Istighfarin Nur Fitriah
Departemen Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONTESTASI ELITE POLITIK DALAM PERUBAHAN APBD TAHUN 2017 KABUPATEN SIDOARJO Istighfarin Nur Fitriah; Wisnu Pramutanto
Jurnal Politik indonesia (Indonesian Journal of Politics) Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.081 KB) | DOI: 10.20473/jpi.v6i2.30421

Abstract

Penelitian ini memfokuskan kajian bagaimana kontestasi elite politik dalam proses perubahan APBD tahun 2017 di DPRD Kabupaten Sidoarjo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontestasi elite politik dalam proses perubahan APBD tahun 2017, mengetahui apa yang diperjuangkan, dan untuk mengetahui siapa yang diuntungkan dalam kontestasi elite politik dalam perubahan APBD tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Proses pengumpulan data primer melalui indepth interview dilakukan dengan menempatkan informan pada kapasitas sebagai DPRD Sidoarjo. Teknik pemilihan informan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan kontestasi elite politik dalam proses perubahan APBD tahun 2017 dijelaskan dengan adanya kontestasi pihak elite politik seperti kelompok kepentingan mengembangkan potensinya dan meningkatkan kapasitasnya secara bersama-sama, sehingga memiliki pemahaman yang sama baiknya dalam menyikapi setiap isu perubahan APBD tahun 2017 dan implementasinya. Pihak yang berkontestasi adalah pihak eksekutif dari tim anggaran Kabupaten Sidoarjo dan pihak wakil rayat DPRD Kabupaten Sidoarjo dalam arena perubahan APBD Kabupaten Sidoarjo tahun 2017 tentang anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo. Hal yang diperjuangkan dalam kontestasi politik terhadap perubahan APBD tahun 2017 dijelaskan kepentingan antara badan legislatif dan eksekutif terutama dinas pendidikan yang membela kepentingan guru dan kebutuhan pendidikan.