This Author published in this journals
All Journal Sehat Masada
Nureka Riziki Amalia
STIKes Dharma Husada Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Efektivitas Teknik Pemeriksaan Keseimbangan Binokuler Menggunakan Metode Humphriss Immediate Contrast (HIC) dan Disosiasi Prisma Duochrome Dwi Sekar Laras; Nureka Riziki Amalia
Sehat MasadaJurnal Vol 13 No 1 (2019): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan mata merupakan salah satu jalan terbaik untuk melindungi penglihatan. Dalam pemeriksaan mata, salah satu tahapannya adalah refraksi subjektif yaitu menentukan koreksi terbaik dengan akomodasi minimum berdasarkan respon pasien. Pemeriksaan keseimbangan binokuler merpakan salah satu tahapan dalam refraksi subjektif yang berfungsi untuk menyeimbangkan akomodasi kedua mata setelah dikoreksi secara monokuler. Ada beberapa macam metode dalam pemeriksaan keseimbangan binokuler, dua diantaranya adalah humphriss immediate contrast dan disosiasi prisma duochrome. Namun agar RO memberikan pelayanan terbaik, dalam pemeriksaan ini dibutuhkan metode yang paling tepat dan efektif. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efektivitas teknik pemeriksaan keseimbangan binokuler menggunakan metode Humphriss immediate contrast dan Disosiasi Prisma Duochrome.Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data yang terkumpul dianalisis secara analisis univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi masing-masing variabel yang diteliti.Hasil penelitian didapatkan pemeriksaan keseimbangan binokuler menggunakan metode humphriss immediate contrast lebih efektif dibandingkan menggunakan metode disosiasi prisma duochrome. Efektivitas pemeriksaan keseimbangan binokuler diketahui bahwa dari 24 responden, 13 responden (54.17%) lebih efektif menggunakan metode Humphriss immediate contrast pada pemeriksaan keseimbangan binokuler. Sementara itu, 11 responden (45.83%) lainnya lebih efektif menggunakan metode Disosiasi Prisma Duochrome.