Lasbudi Pertama Ambarita
Loka Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Baturaja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengendalian Nyamuk Vektor Menggunakan Teknik Serangga Mandul (TSM) Lasbudi Pertama Ambarita
BALABA: JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA Volume 11 Nomor 2 Desember 2015
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Banjarnegara Badan Litbangkes Kemenkes RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.881 KB) | DOI: 10.22435/blb.v11i2.1347

Abstract

Penyakit tular vektor seperti malaria dan demam berdarah dengue masih menjadi masalah kesehatan di dunia dan Indonesia khususnya. Upaya pengendalian vektor telah lama dilakukan untuk memutuskan rantai penularan. Saat ini upaya pengendalian vektor sangat tergantung pada penggunaan insektisida kimia dan berdampak terjadinya resistensi pada nyamuk. Berbagai rintangan tersebut memicu pengembangan metode atau strategi tertentu. Teknologi nyamuk yang dimodifikasi secara genetik (GMM) telah berkembang selama lebih dari 50 tahun. Teknik Serangga Mandul (TSM) adalah salah satu metode dalam GMM. Tulisan ini menyajikan konsep tentang TSM, hasil dari beberapa penelitian sebelumnya dan isu etik. TSM menawarkan keuntungan-keuntungan bila dibandingkan metode yang sekarang tengah digunakan. Kendala dalam pelaksanannya antara lain kondisi fisik serangga yang diaplikasikan dan sumber daya manusia. Secara umum, konsep TSM adalah pelepasan nyamuk jantan yang sebelumnya telah disterilisasi di laboratorium ke dalam populasi. Metode TSM telah memberikan dampak positif terhadap pengendalian serangga hama pertanian.