Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Sistem Pengendalian Manajemen Dalam Meningkatkan Daya Saing Pada Kedai Kopi Ledokan Di Binangun Blitar Novita Anjarsari; Risky Nurfadila; Iswatul Saldina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Universitas Tulungagung Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v1i1.419

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine how and how influential the use of management control systems (SPM) and marketing strategies applied to the Ledokan Binangun Blitar Coffee Shop to improve quality in order to survive in similar coffee shop business competition. Management control systems provide a way to control company performance. The basis for creating balance and conformity to achieve effectiveness and efficiency in order to achieve maximum corporate profits. In business management, we address not only internal issues but also external issues such as the surrounding competitive power. High competitiveness allows companies to maintain business continuity. By using and using qualitative data in the form of some basic analysis from field interviews. As a result, it was found that the Redocan Coffee Shop business management system had a positive effect on competitiveness. Because the business management process is related to management activities to form a good coffee shop, marketing management can do the work and develop strategies to improve competitiveness effectively and efficiently, you can also thrive. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dan seberapa pengaruh dari penggunaan sistem pengendalian manajemen (SPM) dan strategi pemasaran yang diterapkan pada Kedai Kopi Ledokan Binangun Blitar untuk meningkatkan kualitas agar dapat bertahan dalam persaingan bisnis kedai kopi yang serupa. Sistem pengendalian manajemen menyediakan cara untuk mengendalikan kinerja perusahaan. Landasan untuk menciptakan keseimbangan dan kesesuaian untuk mencapai efektivitas dan efisiensi guna mencapai keuntungan perusahaan yang sebesar-besarnya. Dalam manajemen bisnis, kami tidak hanya mengatasi masalah internal tetapi juga masalah eksternal seperti daya persaingan di sekitar. Daya saing yang tinggi memungkinkan perusahaan untuk menjaga kelangsungan usaha. Dengan memakai dan menggunakan data kualitatif berupa beberapa analisis dasar dari wawancara lapangan. Hasilnya, ditemukan bahwa sistem manajemen bisnis Redocan Coffee Shop berpengaruh positif terhadap daya saing. Karena proses manajemen bisnis terkait dengan kegiatan manajemen untuk membentuk kedai kopi yang baik, manajemen pemasaran dapat melakukan pekerjaan dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan daya saing secara efektif dan efisien, Anda juga dapat berkembang.
IMPLEMENTASI AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DALAM SISTEM KEUANGAN PEMERINTAHAN DESA Erika Rahma Setiyani; Risky Nurfadila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Universitas Tulungagung Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v1i2.481

Abstract

Abstract The current use of APBD or village funds is required to have efficient financial accountability. Government accounting plays an important role in public sector financial management which is useful in supporting the realization of efficiency and effectiveness in financial management. This study was conducted to analyze the accountability reporting procedures in Gendingan Village. This study is based on the Permedagri concerning Village Financial Management. This research studies about accounting policies, budgeting processes, and the size of the village government's financial transactions which are smaller than the local government. In this study, it was found that the policies implemented by the Gendingan village government had complied with and were carried out in accordance with applicable regulations, then were judged to be accountable in presenting their accountability reports. As well as the existence of a village-based accounting information system (SISKEUDES) to help, village officials are getting more serious in compiling village fund financial accounting reports. Abstrak Penggunaan APBD atau dana desa sekarang ini dituntut untuk mempunyai akuntabilitas keuangan yang efisien. Akuntansi pemerintahan berperan penting dalam pengelolaan keuangan sektor publik yang berguna dalam mendukung terwujudnya efisiensi dan efektifitas dalam manajemen keuangan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis prosedur pelaporan pertanggungjawaban di Desa Gendingan. Studi ini berlandaskan Permedagri tentang Pengelolaan Keuangan Desa. penelitian ini mempelajari tentang kebijakan akuntansi, proses penganggaran, dan besaran transaksi keuangan pemerintah desa yang lebih kecil dibandingkan dengan pemerintah daerah. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa kebijakan yang diterapkan pemerintah desa Gendingan sudah mematuhi dan dijalankan sesuai dengan peraturan berlaku , kemudian dinilai akuntanbel dalam penyajian laporan pertanggungjawabanya. Serta terdapatnya sistem informasi akuntansi berbasis desa (SISKEUDES) membantu, perangkat desa semakin serius dalam menyusun laporan akuntansi keuangan dana desa.
ADAPTIVE ACCOUNTS RECEIVABLE MANAGEMENT FOR BAD DEBT MITIGATION DURING THE FOOT-AND-MOUTH DISEASE OUTBREAK: EVIDENCE FROM AN INDONESIAN DAIRY ENTERPRISE Risky Nurfadila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Universitas Tulungagung Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v4i2.1358

Abstract

The sustainability of agribusiness enterprises depends heavily on effective accounts receivable management, particularly when external crises disrupt debtors' repayment capacity. Despite extensive research on bad debts in commercial sectors, limited attention has been given to receivables management in the dairy industry during periods of biological and economic disruption. This study aims to identify the factors contributing to uncollectible accounts receivable and examine the receivables management practices implemented by CV. Pandowo Agung Milk, an Indonesian dairy enterprise. A qualitative descriptive case study approach was employed. Primary data were collected through semi-structured interviews and field observations involving company management and dairy farmers, while secondary data were obtained from company documents and receivables records. Data were analyzed using qualitative techniques consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the sharp increase in uncollectible accounts receivable in 2022 was primarily caused by external factors, particularly the Foot-and-Mouth Disease outbreak, which substantially reduced dairy farmers' milk production and weakened their repayment capacity. Rather than adopting aggressive debt collection practices, the company implemented adaptive receivables management strategies, including veterinary assistance, subsidies for medicines and disinfectants, repayment grace periods, and debt restructuring until livestock productivity recovered. These strategies helped preserve long-term relationships with farmers while maintaining business continuity. The study contributes to the literature by demonstrating that adaptive receivables management serves as an effective credit risk mitigation strategy during external crises. Practically, the findings provide insights for agribusiness enterprises in developing resilient credit management policies capable of sustaining financial performance under conditions of uncertainty.
Analisis Sistem Pengendalian Manajemen Dalam Meningkatkan Daya Saing Pada Kedai Kopi Ledokan Di Binangun Blitar Novita Anjarsari; Risky Nurfadila; Iswatul Saldina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Universitas Tulungagung Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.389 KB) | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v1i1.419

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine how and how influential the use of management control systems (SPM) and marketing strategies applied to the Ledokan Binangun Blitar Coffee Shop to improve quality in order to survive in similar coffee shop business competition. Management control systems provide a way to control company performance. The basis for creating balance and conformity to achieve effectiveness and efficiency in order to achieve maximum corporate profits. In business management, we address not only internal issues but also external issues such as the surrounding competitive power. High competitiveness allows companies to maintain business continuity. By using and using qualitative data in the form of some basic analysis from field interviews. As a result, it was found that the Redocan Coffee Shop business management system had a positive effect on competitiveness. Because the business management process is related to management activities to form a good coffee shop, marketing management can do the work and develop strategies to improve competitiveness effectively and efficiently, you can also thrive. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dan seberapa pengaruh dari penggunaan sistem pengendalian manajemen (SPM) dan strategi pemasaran yang diterapkan pada Kedai Kopi Ledokan Binangun Blitar untuk meningkatkan kualitas agar dapat bertahan dalam persaingan bisnis kedai kopi yang serupa. Sistem pengendalian manajemen menyediakan cara untuk mengendalikan kinerja perusahaan. Landasan untuk menciptakan keseimbangan dan kesesuaian untuk mencapai efektivitas dan efisiensi guna mencapai keuntungan perusahaan yang sebesar-besarnya. Dalam manajemen bisnis, kami tidak hanya mengatasi masalah internal tetapi juga masalah eksternal seperti daya persaingan di sekitar. Daya saing yang tinggi memungkinkan perusahaan untuk menjaga kelangsungan usaha. Dengan memakai dan menggunakan data kualitatif berupa beberapa analisis dasar dari wawancara lapangan. Hasilnya, ditemukan bahwa sistem manajemen bisnis Redocan Coffee Shop berpengaruh positif terhadap daya saing. Karena proses manajemen bisnis terkait dengan kegiatan manajemen untuk membentuk kedai kopi yang baik, manajemen pemasaran dapat melakukan pekerjaan dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan daya saing secara efektif dan efisien, Anda juga dapat berkembang.
IMPLEMENTASI AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DALAM SISTEM KEUANGAN PEMERINTAHAN DESA Erika Rahma Setiyani; Risky Nurfadila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Universitas Tulungagung Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v1i2.481

Abstract

Abstract The current use of APBD or village funds is required to have efficient financial accountability. Government accounting plays an important role in public sector financial management which is useful in supporting the realization of efficiency and effectiveness in financial management. This study was conducted to analyze the accountability reporting procedures in Gendingan Village. This study is based on the Permedagri concerning Village Financial Management. This research studies about accounting policies, budgeting processes, and the size of the village government's financial transactions which are smaller than the local government. In this study, it was found that the policies implemented by the Gendingan village government had complied with and were carried out in accordance with applicable regulations, then were judged to be accountable in presenting their accountability reports. As well as the existence of a village-based accounting information system (SISKEUDES) to help, village officials are getting more serious in compiling village fund financial accounting reports. Abstrak Penggunaan APBD atau dana desa sekarang ini dituntut untuk mempunyai akuntabilitas keuangan yang efisien. Akuntansi pemerintahan berperan penting dalam pengelolaan keuangan sektor publik yang berguna dalam mendukung terwujudnya efisiensi dan efektifitas dalam manajemen keuangan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis prosedur pelaporan pertanggungjawaban di Desa Gendingan. Studi ini berlandaskan Permedagri tentang Pengelolaan Keuangan Desa. penelitian ini mempelajari tentang kebijakan akuntansi, proses penganggaran, dan besaran transaksi keuangan pemerintah desa yang lebih kecil dibandingkan dengan pemerintah daerah. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa kebijakan yang diterapkan pemerintah desa Gendingan sudah mematuhi dan dijalankan sesuai dengan peraturan berlaku , kemudian dinilai akuntanbel dalam penyajian laporan pertanggungjawabanya. Serta terdapatnya sistem informasi akuntansi berbasis desa (SISKEUDES) membantu, perangkat desa semakin serius dalam menyusun laporan akuntansi keuangan dana desa.
ANALISIS MANAJEMEN PIUTANG DAN FAKTOR PENYEBAB PIUTANG TAK TERTAGIH (Studi Kasus di CV. Pandowo Agung Milk Desa Penjor) Risky Nurfadila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Universitas Tulungagung Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jamanta_unita.v4i2.1358

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab piutang tak tertagih pada CV. Pandowo Agung Milk serta untuk mengetahui manajemen piutang yang dilakukan oleh CV. Pandowo Agung Milk Desa Penjor. Dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data primer dan sekunder adalah sumber data yang digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis dalam beberapa tahap: pengurangan data, penyampaian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, yaitu faktor penyebab piutang tak tertagih pada CV. Pandowo Agung Milk adalah faktor eksternal, faktor eksternal yang dimaksudkan adalah wabah (PMK) untuk mengendalikan piutang macet atau piutang tak tertagih CV. Pandowo Agung Milk mengambil kebijakan bukan hanya untuk perusahaan melainkan juga untuk para petani susu yang terdampak yaitu dengan mengendalikan faktor eksternal, yaitu dengan memberikan subsidi obatobatan, vitamin, cairan antiseptik khusus pembersih mulut dan kaki, dan pelayanan kesehatan hewan. Sementara untuk manajemen piutang CV. Pandowo Agung Milk juga memberikan keringanan tenggang waktu pembayaran piutang, peniadaan denda sampai pulih kembalinya ternak para petani susu dari wabah PMK.