Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS PADA SISWA MINU HIDAYATUN NAJAH TUBAN MELALUI SHOLAT BERJAMAAH Fathul Amin
PREMIERE : Journal of Islamic Elementary Education Vol 3 No 2 (2021): PREMIERE : Journal of Islamic Elementary Education
Publisher : Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/jp.v3i2.190

Abstract

The progress and development of science and technology at this time is indeed very rapid, social media is very easily accessible to all circles of society, including children. Then this affects moral changes in children, this is proven by the many phenomena of violations of laws, norms and values ​​committed by minors, this is more or less greatly influenced by the development of social media which is not balanced with moral education. The incident as described above is caused by several factors that influence the way of thinking of modern humans. Habituation of congregational midday and asr prayers for MINU Hidayatun Najah Tuban students is a top priority in efforts to build religious character This article uses this research using a case study method. In this study, researchers collected data from interviews with accompanying teachers, waka curriculum and principals. The conclusions that can be put forward are: 1. Religious character education through dzuhur and Asr prayers in congregation for MINU Hidayatun Najah students can be carried out optimally with commitment from various parties, both from students, accompanying teachers, curriculum waka, guardians of students and from the head of the madrasa. 2. The religious character that is formed through the dzuhur and asr prayers in congregation in MINU Hidayatun Najah students has 4 characteristics: 1) Maintaining cleanliness, 2) Discipline, 3) Unity and 4) Responsibility. 3. Shaping the character of students through the habit of praying dzuhur and asr in congregation can be carried out with an inclusive strategy. The inclusive strategy is a model of character education that is integrated into all the material presented in class subjects.
SEJARAH QIRA'AT IMAM ‘ASHIM DI NUSANTARA Fathul Amin
Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2019): Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi PAI, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/jt.v13i1.52

Abstract

Artikel ini membahas tentang Sejarah Qira’at di Nusantara. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui sejarah qiro’at yang digunakan di Nusantara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah library research dan studi observasi. Analisa data dengan cara induktif dan mengacu pada temuan di lapangan. Teori yang dipakai untuk menyelesaikan rumusan masalah adalah teori sanad Qira’at itu sendiri, yaitu masuknya madzhab qira’at Ashim Riwayat Hafsh di Nusantara. Hasil dari penelitian adalah Perkembangan madzhab qira’at ‘Ashim riwayat Hafsh secara definitif di bumi Nusantara baru dimulai pada abad ke-20. Bacaan al-Qur’an penduduk Nusantara sejak masa awal datangnya Islam bisa di pastikan berafiliasi pada madzhab qira’at ‘Ashim riwayat Hafsh. Hal ini bisa dibuktikan melalui beberapa kesamaan qawa’id ushuliyyah maupun farsy al-huruf qira’at al-Qur’an penduduk Nusantara dengan teori-teori qira’at yang terdapat dalam madzhab qira’at ‘Ashim riwayat Hafsh.
ANALISA PENDIDIKAN PESANTREN DAN PERANNYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Fathul Amin
Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam Vol 13 No 2 (2019): Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi PAI, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/jt.v13i2.63

Abstract

Pesantren is a unique educational institution. Not only because of its very long existence, but also because of the culture, methods, and networks applied by the institution. Therefore, many studies have been conducted from different perspectives, especially in the terms of periodization of its history. However, the study appears to be so broad and described in general while correlating with the role and its progress involved. On this basis, this research report will examine deeper in the role of pesantren education in the context of Islamic education. This present study aims at identifying the role of Islamic boarding schools as Islamic educational Institution. This study employs a qualitative approach and literature study method. Based on the results of the study, Islamic boarding schools in fact provides the process of teaching, educating, developing, and spreading the religion of Islam. In relation to the objectives of Islamic boarding schools, it in principle aims to develop Islamic personality, specifically the personality that put more concern on the believing and consciousness of Allah, noble character, piety, usefulness and loyalty to the community, and being a custodian of all humankinds (khadim al-ummaħ).
PERAN TOGAMAS (TOKOH AGAMA DAN MASYARAKAT) DALAM KEHIDUPAN SOSIAL KEAGAMAAN DI DESA BOTO SEMANDING TUBAN Muslimin; Fathul Amin
Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam Vol 14 No 2 (2020): Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi PAI, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/jt.v14i2.103

Abstract

Masalah penelitian ini menjelaskan tentang peran togamas (Tokoh Agama dan Masyarakat) dalam kehidupan sosial keagamaan di desa Boto Semanding Tuban. Dalam penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan peran togamas dalam kehidupan sosial keagamaan di desa Boto Semanding Tuban (2) mendeskripsikan kehidupan sosial kegamaan masyarakat di desa Boto Semanding Tuban. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis melalui teknik analisis data kualitatif yaitu data aktual yang diperoleh kemudian disusun dan diklasifikasikan sesuai dengan sesuai dengan sub-sub pembahasan, kemudian diolah dengan data hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh fakta-fakta dan fenomena yang ada di masyarakat desa Boto tentang peran togamas, kehidupan sosial keagamaan di masyarakat desa Boto Semanding Tuban. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) kehidupan sosial kegamaan di desa Boto kecamatan Semanding kabupaten Tuban dapat dikatakan juga cukup baik dalam hal keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan serta dalam perekonomiannya cukup makmur dan sejahtera (2) peran togamas memilki peranan penting dalam pembinaan kehidupan sosial keagamaan masyarakat di desa Boto Semanding Tuban. Peran tokoh agama berperan untuk membina sikap religius dan tokoh masyarakat membangun etika sosial dalam hidup bermasyarakat