Martha Lulus Lande
Program Studi Biologi Murni, Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KETAHANAN KULTIVAR BUAH TOMAT (Solanum lycopersicum L.) TERHADAP JAMUR Colletotrichum acutatum J. H. Simmonds PENYEBAB PENYAKIT ANTRAKNOSA Aryani Refiliya; Yulianty Yulianty; Martha Lulus Lande; Sri Wahyuningsih
Jurnal Medika Malahayati Vol 4, No 3 (2020): Volume 4 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.212 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v4i3.2918

Abstract

Tomat merupakan tanaman semusim seperti halnya tanaman cabe, terong dan sebagainya. Salah satu penyebab menurunnya produksibuah tomat adalah penyakit antraknosa yang disebabkan oleh jamur Colletotrichumacutatum. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui ketahanan buah tomat terhadap serangan penyakit antraknosa oleh jamur Colletotrichumacutatum. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi dan Laboratorium Botani, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung pada bulan Januari sampai dengan Februari 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan buah tomat yaitu rampai, tomat bandung, tomat ceri, dan tomat biasa dengan menggunakan 6 ulangan. Parameter yang diukur yaitu diameter bercak jamur Colletotrichumacutatum, keterjadian penyakit dan keparahan penyakit antraknosa pada masing-masing buah tomat, serta jumlah konidia jamur Colletotrichumacutatum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterjadian dan keparahan penyakit yang lebih kecil terdapat padatomatbandung sedangkan jumlah konidia yang lebih sedikit terdapat pada rampai.