Hadiah Kurnia Putri
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UJI DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN GIZI NASI DENGAN PENAMBAHAN LABU KUNING DAN JAGUNG MANIS Hadiah Kurnia Putri; Jumirah .; Zulhaida Lubis
Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi Vol 2, No 4 (2013): Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi
Publisher : Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.217 KB)

Abstract

Food diversification instead of rice is necessary for food security and food quality. Pumpkin and sweet corn can be an alternative to accompanying rice for the food security and food quality. This was an experimental study on rice processing by adding pumpkin and sweet corn in different proportion (5:3:2, 5:2:3, and 5:2,5:2,5). This study was aimed to determine the acceptability of color, flavor, taste, and texture which were tested by hedonic test and its nutrient composition. The result of this research showed that by organoleptic test, rice with the addition of pumpkin and sweet corn which made with 5:3:2 proportion was the most favored by the panelists. Based on analysis of variance, the addition of pumpkin and sweet corn in different proportion influenced different variety of taste, flavor, color, and texture. The addition of pumpkin and sweet corn on rice cooking increased the content of protein, fat, calcium, phosphorus, iron, vitamin A, vitamin B1, and vitamin C. Consumption of one serving of A1 rice with addition pumpkin and sweet corn contributes 26,8% adequacy of vitamin A and 40,0% adequacy of vitamin C in 7-9 years old children. It is suggested for consumer to make rice with addition of pumpkin and sweet corn as an alternative food for reduce the consumption of rice. It is necessary to do other foods diversification by added pumpkin and sweet corn as a food which is rich in nutrient content. Keywords: Rice, Pumpkin, Sweet Corn, Acceptability Test, Nutrient Composition
DETERMINAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI LIMAU MUNGKUR KECAMATAN BINJAI BARAT KOTA BINJAI Emayani Emayani; Hadiah Kurnia Putri; Wilda Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5657

Abstract

Latar Belakang : Indonesia terletak di kawasan Cincin Api Pasifik yang secara geografis dan klimatologi mempunyai tantangan untuk melindungi dan memperkuat masyarakat dari ancaman risiko bencana. Pergerakan tiga lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo Australia di bagian selatan, lempeng Samudera Pasifik di sebelah timur, lempeng Eurasia di sebelah utara dan disertai daerah aliran sungai (5.590 DAS) yang mengakibatkan resiko bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung api (129 gunung api aktif) maupun gerakan tanah/longsor. Tujuan Penelitian : Untuk menganalisis determinan kesiapsiagaan masyarakat dalam mengahadapi bencana banjir di daerah aliran sungai Limau Mungkur Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Metode Penelitian : Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dimana variabel independen dan dependen diteliti secara bersamaan yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan Masyarakat. Hasil Penelitian : hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengetahuan dari 92 responden, responden yang pengetahuan kurang baik sebanyak 35 responden (38,0%) Kesimpulan : Terdapat hubungan pengetahuan, sikap, lama tinggal, dan sosialisasi dengan kesiapsiagaan kepala keluarga dalam menghadapi bencana banjir. Saran : Kepala keluarga perlu memberikan arahan kepada anggota keluarganya untuk mengetahui tanda dan gejala akan terjadinya banjir agar lebih siap dalam menghadapi bahaya banjir
FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SECANGGANG KABUPATEN LANGKAT Hadiah Kurnia Putri; Emayani Emayani; Wilda Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5650

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan salah satu masalah yang menghambat perkembangan manusia secara global. Stunting merupakan masalah gizi yang harus diperhatikan demi generasi bangsa yang maju. Menurut Word Health Organization (WHO), prevalensi balita pendek dan sangat pendek menjadi masalah kesehatan masyarakat jika prevalensinya 20% atau lebih. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui apa faktor risiko kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Secanggang Kabupaten Langkat. Metode Penelitian : Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian analitik dengan desain crossectional yang menjelaskan Hubungan Pengetahuan, Pola Asuh, Sosial Ekonomi dan Akses Sanitasi, Pemberian ASI Ekslusif Dengan kejadian Stunting Pada Balita. Hasil Penelitian : Hasil uji statistik menunjukkan bahwa proporsi responden dengan pengetahuan kurang baik lebih tinggi balita mengalami stunting dibandingkan dengan yang tidak stunting dan demikian sebaliknya. Secara statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan amtara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita (p < 0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Secanggang. Saran : Diharapkan kepada setiap para ibu perlu memastikan anak mendapatkan cukup zat besi, baik melalui makanan yang mengandung zat besi maupun suplemen zat besi jika diperlukan serta konsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan untuk dosis yang tepat.
DETERMINAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI LIMAU MUNGKUR KECAMATAN BINJAI BARAT KOTA BINJAI Emayani Emayani; Hadiah Kurnia Putri; Wilda Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5657

Abstract

Latar Belakang : Indonesia terletak di kawasan Cincin Api Pasifik yang secara geografis dan klimatologi mempunyai tantangan untuk melindungi dan memperkuat masyarakat dari ancaman risiko bencana. Pergerakan tiga lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo Australia di bagian selatan, lempeng Samudera Pasifik di sebelah timur, lempeng Eurasia di sebelah utara dan disertai daerah aliran sungai (5.590 DAS) yang mengakibatkan resiko bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung api (129 gunung api aktif) maupun gerakan tanah/longsor. Tujuan Penelitian : Untuk menganalisis determinan kesiapsiagaan masyarakat dalam mengahadapi bencana banjir di daerah aliran sungai Limau Mungkur Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Metode Penelitian : Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dimana variabel independen dan dependen diteliti secara bersamaan yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan Masyarakat. Hasil Penelitian : hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengetahuan dari 92 responden, responden yang pengetahuan kurang baik sebanyak 35 responden (38,0%) Kesimpulan : Terdapat hubungan pengetahuan, sikap, lama tinggal, dan sosialisasi dengan kesiapsiagaan kepala keluarga dalam menghadapi bencana banjir. Saran : Kepala keluarga perlu memberikan arahan kepada anggota keluarganya untuk mengetahui tanda dan gejala akan terjadinya banjir agar lebih siap dalam menghadapi bahaya banjir