Novrizal Novrizal
STAI Binamadani

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Indikator Kunci Dalam Implementasi Strategi Pencapaian Target Mutu Lulusan SMK/MAK Novrizal Novrizal
Tarbawi : Jurnal pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2020): TARBAWI
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.181 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah tentang implementasi strategi dalam pencapaian mutu lulusan SMK, dimana permasalahan mutu lulusan SMK/MAK dapat dilihat dari dua indikator; 1. Rasio pengangguran yang tinggi. 2. Hasil UN rendah. yang dilakukan di SMKN 1 Cianjur & SMKN 2 Cilaku, kabupaten Cianjur Jawa barat dengan pendekatan penelitian kualitatif. Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa dalam hal obyektivitas mutu lulusan, maka sekolah harus dapat menerapkan alat untuk mengontrol dan mengevaluasi pencapaiannya dengan empat indikator, yaitu: 1. Akreditasi sekolah, 2.LKS, 3) Hasil UN, 4. Rasio kebekerjaan lulusan.
IMPLIKASI ASESMEN NASIONAL TERHADAP PENGAJARAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) Novrizal Novrizal
Tarbawi : Jurnal pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2022): Tarbawi: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v5i1.337

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan penilaian pendidikan dengan asesmen nasional sebagai program Pemerintah untuk tingkat pendidikan dasar dan menengah di Indonesia dan untuk mengetahui implikasinya terhadap pengajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data didapat dari literatur kepustakaan yang penyajiannya menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesemen nasional berimplikasi terhadap kebutuhan terhadap fokus pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah yang lebih mempertajam keterkaitan teks utama ajaran Islam, al-Qur’an dan Hadist, terhadap kontekstual lapangannya. Seperti halnya kemampuan numerasi (matematika) yang dibutukan dalam menyelesaikan kasus waris dalam kajian ilmu fikih. Terlebih lagi perihal kemampuan literasi yang sangat penting dalam memahami teks dengan benar. Implikasi lain dari asesmen nasional bagi pengajaran materi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan budi pekerti adalah bagaimana pengajaran dapat lebih fokus pada penguatan pendidikan karakter manusia yang berjiwa Pancasila.
Indikator Kunci Dalam Implementasi Strategi Pencapaian Target Mutu Lulusan SMK/MAK Novrizal Novrizal
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 3 No 2 (2020): TARBAWI
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah tentang implementasi strategi dalam pencapaian mutu lulusan SMK, dimana permasalahan mutu lulusan SMK/MAK dapat dilihat dari dua indikator; 1. Rasio pengangguran yang tinggi. 2. Hasil UN rendah. yang dilakukan di SMKN 1 Cianjur & SMKN 2 Cilaku, kabupaten Cianjur Jawa barat dengan pendekatan penelitian kualitatif. Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa dalam hal obyektivitas mutu lulusan, maka sekolah harus dapat menerapkan alat untuk mengontrol dan mengevaluasi pencapaiannya dengan empat indikator, yaitu: 1. Akreditasi sekolah, 2.LKS, 3) Hasil UN, 4. Rasio kebekerjaan lulusan.
IMPLIKASI ASESMEN NASIONAL TERHADAP PENGAJARAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) Novrizal Novrizal
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 5 No 1 (2022): Tarbawi: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan penilaian pendidikan dengan asesmen nasional sebagai program Pemerintah untuk tingkat pendidikan dasar dan menengah di Indonesia dan untuk mengetahui implikasinya terhadap pengajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data didapat dari literatur kepustakaan yang penyajiannya menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesemen nasional berimplikasi terhadap kebutuhan terhadap fokus pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah yang lebih mempertajam keterkaitan teks utama ajaran Islam, al-Qur’an dan Hadist, terhadap kontekstual lapangannya. Seperti halnya kemampuan numerasi (matematika) yang dibutukan dalam menyelesaikan kasus waris dalam kajian ilmu fikih. Terlebih lagi perihal kemampuan literasi yang sangat penting dalam memahami teks dengan benar. Implikasi lain dari asesmen nasional bagi pengajaran materi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan budi pekerti adalah bagaimana pengajaran dapat lebih fokus pada penguatan pendidikan karakter manusia yang berjiwa Pancasila.
SEJARAH PESANTREN DAN TRADISI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Novrizal Novrizal; Ahmad Faujih
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2022): Afikrah
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v2i1.354

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sisi sejarah lembaga pendidikan pesantrenyang menjadi tradisi model pendidikan Islam khas Indonesia. Dalam perjalanansejarah bangsa Indonesia, peran pesantren tidak hanya dalam hal mendidikmasyarakat Indonesia dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, danberakhlak mulia, tetapi juga mampu menggerakkannya agar bangkit danberjuang merebut kemerdekaan dari penjajahan dan mengisi kemerdekaandengan hal yang konstruktif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Data-data penelitian diperoleh dari sumber-sumber kepustakaan yang dianalisismenggunakan pendekatan deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkanbahwa aspek kesejarahan pesantren masih menjadi perdebatan para ahli karenabelum adanya data-data sejarah yang bersifat valid. Dalam konteks sejarahpendidikan di Indonesia, ketidakjelasan ini bukan hanya untuk lembagapendidikan pesantren yang pada awal-awal pendiriannya masih berpusat diJawa, namun faktanya demikian itu juga terjadi dengan lembaga pendidikan lainyang semodel, seperti: balai, surau, dan madrasah. Meski demikian, pesantrendianggap sebagai model pendidikan paling tua di Indonesia yang telah diakuikualitasnya, jika dilihat dari segi kemampuannya dalam mencetak kader-kadergenerasi penerus bangsa yang handal dan mampu, baik dalam bidang agamaataupun dalam pentas peran dan tokoh kepemimpinan nasional