Edi Setiadi Putra
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : The Indonesian Design Journal

Perancangan Snack Plate Stoneware Sebagai Wadah Penyajian Snack Untuk Aktivitas Santai Di Rumah Fanny putri oktariani; Edi Setiadi Putra; Agung Pramudya
Jurnal Desain Indonesia. Vol 4 No 2 (2022): Hari Desain Produk Industri Dunia
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v4i2.178

Abstract

Snack atau diterjemahkan sebagai camilan merupakan makanan pendamping, makanan pengganjal lapar dan dikonsumsi dikala waktu senggang. Konsumsi Snack atau camilan menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat dan sering dijadikan sebagai sebagai makanan siap sedia di rumah. Jenis camilan yang dipilih juga berdasarkan kebutuhan dan keinginan saat hendak mengonsumsi mulai dari rasa camilan yang manis, asin, dan gurih atau jenis camilan kering seperti gorengan atau yang berkuah seperti es buah. Camilan diminati oleh anak-anak hingga orang dewasa. Hal ini menjadikan bahwa snack menjadi pilihan konsumsi masyarakat. Survey GlobalData’s pada tahun 2018 menyebutkan bahwa rata-rata orang mengonsumsi camilan dan paling banyak mengonsumsi camilan antara jam makan siang hingga makan malam. dikonsumsi sebagai penunda lapar atau sebagai nutrisi tambahan atau sebagai sesuatu yang dinikmati rasanya pada saat senggang atau sambil melakukan rutinitas lain. Dari hasil survey yang dilakukan oleh Calbee Wings dan Jakpat terhadap responden yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, sebanyak 51.33% orang Indonesia mengaku suka menikmati snack saat selingan aktivitas . Mengonsumsi camilan secara positif mampu meningkatkan kerja otak untuk lebih berkonsentrasi, mencegah kekosongan perut, dan mengontrol nafsu makan. Dalam hal ini mengonsumsi camilan pada selingan kegiatan santai di rumah menjadi kesempatan dalam perancangan wadah sebagai penyajian snack dengan menggunakan material utama berupa keramik Stoneware. Tujuan dalam perancangan dilakukan sebagai nilai pakai yang memberikan kesan yang rapih dan tertata serta visual dari wadah penyajian untuk memperindah penampilan makanan yang disajikan serta aktivitas menikmati camilan disore hari saat santai ‘break of routine’ dapat dijadikan sebagai kegiatan meditasi kecil
Desain Sarana Penyajian Hidangan Sanggar dan Sapitan Lidah Dengan Material Earthenware Bayat Berdekorasi Motif Kawung Untuk Restoran Bale Raos, Yogyakarta Gabriela Rosa Cahya Kartika; Edi Setiadi Putra; Dedy Ismail
Jurnal Desain Indonesia. Vol 4 No 2 (2022): Hari Desain Produk Industri Dunia
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v4i2.204

Abstract

Proyek desain yang ditulisakan pada makalah ini adalah perancangan sarana penyajian hidangan yang dikhususkan untuk hidangan sanggar dan sapitan lidah di restoran Bale Raos, Yogyakarta dan disesuaikan dengan karakteristik industri keramik lokal di Yogyakarta. Sanggar dan sapitan lidah merupakan salah satu hidangan di Bale Raos yang merupakan restoran speciality khas Keraton Yogyakarta. Oleh karena itu, tujuan dari desain ini adalah menghasilkan desain produk sarana penyajian hidangan yang meningkatkan dining experience dalam menyantap hidangan sanggar dan sapitan lidah khas Keraton Yogyakarta. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan pendekatan dengan memanfaatkan budaya-budaya yang hidup di lingkungan Keraton Yogyakarta. Proses desain yang dilakukan menggunakan Standford Design Method, yang diawali dengan menggali dan mengkaji operasional restoran, hidangan, serta image dan budaya dimulai dari arsitektur, produk sehari-hari, dan motif yang berlaku di lingkungan Keraton Yogyakarta. Luaran desain yang dihasilkan adalah desain produk set sarana penyajian dengan ragam hias Kawung, yang terdiri set pemanggang dan piring yang memanfaatkan interaksi antara user dan produk sehingga mampu meningkatkan dining experience dalam menyantap hidangan khas Keraton Yogyakarta. Hasil desain yang diperoleh menawarkan nilai kebaruan karena hingga saat ini belum dapat ditemukan set sarana penyajian seperti yang dihasilkan.