Literasi Finansial Dasar untuk Anak Usia Dini di Paud Miftachus Sholikah; Rifka Taufiqur Rofiah; Miftah Kusuma Dewi; Farida Nur Azizah; Riana Rahayu; Indasah Indasah; Dewi Masriah
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): April: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v1i1.6596

Abstract

Pendidikan literasi keuangan untuk anak usia dini di lingkungan prasekolah memainkan peran mendasar dalam membentuk pemahaman anak tentang pengelolaan uang dan perilaku keuangan yang bertanggung jawab. Penelitian menunjukkan bahwa memperkenalkan konsep keuangan dasar seperti menabung, membelanjakan, dan membedakan bentuk uang membantu anak-anak mengembangkan keterampilan keuangan sejak dini dan sikap positif terhadap uang. Keterlibatan guru dan orang tua sangatlah penting, karena pesan dan kolaborasi yang konsisten antara lingkungan rumah dan sekolah memperkuat pembelajaran anak-anak dan penerapan pengetahuan keuangan. Program literasi keuangan yang efektif di prasekolah sering kali mencakup aktivitas interaktif seperti bermain peran dan latihan menabung, yang meningkatkan keterlibatan dan pemahaman anak. Selain itu, kesiapan guru dan integrasi kurikulum sangat penting untuk memberikan pendidikan keuangan yang terarah dan percaya diri, memastikan bahwa konsep-konsep tersebut sesuai dengan usia dan bermakna. Secara keseluruhan, pendidikan literasi keuangan sejak dini menumbuhkan keterampilan dasar yang berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi jangka panjang anak-anak dan pengambilan keputusan keuangan yang bertanggung jawab, menyoroti perlunya dukungan kebijakan, pengembangan kurikulum, dan kemitraan keluarga-sekolah dalam pendidikan prasekolah.
Implementasi Praktik Mindfulness untuk Anak PAUD: Dampak Pada Regulasi Emosi Miftachus Sholikah; Rifka Taufiqur Rofiah; Miftah Kusuma Dewi; Farida Nur Azizah; Riana Rahayu; Indasah Indasah
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021): Desember: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v1i3.6597

Abstract

Praktik mindfulness dalam pendidikan anak usia dini telah menunjukkan dampak yang menjanjikan terhadap regulasi emosi di kalangan anak kecil, termasuk di PAUD (pusat pendidikan anak usia dini). Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis mindfulness (MBI) dapat meningkatkan kesadaran emosional anak-anak, mengurangi ekspresi emosi negatif, dan meningkatkan keterampilan pengaturan diri, yang sangat penting untuk perkembangan sosial dan kognitif 2410. Meskipun sebagian besar penelitian berfokus pada anak-anak berusia 6 hingga 12 tahun, bukti yang muncul menunjukkan bahwa anak-anak yang lebih kecil pun mendapat manfaat dari aktivitas mindfulness sesuai usia yang diintegrasikan ke dalam rutinitas sehari-hari, sehingga mendorong pengelolaan emosi yang lebih baik seperti kemarahan, ketakutan, dan kesedihan 19. Keterlibatan pendidik dan pengasuh dalam memberikan mindfulness program ini sangat penting, karena dukungan mereka membantu mempertahankan praktik-praktik ini dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung secara emosional 36. Tantangan masih ada, termasuk mengadaptasi konten mindfulness ke tingkat perkembangan anak-anak dan memastikan praktik yang konsisten, namun secara keseluruhan, mindfulness menunjukkan potensi sebagai alat yang efektif untuk mendorong regulasi emosional di lingkungan anak usia dini 810. Penelitian di masa depan harus terus mengeksplorasi intervensi yang disesuaikan untuk anak-anak usia PAUD dan mengkaji dampak jangka panjang terhadap hasil emosional dan perilaku.
Program Transformasi Digital PAUD: Pendampingan Pengelolaan Modul Digital dan Integrasi Teknologi Sederhana Miftachus Sholikah; Rifka Taufiqur Rofiah; Miftah Kusuma Dewi; Farida Nur Azizah; Riana Rahayu; Indasah Indasah; Dewi Masriah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v1i01.2984

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan upaya pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas lokal. Artikel pengabdian masyarakat biasanya memuat identifikasi masalah, metode pelaksanaan, hasil kegiatan, dan kesimpulan singkat yang menekankan dampak praktis bagi komunitas. Contohnya, program pemberdayaan ekonomi produktif di daerah miskin, pelatihan teknologi informasi untuk aparat desa, atau penyuluhan kesehatan dan literasi digital di desa terpencil. Keterlibatan kader lokal dan kolaborasi dengan pemerintah menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Strategi pelaksanaan yang efektif meliputi pelatihan langsung, pendampingan berkelanjutan, serta penggunaan media komunikasi digital untuk mendukung partisipasi masyarakat. Artikel pengabdian masyarakat berperan sebagai jembatan antara akademisi dan masyarakat, menekankan aplikasi praktis hasil penelitian untuk kemajuan sosial.
Implementasi Penguatan Nilai - Nilai Pancasila Pada Era Globalisasi Pendidikan Abad-21 di SMA Negeri 1 Palembang Miftah Kusuma Dewi; Indasah Indasah; Farida Nur Azizah; Rifka Taufiqur Rofiah; Miftachus Sholikah; Riana Rahayu; Siti Nurmandriyah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Westscience
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i01.2986

Abstract

Penerapan Social-Emotional Learning (SEL) pada pendidikan anak usia dini seperti di PAUD X efektif meningkatkan kompetensi sosial-emosional anak usia dini, meliputi keterampilan pengendalian diri, kerjasama, regulasi emosi, dan resiliensi. Penelitian menunjukkan bahwa kurikulum SEL menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan sosial-emosional dan mengurangi masalah perilaku, terutama ketika program disampaikan dengan setia dan berkelanjutan dari waktu ke waktu. Program SEL di seluruh kelas, seperti program Fun FRIENDS di Jepang, telah menunjukkan penurunan yang signifikan dalam perilaku internalisasi dan eksternalisasi serta peningkatan keterampilan sosial di kalangan anak-anak prasekolah. Keberhasilan penerapan SEL bergantung pada faktor-faktor seperti pelatihan guru, kesiapan, dan adaptasi terhadap konteks lokal, yang mempengaruhi kualitas dan hasil program 86. Intervensi SEL sejak dini berkontribusi pada adaptasi sosial, kinerja akademik, dan kesehatan psikologis jangka panjang yang lebih baik, sehingga menyoroti pentingnya mengintegrasikan SEL ke dalam kebijakan dan praktik pendidikan anak usia dini.
Dampak Pembelajaran Daring terhadap Kemampuan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini Miftachus Sholikah; Rifka Taufiqur Rofiah; Miftah Kusuma Dewi; Farida Nur Azizah; Riana Rahayu; Indasah Indasah; Dewi Masriah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 1 No 02 (2022): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v1i02.2987

Abstract

Pembelajaran daring telah menghadirkan tantangan dan peluang bagi perkembangan keterampilan motorik kasar pada masa kanak-kanak. Penelitian menunjukkan bahwa pelatihan daring khusus bagi pendidik anak usia dini dapat meningkatkan keterampilan lokomotor anak-anak, meskipun efeknya terhadap keterampilan pengendalian objek kurang jelas. Media interaktif dan audio-visual yang digunakan dalam pembelajaran daring telah berdampak positif pada perkembangan motorik fisik anak-anak dengan melibatkan mereka dalam permainan dan latihan berbasis gerakan, yang meningkatkan koordinasi, keseimbangan, dan kekuatan otot. Namun, anak-anak usia dini sering mengalami kesulitan mempertahankan fokus selama sesi daring, yang dapat membatasi partisipasi aktif dalam aktivitas keterampilan motorik; mengintegrasikan latihan gerakan dasar dan sensorik ke dalam pembelajaran daring dapat membantu mengatasi hal ini. Pembelajaran berbasis proyek dan model permainan, bahkan ketika diadaptasi untuk format online atau hybrid, telah efektif dalam merangsang keterampilan motorik kasar dengan mendorong partisipasi aktif dan praktis. Secara keseluruhan, meskipun pembelajaran online dapat mendukung perkembangan motorik kasar pada masa kanak-kanak, kesuksesannya bergantung pada kualitas konten interaktif, pelatihan pendidik, dan strategi untuk mempertahankan keterlibatan dan aktivitas fisik anak-anak selama sesi. 
Analisis Metode Pembelajaran Sentra dalam Meningkatkan Keterampilan Kognitif Anak Farida Nur Azizah; Miftachus Sholikah; Rifka Taufiqur Rofiah; Miftah Kusuma Dewi; Indasah Indasah; Riana Rahayu
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 1 No 02 (2022): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v1i02.2988

Abstract

Studi ini menganalisis efektivitas metode pembelajaran berbasis pusat dalam meningkatkan keterampilan kognitif pada anak-anak usia dini. Metode pembelajaran berbasis pusat melibatkan pengorganisasian berbagai stasiun aktivitas yang merangsang pemikiran, pemecahan masalah, dan kreativitas anak melalui pengalaman praktis. Penelitian yang menggunakan metode aksi kelas menunjukkan bahwa aktivitas seperti bermain blok, peran-peran, dan pusat seni secara signifikan meningkatkan kemampuan kognitif anak, termasuk pemikiran logis dan pemahaman konsep dasar. Integrasi pendekatan seperti STEAMLY Plus lebih lanjut mendukung perkembangan kognitif dengan menggabungkan sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam cara yang menarik, mendorong kreativitas dan pemikiran kritis. Selain itu, metode seperti Beyond Centers and Circle Time (BCCT) mendorong partisipasi aktif dan komunikasi, yang berkontribusi pada keterampilan kognitif dan bahasa yang lebih baik. Secara keseluruhan, metode pembelajaran berbasis pusat menyediakan kerangka kerja dinamis dan efektif untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif anak usia dini dengan mempromosikan eksplorasi, interaksi, dan pemecahan masalah dalam lingkungan yang terstruktur namun fleksibel. 
Analisis Pemanfaatan Teknologi Augmented Reality dalam Proses Pembelajaran Matematika pada Siswa PAUD Miftah Kusuma Dewi; Indasah Indasah; Farida Nur Azizah; Rifka Taufiqur Rofiah; Miftachus Sholikah; Riana Rahayu; Siti Nurmandriyah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 1 No 02 (2022): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v1i02.2989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran matematika bagi siswa pendidikan anak usia dini (PAUD). Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi AR secara signifikan meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam mempelajari konsep matematika seperti angka, bentuk, dan pola. Namun, tantangan seperti waktu persiapan guru yang terbatas dan masalah teknis juga teridentifikasi. Temuan ini menyarankan bahwa AR dapat menjadi media inovatif yang efektif untuk pembelajaran matematika PAUD jika didukung oleh infrastruktur yang memadai dan pelatihan guru yang memadai. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pendidikan anak usia dini. 
Implementasi Praktik Mindfulness untuk Anak PAUD: Dampak Pada Regulasi Emosi Riana Rahayu; Indasah Indasah; Miftah Kusuma Dewi; Rifka Taufiqur Rofiah; Miftachus Sholikah; Farida Nur Azizah; Binti Mukaromah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i01.2991

Abstract

Praktik mindfulness dalam pendidikan anak usia dini telah menunjukkan efek yang menjanjikan dalam regulasi emosi pada anak-anak, termasuk mereka yang berada di PAUD (pusat pendidikan anak usia dini). Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis mindfulness (MBIs) dapat meningkatkan kesadaran emosional anak-anak, mengurangi ekspresi emosi negatif, dan meningkatkan keterampilan regulasi diri, yang sangat penting untuk perkembangan sosial dan kognitif 2410. Meskipun sebagian besar studi berfokus pada anak-anak berusia 6 hingga 12 tahun, bukti yang muncul menunjukkan bahwa bahkan anak-anak yang lebih muda dapat memperoleh manfaat dari aktivitas mindfulness yang sesuai usia yang diintegrasikan ke dalam rutinitas harian, membantu mereka mengelola emosi seperti marah, takut, dan sedih dengan lebih baik 19. Keterlibatan pendidik dan pengasuh dalam menyelenggarakan program mindfulness sangat penting, karena dukungan mereka membantu mempertahankan praktik ini dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung secara emosional 36. Tantangan tetap ada, termasuk menyesuaikan konten mindfulness dengan tingkat perkembangan anak-anak usia dini dan memastikan praktik yang konsisten, tetapi secara keseluruhan, mindfulness menunjukkan potensi sebagai alat efektif untuk mempromosikan regulasi emosi di lingkungan pendidikan usia dini 810. Penelitian masa depan harus terus mengeksplorasi intervensi yang disesuaikan untuk anak-anak usia PAUD dan menganalisis dampak jangka panjang pada hasil emosional dan perilaku.