Muhamad Toyep
SMA Negeri Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN STRATEGI PROBLEM POSING PADA MATERI FLUIDA STATIK TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNITIF SISWA Muhamad Toyep
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 2 No 2 (2012): Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol2iss2pp121-126

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran inkuiri problem posing terhadap kemampuan metakognitif dan hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran inkuiri konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut, telah dilakukan penelitian yang diawali dengan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), LKS, dan penyusunan soal Tes Hasil Belajar dengan pilihan materi Fisika Fluida Statik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN Bandarkedungmulyo dan SMAN Ngoro, Kabupaten Jombang. Subjek penelitian ini terdiri atas empat kelompok, yaitu satu kelas kontrol dan tiga kelas eksperimen. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian randomized control-group pre test-post test design. Data yang dianalisis dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes hasil belajar Fluida Statik berbentuk soal uraian dan Angket Kesadaran Metakognitif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan metakognitif kelompok siswa yang dikenai pembelajaran inkuiri problem posing dengan kemampuan metakognitif kelompok siswa yang dikenai pembelajaran inkuiri konvensional dan 2)ihasil belajar Fluida Statik kelompok siswa dengan pembelajaran inkuiri problem posing lebih baik daripada hasil belajar kelompok siswa dengan pembelajaran inkuiri konvensional. Skor rata-rata hasil belajar siswa dengan pembelajaran inkuiri problem posing adalah 41,37 sedangkan inkuiri konvensional 37,44. Rentang skor adalah 0 – 85. Hambatan yang ditemui peneliti dalam implementasi inkuiri problem posing adalah siswa mengalami kesulitan mengajukan pertanyaan sesuai tahapan dalam sintaks inkuiri. Kesulitan itu diatasi oleh peneliti dengan mengelastiskan waktu pengajuan pertanyaan. Simpulan penelitian pembelajaran inkuiri problem posing lebih baik daripada pembelajaran inkuiri konvensional dalam hal peningkatan hasil belajar namun tidak untuk kemampuan metakognitif