Jaenal Arifin
STAI Binamadani

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Stimulasi Kemampuan bersosialisasi Siswa melalui Metode Beyond Center Circle Time Jaenal Arifin
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 5 No 1 (2022): dirasah: Jurnal pemikiran pendidikan dasar islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v5i1.332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan kemampuan bersosialisasi siswa dengan menerapkan metode beyond center circle time. Konsep metode Beyond Center Circle Time adalah mengembangkan unsur psikomotor dan umumnya digunakan untuk siswa tingkat rendah dan tingkat dasar, selain itu Beyond Center Circle Time berkonsep mengembangkan kedalam enam Sentra, yaitu Sentra Persiapan, Sentra Bahan Alam, Sentra Balok, Sentra Seni, Sentra Imtaq, Sentra Peran. Setiap sentra yang dilakukan menggunakan pijakan-pijakan diantaranya pijakan lingkungan, pijakan sebelum main, pijakan saat main, pijakan setelah main.
PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN PANCASILA Jaenal Arifin
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2023): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v6i1.460

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam mengenai pembentukan karakter melalui pendidikan pancasaila. Nilai karakter dibentuk melalui pendidikan Pancasila yang secara formal menjadi mata pelajar wajib di seluruh jenjang pendidikan, termasuk sekolah dasar. Membentuk karakter bangsa melalui pendidikan Pancasila adalah suatu keharusan karena siswa tidak hanya didik untuk menjadi cerdasa secara kognitif, tetapi mempunya karakter baik dan budi pekerti yang luhur sehingga kehidupannya menjadi bermakna di masyara kat. Maka dari itu pendidikan Pancasila ini dapat membentuk karakter - karakter mulai dari kebiasaan hidup tentang perilaku baik, beretika, dan bermoral sehingga dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari - hari. Tulisan ini menggunakan penelitia n pustaka dengan cara mengungkapkan pendapat - pendapat ahli dan hasil penelitian terdahulu. Pekerjaan besar khususnya bagi pendidik saat ini harus membentuk karakter siswa menjadi karakter baik dan dapat dimulai dengan memberikan pembelajaran pendidikan Pan casila secara tepat dan benar untuk meningkatkan nilai karakter setiap masyarakat. Pendidikan diawali dengan proses pendidikan dan gagasan solusi dari berbagai pemangku kepentingan
PENGUATAN KARAKTER NASIONALIS PESERTA DIDIK MELALUI PROGRAM RAMAH ANAK DI SEKOLAH DASAR Yusnia Hajaniah; Jaenal Arifin
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2023): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v6i2.529

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana sekolah menerapkan penguatan karakter nasionalis peserta didik melalui program ramah anak. Program ramah anak merupakan rangkaian kegiatan terprogram yang diadakan sekolah dasar negeri Bojong 3 yaitu untuk memfasilitasi dan mengembangkan potensi peserta didik serta menjamin dalam memenuhi hak, memberikan perlindungan, rasa nyaman, aman dengan tujuan untuk mendapatkan pengetahuan, pengalaman, serta pengalaman belajar yang menyenangkan dan terhindar dari tindakan diskriminasi dan kekerasan selama berada di sekolah. Metode penelitian ini bersifat deskriptif, mengungkap dan menganalisis secara menyeluruh dan mendalam. Penelitian menemukan bahwa dalam pelaksanaannya penguatan karakter nasionalis peserta didik melalui program ramah anak memiliki 3 aspek yang mendukung yaitu : (1) melalui kebijakan yang diterapkan di sekolah,(2) melalui program adiwiyata berbasis lingkungan, (3) melalui kegiatan pengembangan diri seluruh peserta didik melalui kegiatan baik di dalam maupun di luar kelas Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan karakter nasionalis peserta didik telah berhasil terbukti dengan adanya perubahan karakter nasionalis peserta didik yang antusias mengikuti kegiatan yang ada seperti pengembangan diri melalui kegiatan berkreasi membuat prakarya yaitu menghias berbagai macam rupa berbagai macam rumah adat yang ada di indonesia dengan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan dan ikut serta dalam kegiatan permainan tradisional dalam upaya untuk melestarikan budaya bangsa, serta perubahan sikap disiplin positif dan menghargai jasa pahlawan yang berjuang membela negara yang mencerminkan karakter nasionalis peserta didik yaitu datang ke sekolah tepat waktu, mengikuti upacara dengan tertib dan hikmat, menggunakan seragam rapi, bersih dengan artibut lengkap.
AKTUALISASI LITERASI BAHASA ARAB DALAM PENULISAN SKRIPSI MAHASISWA PRODI PGMI DAN PAI INSTITUT BINAMADANI INDONESIA Jaenal Arifin
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 8 No 2 (2025): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v8i2.806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah implementasi literasi bahasa Arab dalam penulisan skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Institut Binamadani Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui analisis terhadap 20 skripsi, wawancara mendalam dengan 10 mahasiswa, 5 dosen pembimbing, serta satu ketua program studi, dan observasi terbatas selama proses bimbingan. Hasil studi mengindikasikan bahwa kemampuan literasi bahasa Arab mahasiswa masih tergolong rendah pada tiga dimensi utama: linguistik, kognitif, dan digital. Ditemukan berbagai kesalahan gramatikal, kutipan tanpa pemahaman mendalam, serta penggunaan teknologi yang belum optimal. Minimnya penggunaan sumber primer berbahasa Arab dan kurang aktifnya peran dosen pembimbing turut menjadi faktor penghambat. Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan integrasi pembelajaran kontekstual berbasis digital, optimalisasi peran pembimbing akademik, dan peningkatan akses terhadap literatur Arab klasik maupun kontemporer.