Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Deekey Shoes Garage Wa Ode Zusnita Muizu; Muhammad Irfan; Umi Kaltum
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia - Edisi Februari 2017
Publisher : Forum Manajemen Indonesia (FMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31843/jmbi.v4i2.124

Abstract

Di era globalisasi, perusahaan dituntut untuk memperbaiki segala aspek yang terkait dalam perusahaan tersebut dan lebih responsif agar terus bertahan dan berkembang. Salah satu aspek yang harus menjadi perhatian lebih oleh perusahaan adalah sumber daya manusia. Oleh karena itu, sumber daya manusia pada setiap perusahaan menjadi sangat penting dan sulit untuk dikelola karena berhubungan dengan pembentuk sikap seseorang yang tentunya dapat berpengaruh terhadap kinerja sumber daya manusia tersebut terhadap performansi perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada Deekey Shoes Garage. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode verifikatif. Sampel penelitian yaitu seluruh karyawan Deekey Shoes Garage yaitu berjumlah 80 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan mempunyai pengaruh positif dan signifikan 5% terhadap kinerja karyawan, dengan koefisien determinasi sebesar 69% dimana kinerja karyawan dipengaruhi olah gaya kepemimpinan. Sementara sisanya 31% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar variabel yang diteliti misalnya variabel individu (Kemampuan dan keterampinan, latar belakang pribadi dan demografis), variabel organisasi (Sumber daya, imbala, struktur dan desainpekerjaan) dan atau variabel psikologis (Persepsi, sikap, kepribadian, belajar dan motivasi). Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Kinerja Karyawan
Faktor Pribadi dan Kepuasan Kerja Sebagai Penentu Tercapainya Efektivitas Organisasi Wa Ode Zusnita Muizu; Umi Kaltum; Aji Komarudin
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 4 No 3 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia - Edisi Juni 2017
Publisher : Forum Manajemen Indonesia (FMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31843/jmbi.v4i3.134

Abstract

Organisasi adalah unit sosial yang dengan sengaja dikelola, yang melibatkan dua orang atau lebih, yang berfungsi secara relatif terus menerus untuk mencapai satu atau beberapa sasaran. Organisasi yang efektif dapat terwujud, jika semua unsur dalam organisasi terkordinasi dan terintegrasi dengan baik, sesuai fungsi dan peranannya masing-masing. Salah satu penentu tercapainya efektivitas organisasi adalah terwujudnya kinerja karyawan dalam organisasi. Elemen – elemen yang mendukung peningkatan efektivitas organisasi dalam penelitian ini adalah faktor pribadi dan kepuasan kerja. Hasil survai yang dilakukan menjelaskan bahwa terdapat peningkatan kualitas pelayanan publik setelah diberlakukannya otonomi daerah namun, dilihat dari sisi efisiensi dan efektivitas, responsivitas, kesamaan perlakuan (tidak diskriminatif) masih jauh dari yang diharapkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis : (i) gambaran faktor pribadi, kepuasan kerja, dan efektivitas organisasi Dinas-dinas Kabupaten/Kota Propinsi Jawa Barat, (ii) pengaruh faktor pribadi dan kepuasan kerja terhadap efektivitas organisasi Dinas-dinas di Tingkat Kabupaten/Kota Propinsi Jawa Barat, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah descriptive survey dan explanatory survey. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM), sedangkan untuk pengolahan data menggunakan program LISREL 8.72 (Linier Structural Relationship). Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa Faktor pribadi dan kepuasan kerja pegawai berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap efektivitas organisasi. Sehingga, semakin baik kondisi faktor pribadi pegawai, kepuasan kerja pegawai juga meningkat, maka akan semakin optimal pencapaian efektivitas organisasi Dinas-Dinas Tingkat Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat. Kata kunci : Faktor Pribadi, Kepuasan Kerja, Efektivitas Organisasi
Meningkatkan Kinerja Pegawai Melalui Faktor Pribadi dan Kepuasan Kerja dan Implikasinya terhadap Efektifitas Organisasi Wa Ode Zusnita Muizu; Aji Komarudin; Umi Kaltum
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia - Edisi Februari 2018
Publisher : Forum Manajemen Indonesia (FMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31843/jmbi.v5i2.162

Abstract

Peningkatan efektivitas organisasi dapat terwujud, jika semua unsur dalam organisasi terkordinasi dan terintegrasi dengan baik, sesuai fungsi dan peranannya masing-masing. Hasil pra survey menunjukan bahwa efektivitas organisasi belum dapat ditingkatkan secara optimal, terlihat dari sikap pegawai yang tidak memegang teguh amanah dan komitmen dalam melaksanakan tugas, banyaknya sorotan masyarakat terhadap kemampuan pegawai yang kurang responsif, dan banyaknya pegawai yang mangkir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor pribadi dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dan dampaknya terhadap efektivitas organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah descriptive survey dan explanatory survey. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM), sedangkan untuk pengolahan data menggunakan program LISREL 8.72 (Linier Structural Relationship). Hasil hipotesis pertama menunjukkan bahwa Faktor pribadi dan kepuasan kerja pegawai berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai. Sehingga, semakin baik kondisi faktor pribadi pegawai, kepuasan kerja pegawai juga meningkat, maka akan semakin optimal pencapaian kinerja pegawai. Hipotesis kedua menunjukan bahwa Faktor pribadi dan kepuasan kerja pegawai berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap efektivitas organisasi. Sehingga, meningkatnya kepuasan kerja pegawai dan faktor pribadi pegawai akan meningkatkan pula efektivitas organisasi juga akan semakin meningkat. Hipotesis ketiga menunjukan bahwa kinerja pegawai berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap efektivitas organisasi. Sehingga, semakin baik kinerja pegawai, akan semakin meningkat efektivitas organisasinya. Hipotesis keempat menunjukan bahwa faktor pribadi, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai berpengaruh secara signifikan baik parsial maupun simultan terhadap efektivitas organisasi. Sehingga, semakin baik kondisi faktor pribadi pegawai, kepuasan kerja pegawai juga meningkat, demikian pula dengan kinerja pegawai yang semakin baik, maka akan semakin optimal pencapaian efektivitas organisasi. Kata Kunci : Faktor Pribadi, Kepuasan Kerja, Kinerja Pegawai, dan Efektivitas Organisasi
Pengendalian Persediaan Slow Moving Item PT PLN (Persero) Area Bandung Umi Kaltum; Ulfah Windriani Pramudya; Wa Ode Zusnita
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 5 No 3 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia - Edisi Juni 2018
Publisher : Forum Manajemen Indonesia (FMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31843/jmbi.v5i3.176

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui klasifikasi material berdasarkan pergerakan suatu item dengan menggunakan average stay dan consumption rate sebagai parameternya, dan . selisih total biaya persediaan dengan metode perusahaan dan dengan menggunakan metode usulan. Metode penelitian adalah studi kasus dengan menggunakan data sekunder persediaan di PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat Area Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi dengan menggunakan fast moving, slow moving, non moving (FSN) analysis menyatakan bahwa dari 225 jenis material yang ada, 81% material termasuk dalam slow moving item, dan sebanyak 123 material slow moving item ini tidak mengikuti pola distribusi apapun. Sementara pendekatan tchebycheff menghasilkan kuantitas pesan optimum untuk 10 dari 13 material yang diteliti. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya efisiensi total biaya persediaan sebesar 62.62% yaitu dari Rp86,688,353.19 menjadi Rp32,407,662.64. Kata Kunci: Pengendalian Persediaan, Slow Moving Item, FSN analysis, Pendekatan tchebycheff .
MENCIPTAKAN KEUNGGULAN BERSAING USAHA KECIL MENENGAH KULINER KOTA BANDUNG Wa Ode Zusnita Muizu; Anggun Dwi Aprina Guel; Umi Kaltum
PEKBIS Vol 10, No 3 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.98 KB) | DOI: 10.31258/pekbis.10.3.167

Abstract

The growth of the culinary business continues to experience growth. The numbercontinues to increase from year to year. This situation certainly has an increasinglytight competition level. Especially at this time, where the industry has been movingtowards digitalization, which has caused the challenges of business competition andthe workforce to become more dynamic and changing, which causes almost all ofthe work's character to change as well. character and ability to work. This workability is often referred to as competence. In order to survive in a businessenvironment that is full of dynamics, a business actor needs to master many thingsranging from technical skills, decision making, and human skills. Mastery of thesecompetencies is often ignored by business actors, thus affecting the sustainability oftheir business. The purpose of this research is to study and analyze the competitiveadvantage of UKM in Bandung City Culinary through competence. This researchwas conducted on 114 entrepreneurial UKM UKM respondents in the City ofBandung using descriptive survey method using simple regression analysis. Theresults of data processing concluded that the competence had an effect of 69.4% onthe formation of competitive advantage of SMEs in Bandung City Culinary.
Pengaruh Rantai Pasok Halal dan Inovasi Produk terhadap Kinerja UMKM Makanan Minuman Dimediasi Sertifikasi Halal Sartika Dewi; Umi Kaltum
Profit: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2025): Profit : Jurnal Manajemen, Bisnis dan Akuntansi
Publisher : UNIVERSITAS MARITIM AMNI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/profit.v4i2.3419

Abstract

This study examines the effect of halal supply chain management and product innovation on micro business performance with halal certification as a mediating variable. The background of this study is based on the low performance of micro businesses, lack of product innovation, and minimal halal certification in Bandung City, although Bandung City has great potential in developing the halal industry. This study uses a descriptive quantitative approach with data collection through questionnaires on 260 micro business actors in the halal food and beverage sector in Bandung City, which were analyzed using PLS-SEM with path analysis methods to test direct and indirect relationships between variables. The results of the study indicate that halal supply chain management has a significant effect on halal certification, but Halal Supply Chain Management does not have a significant direct effect on Micro Business Performance. Meanwhile, product innovation does not have a significant effect on business performance and halal certification. Halal Certification is proven to have a significant effect on Micro Business Performance. Halal certification is proven to mediate the relationship between halal supply chain management and business performance, but does not mediate the effect of product innovation on business performance. These findings provide implications for business actors and the government in formulating strategies to increase the competitiveness of halal micro businesses by strengthening supply chain management and facilitating halal certification.