Lidya Arlini Tarigan
SMP Negeri 4 Pancur Batu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI Lidya Arlini Tarigan
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 5 No. 2 (2020): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v5i2.526

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Inggris di Kelas VII-1 melalui Metode Pembelajaran Demonstrasi di SMP Negeri 4 Pancur Batu Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII-1 SMP Negeri 4 Pancur Batu sebanyak 34 orang. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Rentang nilai untuk tes adalah 1-100. Instrumen yang di gunakan untuk pengelolaan data adalah menggunakan perhitungan jumlah rata-rata siswa yang tuntas, persentase jumlah siswa yang belum tuntas dan persentase jumlah siswa yang sudah tuntas. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan Metode pembelajaran demonstrasi dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes tertulis awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 33,82, pada siklus I meningkatkan menjadi 66,76 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 75,88, terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes tertulis awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 70,59% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 91,18% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes tertulis awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menjadi 29,41% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 8,82% dengan kata lain hanya 3 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (31) siswa memperoleh nilai di atas 70.