Said Aandy Saida
Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PREVALENSI DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RS PERTAMEDIKA UMMI ROSNATI Hanief Al-Hadi; Zurriyani Zurriyani; Said Aandy Saida
Jurnal Medika Malahayati Vol 4, No 4 (2020): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.201 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v4i4.3484

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 menjadi masalah dunia terkait masalah tidak terkontrolnya kadar gula darah. Tetapi jika penyakit ini tidak ditangani dengan baik akan timbul komplikasi, salah satu komplikasi adalah hipertensi, sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui prevalensi diabetes melitus tipe 2 dengan kejadian hipertensi di poliklinik penyakit dalam RS Pertamedika Ummi Rosnati. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dan pendekatan secara cross sectional dengan sampel yang terdiri dari 126 responden. Teknik pemilihan sampel menggunakan total sampling dengan wawancara terarah. Untuk mengetahui prevalensi digunakan pendekatan deskriptif (analisis univariat). Hasil penelitian didapatkan prevalensi hipertensi pada pasien diabetes melitus tipe 2 sebanyak (46.8%) dari 126 sampel, prevalensi berdasarkan jenis kelamin perempuan lebih banyak dibandingkan laki laki, yaitu sebanyak (61%). prevalensi berdasarkan umur didapatkan hasil bahwa sebagian besar pada kelompok usia kelompok usia 40-49 yaitu sebanyak (32.2%) dan pada kelompok usia 50-59 tahun, yaitu sebanyak (32.2%). Untuk prevalensi berdasarkan lamanya menderita diabetes melitus tipe 2 sebagian besar telah menderita diabetes melitus tipe 2 sebagian besar penderita diabetes melitus tipe 2 <5 tahun yaitu sebanyak (64,4%). Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan adanya pasien diabetes melitus tipe 2 yang juga terdiagnosa hipertensi.