Istianah Istianah
STAI Binamadani

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Istianah Istianah
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 2 No 2 (2019): Dirasah : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pelaksanaan pendidikan yang dilakukan dalam bentuk kegiatan pengajaran adalah bentuk kegiatan dimana terjalin hubungan interaksi dalam proses belajar mengajar antara guru dan peserta didik untuk mengembangkan perilaku sesuai dengan tujuan pendidikan. Selama ini di sekolah menengah pertama pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial menjadi mata pelajaran kelas dua karena Ilmu Pengetahuan Sosial tidak di sertakan dalam Ujian Nasional (UN). Paradigma siswa yang menganggap Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan pelajaran kelas dua tersebut membuat semangat mereka untuk belajar pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial menjadi surut, kurang motivasi sehingga berdampak pada turunnya minat belajar siswa. Hal inilah yang harus diwaspadai. Selain itu kecerdasan emosional anak dalam mengikuti pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial ini cenderung fluktuatif sehingga perlu adanya dorongan yang baik dari guru bersangkutan. Kecerdasan emosional anak secara langsung dan tidak langsung memengaruhi minat mereka dalam kegiatan belajar. Disini jelas terlihat hubungan antara kecerdasan emosional dengan minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Sampel berukuran 80 siswa yang dipilihsecara random dari seluruh siswa SMP Swasta di Kota Tangerang. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik wawancara, pengamatan langsung, penyebaran angket, dan dokumentasi. Analisis data dengan metode regresi sederhana dan regresi ganda. Uji statistik dipergunakan uji t dan uji F. penelitian ini dilaksanakan pada tanggal Agustus 2017 sampai Desember 2017. Hasil uji hipotesis terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama kecerdasan emosional dan minat belajar terhadap Prestasi Belajar IPS siswa SMP Swasta di kota Tangerang. Hal tersebut dapat 87 dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dan Fhitung sebesar 8,955. Terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar IPS siswa SMP Swasta di kota Tangerang. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,019 < 0,05, dan thitung sebesar 2,038. Terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa SMP Swasta di Tangerang. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,05, dan thitung sebesar 2,105.Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Minat Belajar dan Prestasi Belajar.
KECERDASAN INTRAPERSONAL SEBAGAI KEMAMPUAN DASAR INTERAKSI SISWA SD PADA PEMBELAJARAN IPS Istianah Istianah
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 5 No 2 (2022): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v5i2.407

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk untuk membahas secara konsepsi mengenai kecerdasan intrapersonal yang harus dimiliki oleh siswa SD sebagai kemampuan dasar untuk berinteraksi dalam pembelajaran IPS di kelas. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka, yaitu mengkaji teori kecerdasan intrapersonal yang dapat dijadikan sebagai kemampuan dasar siswa untuk berinteraksi dalam pembelajaran IPS. Usia dasar tingkat rendah merupakan dalam rangka perkembangan kecerdasan intra personal yang diangggap menjadi peran penting. Hal ini membuat guru untuk sangat vocal membantu mengembangkan kecerdasan interpersonal di sekolah. Kecerdasan intrapersonal merupakan bagian dari kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional meliputi cerdas dalam menyadari emosi, perasaan, dan motivasi diri. Kecerdasan intrapersonal jika diterapkan dapat mempengaruhi nilai siswa baik dari segi kognitif, afektif, dan psikomotor. Jenis kecerdasan intrapersonal yang dapat diraih oleh siswa sebagai dasar interaksi dalam pembelajaran IPS adalah dapat menganalisis kelebihan dan kekurangan yang ada pada dirinya, dapat menganalisis ide yang dihasilkan, memiliki kesadaran diri, memahami motivasi dan perasaan diri sendiri.
PENGARUH METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN TEMATIK KELAS II MI PLUS ALMAQBUL KOTA TANGERANG Lily Leona Dewi Fatimah; istianah istianah
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2023): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v6i2.537

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pengaruh penerapan secara eksperimen pada mata pelajaran tematik dengan metode cooperative larning dengan tipe make a match. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis Quasi Eksperimen. Dalam penelitian ini, manipulasi atau pelakuan yang diberikan adalah metode cooperative learning tipe make a match kepada kelompok eksperimen. Yang dijadikan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MI Plus Al-Maqbul Kota Tangerang. Teknik yang diigunakan untuk mengambil sampel dalam penelitian ini adalah random sampling (random kelas/tidak merandom siswa). Sehingga yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah kelas II A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 22 orang dan II B sebagai kelas kontrol dengan jumlah 21 orang. Hasil dari penelitian ini adalah dari hasil perhitungan uji t ternyata terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan Metode Pembelajaran make a match terhadap hasil belajar Tematik siswa Kelas II MI Plus Al-Maqbul Kota Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil didapat nilai thitung > ttabel (3,425 > 2,327), demikian juga dengan nilai Sig > α (0,001 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar tematik antara kedua kelas. Hal itu berarti terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan hasil belajar tematik setelah mendapatkan perlakuan dengan Metode Pembelajaran make a match.