Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA DI MTs NURUL HUDA KELURAHAN TELUK MAJELIS KECAMATAN KUALA JAMBI . Qamariyah Qamariyah
Jurnal Literasiologi Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v7i2.277

Abstract

Lingkungan keluarga paling utama dan pertama orang yang bertanggung jawab atas upaya mengatasi kenakalan remaja itu sendiri karena masa remaja adalah masa yang sedang mencari jati dirinya apakah remaja akan mengalami kebingungan dan tidak jarang remaja sangat mudah terpengaruh dengan hal-hal baru dan tidak jarang akan menjadi panutan atau idolanya tanpa berfikir panjang apakah itu benar atau salah, hal ini juga bisa menimbulkan kenakalan remaja. Bila kenakalan remaja menimpa suatu keluarga maka upaya orang tua dalam mengatasi kenakalan remaja perlu mengadakan suatu pembinaan melalui ajaran-ajaran agama Islam yang bertujuan agar mereka menjadi remaja generasi yang baik, yang Shaleh atau Shalehah, beriman, berilmu dan bertakwa, untuk membina remaja itu bisa dilakukan melalui berbagai pendekatan seperti upaya-upaya yang dilakukan oleh orang tua sendiri.
PEMBELAJARAN ONLINE (DARING) DI TENGAH PANDEMI-COVID19-2021 TANTANGAN YANG MENDEWASAKAN ANAK Qamariyah Qamariyah
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i1.293

Abstract

Sistem pembelajaran daring (dalam jaringan) merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa tetapi dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet. Guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah. Solusinya, guru dituntut dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring (online). Hal ini sesuai dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia terkait Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19). Sistem pembelajaran dilaksanakan melalui perangkat personal computer (PC) atau laptop yang terhubung dengan koneksi jaringan internet. Guru dapat melakukan pembelajaran bersama diwaktu yang sama menggunakan grup di media sosial seperti WhatsApp (WA), telegram, instagram, aplikasi zoom ataupun media lainnya sebagai media pembelajaran. Dengan demikian, guru dapat memastikan siswa mengikuti pembelajaran dalam waktu yang bersamaan, meskipun di tempat yang berbeda.