Nurhira Abdul Kadir
UIN Alauddin Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menelusuri Akar Masalah Rendahnya Persentase Pemberian Asi Eksklusif Di Indonesia Kadir, Nurhira Abdul
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 15, No 1 (2014): Al-Hikmah Journal for Religious Studies
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun-tahun pertama kehidupan anak adalah masa kritis yang besar pengaruhnya dalam hidup mereka ke depannya. Pengetahuan tentang  makna penting  ASI eksklusif untuk  perkembangan  fisik, psikis   dan   intelektual   sudah   diketahui   secara   luas.   Namun demikian, persentase praktik pemberian ASI eksklusif baik di tingkat lokal, nasional maupun global masih memprihatinkan. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim, Indonesia seharusnya  memiliki angka  persentase  pemberian  ASI  eksklusif yang tinggi. Hal ini dikarenakan seruan memberikan ASI yang disampaikan dalam Al Qur’an Surah 2:233 memberikan panduan yang jelas mengenai pemberian ASI, bahkan hingga 2 tahun, melebihi dari rekomendasi global pemberian ASI yang hanya 6 bulan. Artikel ini merupakan penelusuran pustaka yang merangkum data penyebab rendahnya praktik pemberian ASI. Hasilnya diketahui bahwa penyebab persentase pemberian ASI eksklusif  yang  rendah  dapat  dibagi  atas  dua  bagian  besar  yaitu faktor internal yang menyangkut sebab yang terkait langsung dengan ibu dan anak dan faktor eksternal yang berkaitan dengan masalah  yang  tidak  berkaitan  langsung  dengan  ibu  dan  anak. Artikel ini dapat menjadi masukan yang berharga bagi pemerintah, praktisi kesehatan, ibu dan keluarga dalam upaya memberikan pengalaman terbaik untuk anak di masa awal kehidupan dengan memberikan hak yang ditetapkan untuk mereka sesuai amanat dalam Al Quran Surah Al Baqarah: 233.
Menelusuri Akar Masalah Rendahnya Persentase Pemberian Asi Eksklusif Di Indonesia Nurhira Abdul Kadir
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 15 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun-tahun pertama kehidupan anak adalah masa kritis yang besar pengaruhnya dalam hidup mereka ke depannya. Pengetahuan tentang  makna penting  ASI eksklusif untuk  perkembangan  fisik, psikis   dan   intelektual   sudah   diketahui   secara   luas.   Namun demikian, persentase praktik pemberian ASI eksklusif baik di tingkat lokal, nasional maupun global masih memprihatinkan. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim, Indonesia seharusnya  memiliki angka  persentase  pemberian  ASI  eksklusif yang tinggi. Hal ini dikarenakan seruan memberikan ASI yang disampaikan dalam Al Qur’an Surah 2:233 memberikan panduan yang jelas mengenai pemberian ASI, bahkan hingga 2 tahun, melebihi dari rekomendasi global pemberian ASI yang hanya 6 bulan. Artikel ini merupakan penelusuran pustaka yang merangkum data penyebab rendahnya praktik pemberian ASI. Hasilnya diketahui bahwa penyebab persentase pemberian ASI eksklusif  yang  rendah  dapat  dibagi  atas  dua  bagian  besar  yaitu faktor internal yang menyangkut sebab yang terkait langsung dengan ibu dan anak dan faktor eksternal yang berkaitan dengan masalah  yang  tidak  berkaitan  langsung  dengan  ibu  dan  anak. Artikel ini dapat menjadi masukan yang berharga bagi pemerintah, praktisi kesehatan, ibu dan keluarga dalam upaya memberikan pengalaman terbaik untuk anak di masa awal kehidupan dengan memberikan hak yang ditetapkan untuk mereka sesuai amanat dalam Al Quran Surah Al Baqarah: 233.
KESEDIAAN CALON BIDAN UNTUK BEKERJA DI DAERAH TERPENCIL Nurhira Abdul Kadir
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 1 No 1 (2017): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.684 KB) | DOI: 10.24252/alami.v1i1.4223

Abstract

Various factors affect the willingness of future midwives to work in remote areas. Individual characters, self-motivation, education and incentives are among things considered to determine that willingness. This descriptive study compares final-stage students from urban and rural midwiferyeducational institutions in terms of their willingness to accept rural posting, the reasons for the willingness, the expectation towards and the duration of the assignment. Questionnaires were distributed to the two groups, 116 students from rural institution and 85 students from urban institution.  The study found that the majority of respondents from both groups were 21 years of age or older and had a GPA of 3 or more. The respondents from both institutions mostly said they were willing to work in remote areas. The most dominant reasons for that were to serve the benefit of society and to add experience. Most students from both institutions expect the fulfillment of facilities and infrastructure to work. Duration of 1 and 2 years of assignment attracts respondents in both institutions but most rural students choose a period of 3 years. This research is expected to contribute to improving the regulation of midwife remote placement and also that future research can explore much deeper aspects such as respondents’ characteristics  and their relation to the' willingness for  doing rural posting.