Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBEDAAN ANGKA KAPANG KHAMIR PADA JAMU BERAS KENCUR GENDONG DI PASAR TRADISIONAL DENGAN JAMU BERAS KENCUR KEMASAN DI DEPOT JAMU KOTA BANDAR LAMPUNG Febri Yanti Santika; Marhamah Marhamah; Wimba Widagdho Dinutanayo
Jurnal Medika Malahayati Vol 4, No 3 (2020): Volume 4 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.204 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v4i3.3223

Abstract

Jamu adalah obat tradisional yang berisi beberapa bahan tanaman menjadi penyusun jamu. Jamu beras kencur merupakan salah satu jamu yang dijual oleh pedagang jamu. Jumlah jamur yang besar, menunjukkan mutu jamu yang dihasilkan. Jamur yang menghasilkan zat racun atau toksin dapat meracuni organ tubuh bahkan mengakibatkan kanker. Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan angka kapang khamir pada jamu beras kencur gendong di pasar tradisional dengan jamu beras kencur kemasan di depot jamu Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain kompratif kausual. Analisis data menggunakan uji T Independent. Hasil penelitian dari 10 jamu beras kencur yaitu, 5 jamu beras kencur gendong di pasar tradisional dan 5 jamu beras kencur kemasan di depot jamu. Hasil angka kapang khamir 5 jamu beras kencur gendongĀ  2,55 x 102 sampai 95,5 x 103 koloni/mL didapatkan sampel tidak memenuhi syarat yaitu, sampel C 95,5 x 103 koloni/mL dan sampel D 7,1 x 103 koloni/mL dengan hasil persentase memenuhi syarat 60% sedangkan tidak memenuhi syarat 40%. Hasil angka kapang khamir 5 jamu beras kencur kemasan 4,5 x 102 sampai 6,3 x 102 koloni/g dengan hasil persentase 100%. Hasil analisis diperoleh p value 0,311 tidak ada perbedaan signifikan pada jamu beras kencur gendong dengan kemasan karena (p>0,05).