Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN TAJWID SISWA KELAS VIII.A DENGAN TEHNIK BBM BERMAIN,BERDISKUSI,DAN MELANTUNKAN PADA MASA PANDEMI DI SMP NEGERI 9 TANJUNG JABUNG TIMUR Siti Masitah
Jurnal Literasiologi Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v7i2.279

Abstract

Metode memiliki kedudukan yang sangat signifikan dalam mencapai tujuan pendidikan Islam, karenanya, penerapan metode yang tepat sangat mempengaruhi keberhasilan dalam proses belajar mengajar. Sebaliknya, kesalahan dalam menerapkan metode akan berakibat fatal. Dalam materi tajwid, hasil belajar siswa SMPN 9 Tanjung Jabung Timur tergolong rendah. Hal itu bisa dilihat dari hasil penilaian yang dilaksanakan oleh guru pada saat kelas VII yang menyatakan bahwa siswa yang mendapat nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal) lebih dari 50%.Berarti masih sangat jauh pemahaman siswa tentang tajwid. Untuk mengatasi masalah ini dicoba mencari solusi untuk meningkatkan hasil belajar materi tajwid dengan menggunakan teknik “BBM” yaitu teknik pembelajaran yang menggunakan tiga tahapan proses yaitu Bermain, Berdiskusi dan Melantunkan. Proses pelaksanakan penelitian dilakukan selama dua siklus. Siklus 1 dan 2, masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Pertemuan 1 melakukan tahap ”Bermain” dan ”Beriskusi”, sedangkan pertemuan 2 melakukan tahap ”Melantunkan”. Teknik “BBM” terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa penguasaan konsep 20,46% dan penerapan 13,63%. 100% siswa menyatakan bahwa teknik “BBM” menyenangkan dan mampu membuat suasana kelas menjadi hidup dan menyenangkan sehingga siswa menjadi termotivasi Teknik ”BBM” juga membawa manfaat positif terhadap kemampuan siswa mengungkapkan hasil pembelajaran melalui kata- kata dan berfikir kritis
Efektivitas Penggunaan Teknologi Whatsapp Bagi Guru, Siswa dan Orang Tua dalam Pembelajaran PAI Melalui Model Daring dan Luring pada Era New Normal Di SMPN 9 Tanjung Jabung Timur Tahun 2020 Siti Masitah
Jurnal Pendidikan Guru Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v2i1.184

Abstract

Pembelajaran daring dilakukan melalui jaringan online seperti, sosial media melalui WhatsApp (WA) Grup maupun pesan teks dan telepon. pembelajaran luring dilakukan melalui model belajar di kelas dengan durasi di kuranggi selama 20 menit per jam dan di buat dua sip belajar sip a dan b Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu suatu metode yang digunakan untuk menemukan pengetahuan yang seluas-luasnya terhadap objek penelitian pada saat penelitian dilaksanakan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian Deskriptif. Di sekolah siswa tidak di bolehkan jajan siswa hanya di dalam kelas dan membawa bekal sendiri hingga pembelajaran usai selama 4 jam. diharapkan agar anak didik mendapatkan materi pembelajaran langsung guna untuk menutup kekurangan pembelajaran daring yang mengalami beberapa kendala. Hasil penelitian ini akan bermanfaat sebagai referensi bagi guru SMP yang telah menerapkan pembelajaran saat pandemi covid -19 ini.
PENERAPAN GERAKAN LITERASI MAPEL PAI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA MENUJU ERA MERDEKA BELAJAR PASCA PADEMI COVID -19 DI SMPN 9 TANJUNG JABUNG TIMUR Siti Masitah
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i2.338

Abstract

Konteks gerakan literasi sekolah yaitu mencakup memahami dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui upaya menyeluruh agar menjadikan warga sekolah menjadi pembelajaran literasi sepanjang hayat melalui pelibatan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan gerakan literasi sekolah di SMPN 9 Tanjung Jabung Timur, dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja pendukung dan penghambat implementasi penerapan gerakan literasi sekolah di SMPN 9 Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini adalah jenis penilian kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi dari sumber data. Analisis data dimulai saat penulis mengumpulkan data, dengan cara pengorganisasian, pemecahan, sintesis, menentukan pola, memilah data yang penting dan tidak dengan mengacu pada kontribusi pada upaya menjawab fokus penelitian gerakan literasi sekolah. Sekolah merdeka belajar adalah gerakan baru yang di rancang oleh merupakan slogan sekolah cikal yang di bentuk oleh Najelaa shihab sekolah cikal dan kampus cikal mendaftarkan hak pada tanggal 1 maret 2018 untuk menetapakan merek merdeka belajar ke director jenderal Hak dan kekayaan intelektual kementrian Hukum dan Hal Asasi Manusia,Tujuanya melindunggi keberlangsungan upaya upaya yang telah dilakukan selama ini.tujuannya adalah untuk mengerakan pendidikan dan di prktekan dalam kurikulum,pelatihan,publikasi yayasan guru belajar.atas masukan berbagai pihak dan permintaan kemendikbud,pada tanggal 14 Agustus 2020 ,najella shihab menghibahkan merek merdeka belajar ke kemndikbud melalui keterangan majalah tempo,co .penyerahannya tampa biaya dan kompensasi apapun demi pendidkan.