Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Video SADARI Deteksi Dini Kanker Payudara Terhadap Sikap Santriwati di Lingkungan Pondok Pesantren: Experimental Study Yuly Abdi Zainurridha; Nur Halimah; Cahya Kamila; Ahmad Fauzan
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penyakit tidak menular yang banyak menyebabkan kematian salah satunya adalah kanker payudara. Pada remaja beresiko mengalami gangguan pada gangguan reproduksi dan salah satunya masalah pada remaja adalah kurangnya membiasakan diri melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Setiap tahun di negara Indonesia untuk penderita kanker sendiri selalu mengalami peningkatan. Kanker merupakan penyakit tumor ganas atau pertumbuhan sel yang abnormal yang tidak terkendali sehingga sel ini terus tumbuh. Setelah mengetahui dari latar belakang dan kasus yang terjadi, peneliti ingin melakukan eksperimen dengan pemberian intervensi video sadari beserta penjelasan yang ada dalam video tersebut, guna mengetahui ada tidaknya dampak positif untuk bisa dilakukan secara mandiri oleh responden. Metode: Desain penelitian ini adalah kuantitatif sebelum dan sesudah intervensi terhadap satu kelompok intervensi. Sampel yang digunakan sebanyak 76 siswi dengan tekhnik purporsive sampling. Penelitian ini pada variabel bebas menggunakan instrumen SOP dan variabel terikat menggunakan instrumen kuesioner. Kuesioner digunakan untuk mengukur sikap periksa payudara sendiri (SADARI). Untuk analisis datanya menggunakan Spearman Rank Test. Hasil: Penelitian ini dapat diketahui bahwa pre-test dan post-test sikap remaja santriwati mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sehingga H1 diterima dan H0 ditolak dengan perbandingan 0,000 > 0,05. Kesimpulan: Terdapat peningkatan sikap setelah diberikan intervensi video SADARI pada remaja santriwati.
PENDAMPINGAN KEPADA MAHASISWA DALAM MENGANALISIS MASALAH BELAJAR DAN PENYEBABNYA Cahya Kamila; Nursiah; Syifa Mumtazah , Syifa; Tatu Maesaroh , Tatu
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SERUMPUN MENCIPTA Vol. 2 No. 2, September (2025): Jurnal PkM Serumpun Mencipta
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SERUMPUN MENCIPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas dan memahami berbagai masalah yang muncul selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis, factual, dan akurat dengan menggunakan kata atau kalimat. Hasil penelitian ini adalah Siswa mengalami masalah belajar ketika mereka kesulitan memahami materi di sekolah. Hal ini dapat menyebabkan nilai pelajaran rendah dan siswa menjadi tidak termotivasi untuk belajar.
PENGENALAN MAKANAN TRADISIONAL KUE BALOK PANDEGLANG MELALUI KEGIATAN COOKING CLASS PADA ANAK USIA 4–5 TAHUN Cahya Kamila; Isti Rusdiyani; Dina Kusuma Wardhani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58136

Abstract

This research is motivated by the fading introduction of local culture, especially traditional culinary, among early childhood due to the rapid flow of globalization. Kue balog is a traditional food typical of Pandeglang Regency made from cassava which has not been optimally introduced to the younger generation from an early age. The purpose of this study is to describe the implementation of cooking class activities as a fun and meaningful learning medium, analyze the integration of local culture in cooking class activities to foster children's appreciation of regional culture, and identify plans, methods, strategies, evaluations, obstacles, and solutions in the implementation of cooking class activities to introduce Pandeglang block cakes to children aged 4–5 years at the Pandeglang Pembina State Kindergarten. The research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis refers to the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The validity of the data was tested through source triangulation and triangulation techniques. The results of the study showed that: (1) cooking class activities were proven to be effective as a fun and meaningful learning medium through three structured stages, namely planning, implementation, and evaluation with a learning by doing approach; (2) the integration of local culture is carried out in a planned manner through the introduction of block cakes as the culinary identity of Pandeglang, so that children show awareness and pride in their regional culture; (3) The learning by doing and project-based learning methods with demonstration strategies, individual mentoring, and positive reinforcement have proven to be effective, while obstacles in the form of differences in children's fine motor skills are overcome through individual guidance. Overall, cooking class activities have proven to be effective as a means of introducing traditional foods as well as instilling a love for local culture from an early age.