Skabies merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Biasanya skabies menyerang pada manusia dan hewan. Marmut merupakan salah satu hewan yang sering terkena skabies. Daun kemangi sebagai tanaman obat mengandung senyawa flavonoid, tanin dan minyak atsiri yang memiliki kandungan eugenol. Eugenol bersifat sebagai zat anti parasit yang dapat menghambat pertumbuhan tungau Sarcoptes scabiei. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum) terhadap diameter keropeng yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabies. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental dengan rancangan percobaan RAL ( Rancangan Acak Lengkap). Perlakuan dibagi menjadi 3 kelompok yaitu, kontrol negatif (NaCMC 0.5 %), kontrol positif (sufladex), dan ekstrak daun kemangi 100%. Pemberian perlakuan dan pengamatan dilakukan selama 9 hari. Data yang diperoleh berupa diameter keropeng dianalisis menggunakan One Way ANOVA dan didapatkan hasil terdapat perbedaan diameter keropeng (P> 0,000). Kemudian dilanjutkan dengan uji Fisher LSD (Least Significance Different). Hasil menunjukkan ekstrak daun kemangi memiliki diameter keropeng yang paling rendah.