Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Program Matrikulasi Bagi Mahasiswa Asal Daerah 3T (Studi Evaluatif Menggunakan Model CIPP di IAI Tazkia Bogor) Syamsul Hadi
Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Vol 2 No 2 (2020): Indonesian Journal of Educational Science (IJES)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ijes.v2i2.622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyelenggaraan program matrikulasi bagi mahasiswa asal daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) di tinjau dari komponen konteks, input, proses dan produk dalam program matrikulasi Institut Agama Islam Tazkia Bogor dengan model evaluasi program CIPP Stuffelbeam. Instrumen yang digunakan berupa studi dokumentasi, wawancara, observasi dan angket pada Mahasiswa asal daerah 3T, bagian akademik, pembina dan sumber terkait. Data di analisis melalui triangulasi data (reduksi data, mempresentasikan data dan memverifikasi data). Hasil penelitian menunjukkan, pada komponen konteks, diketahui bahwa program matrikulasi merupakan program wajib di IAI Tazkia untuk level Strata-1 yang ditempuh selama 10 bulan dengan pengawasan 24 jam, mendapat dukungan dari masyarakat, program ini berpengaruh dalam pembentukan kebiasaan mahasiswa dalam belajar dan beribadah. Hasil evaluasi input pada komponen kualifikasi mahasiswa yang tidak sesuai dengan standar program sehingga sebagian mahasiswa terlalu jauh tertinggal dalam bidang akademik dan bahasanya, struktur kurikulum sudah sesuai dengan standar program, standar pengelolaan program sudah pada kategori baik, evaluasi terhadap kondisi sarana/prasarana sudah memadai serta tingkat kesesuaian sarana dan prasarana dengan program sudah sesuai dengan standar dan evaluasi terhadap pembiayaan sudah sesuai standar. Hasil evaluasi proses pada tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi serta pengawasan sudah baik sesuai standar. Hasil evaluasi Produk menunjukkan pada aspek akademik sebagian besar mahasiswa berada pada kategori sangat baik 4%, baik 12%, cukup 40% dan kurang 44%, pada aspek pembinaan 90% kategori baik, 10% kurang dan pada aspek penguasaan bahasa 80% berada pada kategori kurang.
Metode Pengajaran Talaqi, Takrir, dan Tasm’i terhadap Hafalan Al-Quran Hafidzpreneur Mahasiswa IAI Tazkia Cici; Syamsul Hadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.480

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai apakah terdapat perbedaan dalam pencapaian hafalan Al-Qur'an di antara mahasiswa yang menerapkan metode Talaqi, Takrir, dan Tasm'i di Hafidzpreneur IAI Tazkia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan teknik analisis Anova (Analisis of Variance) yang dilakukan dengan one-way anova dan uji scheffe. Teknik analisi data menggunakan uji "f" pada ketiga metode, diperoleh hasil F hitung sebesar 16,371, sementara nilai F tabel adalah 3,031.Dan nilai signifikan posttest pencapaian hafalan al-quran <,001 yang berarti lebih kecil dari nilai 0,05 (0,001 <0,05). Dengan demikian H0 ditolak artinya Ada perbedaan terhadap pencapaian hafalan Al-Quran dengan metode pengajaran Talaqi, Takrir dan Tasm’i . Proses pengumpulan data dilakukan melalui penggunaan kuesioner dan wawancara terstruktur. Penelitian ini menggunakan Variabel penelitian melibatkan variabel bebas, yaitu metode Talaqi, Takrir, dan Tasm'i dengan skala sikap model Likert. Maka dapat disimpulkan bahwa metode paling efektif berdarakan hasil Anova one-way dengan menggunakan uji scheffe adalah metode tasmi. Karena metode ini terdapat pengaruh yang memungkinkan terhadap pencapaian hafalan Al-Quran kepada mahasiswa, Sehingga terdapat perbedaan jelas dari ketiga metode tersebut.