Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGGUNAAN KOMPOSISI MEDIA SEMAI BENIH SAWI PUTIH (Brassica pekinensis L.) DI KELOMPOK TANI MEKAR SETIA, DESA MARGAMUKTI, KECAMATAN PANGALENGAN, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT Dhika Aulia; Efrin Firmansyah
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses persemaian benih sawi putih dapat dilengkapi dengan berbagai media dan komposisi tertentu, sehingga daya berkecambah benih akan lebih optimal. Kajian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh komposisi media semai pada benih sawi putih di Kelompok Tani Mekar Setia, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah dan buku. Hasil observasi menunjukkan bahwa penggunaan komposisi media yang meliputi tanah, pupuk kandang ayam, cangkang telur, zeolit, dan cocopeat memiliki pengaruh yang baik pada daya berkecambah dan pertumbuhan dari benih sawi putih. Hal ini dikarenakan komposisi media semai tersebut mengandung unsur hara dan kapasitas menahan air yang baik. Dengan demikian, penggunaan media semai dengan campuran tanah, pupuk kandang ayam, cangkang telur, zeolit, dan cocopeat dapat direkomendasikan sebagai media semai benih.
PENGGUNAAN KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK NPK TERHADAP TANAMAN SAWI PUTIH (Brassica Pekinensis L) Lusy Laihatul Awalu Sanah; Efrin Firmansyah
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brassica Pekinensis, terkadang dikenal sebagai sawi putih, adalah anggota dari keluarga Brassicaceae yang berasal dari Cina dan Asia Timur.Tanaman ini banyak di gemari oleh masyarakat dan termasuk ke dalam komoditas tanaman holtikultura. Salah satu upaya yang dapat dilakukan agar diperoleh hasil tanaman sawi putih yang optimal dengan menggunakan pupuk anorganik secara insentif memberikan dampak negatif terhadap kesuburan tanah dan lingkungan, pupuk organikpun juga dibutuhkan dalam jumlah yang banyak dan biaya yang tinggi. Tujuan studi lapangan ini adalah untuk lebih memahami bagaimana penggunaan pupuk kandang dan pupuk NPK pada tanaman sawi putih (Brassica rapa).Praktik Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan pada tanggal 3 oktober sampai 3 desember 2022 melalui penggunaan metode observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman sawi putih (Brassica rapa) sangat dipengaruhi oleh pemberian pupuk kandang dan NPK. Selain menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan penyerapan unsur hara, penggunaan pupuk kimia dapat dikurangi hingga 45% bila dikombinasikan dengan pupuk kandang ayam dan pupuk NPK.
PENGGUNAAN MULSA PLASTIK HITAM PERAK PADA BUDIDAYA TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) DI KELOMPOK MEKAR SETIA TANI PANGALENGAN M. Miftah Farih; Efrin Firmansyah
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu komoditas tanaman yang sering dibudidayakan dalam sektor pertanian adalah komoditas tanaman hortikultura. Daerah yang sering membudidayakan tanaman hortikultura adalah Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Kentang merupakan komoditas tanaman hortikultura yang paling sering dibudidayakan di Pangalengan. Untuk meningkatkan proses budidaya tanaman kentang diperlukan usaha untuk mengoptimalkan potensi dari tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) dengan cara mengaplikasikan mulsa plastik hitam perak pada lahan budidaya. Praktik Kerja Lapangan ini memiliki tujuan untuk menambah ilmu dan pengetahuan perihal teknis budidaya dan penerapan teknologi di kelompok tani. Metode yang diterapkan berupa observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil yang diperoleh yaitu pemahaman yang berkaitan dengan teknis pelaksanaan budidaya tanaman kentang menggunakan mulsa plastik hitam perak dan pengaruhnya terhadap budidaya tanaman kentang di Mekar Setia Tani Pangalengan.
PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK UMBI KENTANG (Phthorimaea operculella) PADA PENYIMPANAN MENGGUNAKAN INSEKTISIDA BERBAHAN AKTIF MIPC 50% Siti Syifa Nur Fadillah; Efrin Firmansyah
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum) yaitu sayuran yang memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi dan berpotensi dalam pangan alternatif pengganti beras, Di Indonesia produktivitas kentang masih tergolong rendah, salah satu penyebabnya yaitu Organisme Pengganggu Tanaman baik pada budidaya maupun dalam penyimpanan bibit kentang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian hama penggerek umbi kentang (Phthorimaea operculella) pada penyimpanan di gudang kelompok tani Mekarsetia Pangalengan. Praktik Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober 2022 sampai 3 Desember 2022 di Kelompok Tani Mekar Setia yang terletak di Kampung Loss cimaung RT 04 RW 18, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan cara observasi, wawancara,studi literature, dan praktik langsung. Hasil observasi menunjukan bahwa hama Phthorimaea operculella sangat merugikan karena merusak bakal bibit kentang dan akan mengakibatkan pada budidaya kentang selanjutnya, pengendalian hama Phthorimaea operculella dilakukan dengan pengaplikasian insektisida Mipcinta berbahan aktif MIPC 50%. Aplikasi insektisida dilakukan sebelum bakal bibit kentang disimpan di dalam gudang penyimpanan dengan dosis 5gram/ 10kg kentang.
BUDIDAYA TANAMAN KUBIS (Brassica oleraceae) VARIETAS GREEN NOVA PADA KETINGGIAN 1200 MDPL DI KELOMPOK TANI MEKAR SETIA PANGALENGAN Viki Asrulohudin; Efrin Firmansyah
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kubis menjadi salah satu sayuran umum yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat indonesia serta dapat dijumpai di setiap pasar dari mulai pasar tradisional hingga pasar modern. Salah satu kelompok tani yang ada di daerah pangalengan yaitu Kelompok Tani Mekar Setia, kelompok tani ini membudidayakan tanaman kubis yang merupakan komoditi terbesar ketiga setelah kentang dan sawi putih. Pada kegiatan Praktik Kerja Lapangan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan mengenai teknis budidaya serta hasil tanaman kubis yang ada di kelompok tani Mekar Setia. Metode yang dilakukan meliputi observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil yang didapat yaitu pengetahuan mengenai teknis budidaya kubis yang ada dikelompok tani Mekar Setia yang meliputi persiapan benih, persemaian, pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan serta panen dan pasca panen. Dalam luasan lahan 1 ha kelompok tani Mekar Setia mampu menghasilkan produksi kubis sebesar 40 ton/ha dan mampu menghasilkan keuntungan sampai Rp. 95.000.000 dalam luasan lahan 1 hektar.
PENGGUNAAN KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM DAN NPK TERHADAP BOBOT UMBI KENTANG (Solanum tuberosum L. Var. Granola) DI KELOMPOK TANI MEKAR SETIA PANGALENGAN Winda Hasanah; Efrin Firmansyah
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) memiliki banyak manfaat dan diminati oleh masyarakat, namun produktivitas tanaman kentang saat ini belum optimum. Upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan produktivitas hasil panen tanaman kentang yaitu melalui pemupukan. Pemanfaatan pupuk anorganik dengan jumlah yang besar secara terus menerus akan memberikan dampak negatif bagi kesuburan tanah serta lingkungan sekitarnya, selain itu penggunaan pupuk anorganik juga memerlukan biaya yang cukup besar mencapai 12% dari seluruh biaya produksi. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk kandang ayam dan pupuk NPK terhadap bobot umbi kentang (Solanum tuberosum L.). Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan pada tanggal 03 oktober – 03 Desember 2022 di Kelompok Tani Mekar Setia Pangalengan dengan metode yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara serta studi literatur. Observasi dilakukan dengan kombinasi pupuk kandang ayam sebanyak 20 ton ha-1 dan 1,5 ton ha-1 pupuk NPK. Hasil observasi menunjukan kombinasi pupuk kandang dan pupuk NPK berpengaruh terhadap bobot umbi kentang (Solanum tuberosum L.). Dosis pupuk kandang yang diaplikasikan lebih tinggi dari dosis pupuk NPK terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas tanaman kentang (Solanum tuberosum L.), hal tersebut ditunjukan dengan hasil produksi mencapai 20-30 ton ha-1 .
BUDIDAYA TANAMAN PAKCOY (Brassica rafa L.) DI KELOMPOK TANI MACAKAL LEMBANG Nahidl Azka Maulida; Efrin Firmansyah
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman pakcoy termasuk ke dalam tanaman yang memiliki masa budidaya yang cukup singkat hanya sekitar 3 sampai 4 MST dapat panen. Metode analisis yang digunakan yaitu metode observasi dan metode wawancara, serta pengumpulan data sekunder meliputi studi pustaka buku maupun jurnal ilmiah. Hasil penelitian mengenai budidaya tanaman pakcoy meliputi persiapan lahan yang dilakukan meliputi pembuatan bedengan dengan ukuran yang ditentukan, pemupukan dasar dengan menggunakan pupuk kotoran ayam, pemasangan mulsa, pembuatan lubang tanam dengan ukuran 25 cm x 25 cm. Penanaman yang dilakukan yaitu membuat lubang dengan dua jari dan tanah ditutup kembali menggunakan tanah gembur. Pemupukan yang dilakukan yaitu dengan menggunakan pupuk kotoran ayam berupa pitik pupuk lanjutan yang digunakan yaitu pupuk NPK Mutiara 16-16-16. Pemberian pupuk kotoran ayam merupakan salah satu solusi pengurangan pupuk kimia yang sangat bermanfaat bagi tanaman. Pemeliharaan yang dilakukan yaitu dengan sanitasi, pengendalian OPT menggunakan pestisida sesuai sasaran dan pengairan dengan interval waktu yang teratur. Pemanenan dilakukan dengan cara dicabut bersamaan dengan akaR atau disisakan akarnya. Pasca panen yang dilakukan dengan memasarkan tanaman pakcoy sesuai dengan kebutuhan pasar.
BUDIDAYA TANAMAN PAPRIKA (Capsicum annuum) DAN MINT (Mentha piperita L.) DENGAN SISTEM POLA TANAM TUMPANG SARI di P4S KURNIA ABADI Naufal Muhammad Filgo Seprianza; Efrin Firmansyah
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya campuran atau tumpang sari melibatkan penanaman beberapa tanaman pada waktu yang sama atau di tempat yang sama selama musim tanam. Keuntungan dari metode tanam campuran antara lain memanfaatkan ruang kosong antar tanaman dasar, menggunakan cahaya, air dan unsur hara secara lebih efisien, mengurangi resiko gagal panen dan mencegah pertumbuhan gulma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik dari sistem tumpang sari terhadap pertumbuhan tanaman paprika dengan tanaman mint. Hasil penelitian yang didapatkan penelitian adalah Pola tanam tumpang sari tanaman paprika dengan tanaman mint dipilih karena tanaman mint memiliki keunggulan menarik serangga dari tanaman budidaya utama. Teknik pola tanam tumpang sari paprika terdiri atas persiapan lahan, penyemaian, penanaman, perawatan, panen dan pasca panen
EFEKTIVITAS PEMBERIAN NUTRISI AB MIX TERHADAP BUDIDAYA TANAMAN PAPRIKA (Capsicum annum var. grossum) DENGAN SISTEM HIDROPONIK DI P4S KURNIA ABADI Wina Juwita Febriani; Efrin Firmansyah
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paprika (Capsicum annuum var. Grossum) merupakan tanaman hortikultura yang cukup diminati masyarakat karena memiliki kandungan gizi dan nilai ekonomis yang tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman paprika yaitu dengan melakukan teknis budidaya yang baik seperti penyiraman dan pengaplikasian nutrisi yang tepat. Survei lapangan dilaksanakan di P4S Kurnia Abadi yang terletak di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat selama satu bulan mulai tanggal 24 Januari 2023 – 24 Februari 2023. dengan menggunakan metode penelitian survei yang meliputi kegiatan wawancara, forum group discussion, dan studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaplikasian nutrisi AB mix pada budidaya tanaman paprika di P4S Kurnia Abadi dilakukan secara konstan dari fase penyemaian hingga fase pematangan buah secara manual menggunakan selang dengan volume larutan nutrisi 500 ml tanaman-1 dalam satu hari. Pengaplikasian nutrisi AB mix yang dilakukan masih belum sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang telah diterbitkan oleh Balai Penelitian Tanaman Sayuran sehingga pertumbuhan dan hasil tanaman paprika tidak optimal.