Ade Irma Suryani
SMP Negeri 2 Pancur Batu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI KELAS VII-1 MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN CARA BELAJAR SISWA AKTIF DI SMP NEGERI 2 PANCUR BATU TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Ade Irma Suryani
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 5 No. 1 (2020): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.276 KB) | DOI: 10.32696/jp2bs.v5i1.395

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: Meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Inggris di kelas VII-1 melalui pendekatan pembelajaran cara belajar siswa aktif di SMP Negeri 2 Pancur Batu Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-1 SMP Negeri 2 Pancur Batu sebanyak 35 orang, dengan rincian 18 orang siswa perempuan dan 17 orang siswa laki-laki. Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah menggunakan test, angket dan observasi. Rentang nilai untuk tes adalah 1-100. Teknik analisa data yang digunakan adalah menggunakan perhitungan jumlah nilai yang diperoleh siswa dibagi jumlah nilai total dikalikan dengan seratus kemudian perhitungan data menggunakan pengelompokan nilai rata-rata siswa, persentase siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang belum tuntas. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan pendekatan pembelajaran cara belajar siswa aktif dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 42,0, pada siklus I meningkatkan menjadi 66,86 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 77,14, terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 68,57% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 85,71% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menurun menjadi 31,43% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 14,29% dengan kata lain hanya 5 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (30) siswa memperoleh nilai di atas 70.