Alya Rahmawati Suganda
Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SURVIVAL LIFE PENDERITA KANKER PAYUDARA PADA WANITA BERDASARKAN GRADING & KEMOTERAPI DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Alya Rahmawati Suganda; Wien Wiratmoko; Esteria Marhayuni; Yuniastini Yuniastini
Jurnal Medika Malahayati Vol 5, No 2 (2021): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.324 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v5i2.4150

Abstract

Di Indonesia kanker payudara merupakan penyakit dengan persentase kasus baru yang paling tinggi dengan persentase 16.7 % dan kasus kematian dengan persentase 11.0 %  menempati posisi pertama pada kasus kematian akibat kanker pada wanita Grading dan kemoterapi merupakan faktor yang mempengaruhi kelangsungan hidup pada penderita kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi kelangsungan hidup (survival life) wanita penderita kanker payudara pada wanita berdasarkan grading dan kemoterapi di RSUD. DR. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2015-2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan retrospektif. Jumlah populasi 72 dan sampel 48. Data dianalisis menggunakan analisis survival metode Kaplan Meier. Grading pada penderita kanker payudara di RSUD Dr. H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung terbanyak pada grade 3 (54.2%) dan terendah pada grade 1 (8.3%).  Penderita kanker yang menjalani kemoterapi (72.9%) dan yang tidak menjalani kemoterapi (27.1). Survival life selama 5 tahun penderita grade 1 adalah 100%, grade 2 adalah 89%, dan grade 3 adalah 20%. Survival life selama 5 tahun kelompok melakukan kemoterapi kelangsungan hidupnya adalah 65%. Berdasarkan grading, survival life selama 5 tahun lebih tinggi pada grade 1 Berdasarkan kemoterapi Survival life selama 5 tahun lebih tinggi pada kelompok yang menjalankan kemoterapi.