Latar Belakang : Preeklampsia merupakan salah satu dari penyebab utama kematian ibu dan masih merupakanmasalah dalam pelayanan obstetri di Indonesia. Pada preeklampsia berat terjadi peningkatan risiko yang merugikan padakeluaran maternal dan perinatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik luaran maternal dan perinatal padapreeklampsia berat di rumah sakit umum dr. h. abdul moeloek tahun 2014.Metode : Penelitian deskriptif dengan metode cross sectional dengan menggunakan data sekunder dari catatanmedik pasien preeklampsia berat di rumah sakit umum dr H. Abdul Moeloek tahun 2014 yang memenuhi kriteria inklusi daneksklusi. Data dideskripsikan dalam bentuk tabel frekuensi.Hasil : Pada keluaran maternal didapatkan 10 kasus (18,5%) impending eklampsia, 5 kasus (9,3%) eklampsia, 4kasus (7,4%) edema paru, 11 kasus (20,4%) indroma HELLP, 1 kasus (1,9%) kematian maternal, dan pada keluaranperinatal didapatkan 19 kasus (35,2%) BBLR, 3 kasus (5,6%) asfiksia neonatorum, 12 kasus (22,2%) kelahiran prematur,11 kasus (20,4%) kematian perinatal.Kesimpulan : Penelitian deskriptif ini menunjukkan bahwa pasien preeklampsia berat memiliki prevalensi efeksamping merugikan yang besar dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi sehingga dapat mempengaruhikeluaran maternal dan perinatal.