Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Validasi Modul Piawai Bergawai untuk Mengurangi Perilaku Berisiko pada Generasi Digital Natives Verdiantika Annisa; Dessy Pramudiani; Marlita Andhika Rahman
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 4, No 3 (2022): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), February
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.322 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v4i3.918

Abstract

This study aims to conduct a validation on the psychoeducation module of Piawai Bergawai subjected towards the generation of digital natives to reduce risky behaviours. Research and development is the applied method in the form of a module formulation. The module is formulated through 4 (four stages), including 1) collecting information and analysing requirements by referring to digital literacy concept, the characteristics of digital natives, and risky behaviours, 2) formulating the module by constructing activity frameworks, 3) professional judgement by involving six (6) people experts in the module topic, including psychologists, teachers, digital literacy researchers, psychological practitioners in digital company, and 4) the last stage is the model improvement that encompasses the presentation of language and supplementary materials that are familiar and appealing for teenagers. The result of the validity test on the module of Piawai Bergawai is categorized as valid which is indicated by the Aiken score that shifted from 0.708 – 0.875. This means that the module already has valid criteria both in terms of construct, content and module appearance.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA ANAK USIA 6-12 TAHUN DI RT. 06 TANJUNG BARU, SEBERANG KOTA JAMBI Dessy Pramudiani; Agung Iranda; Yun Nina Ekawati; Jelpa Periantalo; Verdiantika Annisa
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 1 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Clean and healthy behavior is important to be applied in our society. Many diseases is caused by untidy and unhealty habit. Such as diarrhea, dengue fever, contaminated larva, any other diseases. Therefore, wa are in need of outreaching, psycoeducation, and socialiszation for implementating clean and healty behavior, especially for children. Its Purpose is for enhancing knowledge on clean and healty lived implementation. This social event was conducted at RT.06 Tanjung Baru, Seberang Kota Jambi. The steps consist of approach, briefing, events, and third party contribution. Events that had finished are to educate hand washing, teeth brush, and throwing the garbage in it place. This activities work effectively in accordance with our purpose and society’s need. Keywords: Clean and healthy behavior, children, society ABSTRAK Perilaku hidup bersih dan sehat penting untuk diterapkan di tengah masyarakat. Banyak penyakit yang timbul akibat hidup kotor dan tidak sehat. Seperti diare, demam berdarah, kontaminasi larva, dan penyakit lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan penyuluhan, psikoedukasi, dan sosialisasi untuk penerapan hidup bersih dan sehat, terutama pada anak-anak. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan penerapan hidup bersih dan sehat. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di di RT. 06 Tanjung Baru, Seberang Kota Jambi. Tahapan kegiatan terdiri dari pendekatan, briefing, kegiatan, dan kontribusi mitra. Adapun kegiatan yang telah terlaksana yaitu edukasi perilaku mencuci tangan, menggosok gigi, dan membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan ini berjalan dengan efektif sesuai dengan tujuan dan kebutuhan masyarakat. Kata kunci: Perilaku hidup bersih dan sehat, anak-anak, masyarakat
The get personal application to improve personal safety skills in children Yun Nina Ekawati; Verdiantika Annisa; Nofrans Eka Saputra
Humanitas: Indonesian Psychological Journal Volume 20 (1) 2023
Publisher : HUMANITAS published by Universitas Ahmad Dahlan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/humanitas.v20i1.47

Abstract

Sexual crime comprises child sexual abuse, grouping, rape, or the torture of a person in a sexual manner. Recently, sexual crimes have posed a threat to children in Indonesia. This study aimed to determine the effectiveness of the Get Personal application in enhancing children's personal safety skills against sexual crime. A pre-post control group design was utilized with a quasi-experimental approach. Twenty-two elementary school pupils who participated in the study were split into experimental and control groups, with the experimental group receiving the Get Personal application treatment. The personal safety skills scale was utilized to obtain the pretest and posttest data. The data were analyzed by independent sample t-test and paired sample t-test. Significant differences were found in the results of personal safety skills in the pretest and posttest scores in the experimental group, while the control group didn’t indicate any difference. Following the paired t-test, individuals in the experimental group demonstrated a significant difference between the means of the pretest and posttest, with the posttest’s mean score being higher than the pretest’s mean score. Therefore, the Get Personal application improves children's personal safety skills and may apply to enhance personal safety skills among children.
PSIKOEDUKASI PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 7 MUARA JAMBI Siti Raudhoh; Dessy Pramudiani; Verdiantika Annisa; Jelpa Periantalo; Nurul Hafizah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 2 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i2.28753

Abstract

ABSTRACT Bullying can take different types: physical, verbal, relational, and cyberbullying, which can result in lower levels of mental health and psychological well-being, psychosomatic symptoms, depression, anxiety, and even suicide attempts. Perpetrators and victims also exhibit higher rates of school truancy and lower academic achievement. For this reason, interventions are needed to prevent bullying, one of which is through psychoeducational activities. The psychoeducation of bullying prevention activities at SMPN 7 Muaro Jambi was implemented in two days to students and teachers through different forms of psychoeducation activities. Student participants showed an increase in average scores where the average pretest score of participants was 72.92, while the average posttest score was 92.50. T-test results also showed that there was a significant difference between the pretest and posttest scores of student participants. This shows that this psychoeducation was successful in increasing the knowledge of student participants regarding bullying. Keywords: psychoeducation, prevention, bullying, middle high school student ABSTRAK Perundungan dapat terjadi dalam berbagai bentuk yaitu fisik, verbal, relasional, dan cyberbullying dimana hal ini dapat memberikan dampak rendahnya tingkat kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis, munculnya gejala psikosomatis, mengalami depresi, kecemasan, dan bahkan percobaan bunuh diri. Pelaku maupun korban juga menunjukkan tingginya tingkat bolos sekolah dan pencapaian prestasi akademik yang lebih rendah. Untuk itu perlu adanya intervensi untuk mencegah terjadinya perundungan, salah satunya melalui kegiatan psikoedukasi. Kegiatan psikoedukasi pencegahan perundungan di SMPN 7 Muaro Jambi dilaksanakan dalam dua hari kepada siswa dan guru melalui bentuk kegiatan psikoedukasi yang berbeda. Peserta siswa menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dimana rata-rata nilai pretest peserta adalah 72.92, sedangkan nilai rata-rata posttest adalah 92.50. Hasil uji beda juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan postest peserta siswa. Ini menunjukkan bahwa psikoedukasi ini berhasil untuk meningkatkan pengetahuan peserta siswa terkait perundungan. Kata kunci: psikoedukasi, pencegahan, perundungan, siswa SMP
Hubungan Celebrity Worship dan Mindfulness pada Penggemar K-pop Dewasa Awal di Kota Jambi Indah Mulyani; Annisa Andriani; Verdiantika Annisa
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 4 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i4.5865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara celebrity worship (pemujaan terhadap selebriti) dan mindfulness (kesadaran penuh) pada penggemar K-Pop usia dewasa awal di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling. Partisipan terdiri dari 111 penggemar K-Pop berusia 18–25 tahun di Kota Jambi. Instrumen yang digunakan adalah Celebrity Attitude Scale (CAS) dan Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman's rho. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,157 dengan nilai signifikansi 0,100 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara celebrity worship dan mindfulness. Arah hubungan yang negatif menunjukkan bahwa celebrity worship yang lebih tinggi cenderung dikaitkan dengan mindfulness yang lebih rendah, meskipun hubungan tersebut sangat lemah. Temuan ini menunjukkan bahwa mindfulness lebih dipengaruhi oleh faktor internal individu daripada keterikatan pada selebriti.
Resilience Profiles of University Students: An Analysis of Differences Based on Demographic Characteristics Annisa Andriani; Siti Raudhoh; Marlita Andhika Rahman; Verdiantika Annisa; Annisa Andriani; Siti Raudhoh; Marlita Andhika Rahman; Verdiantika Annisa; Nurul Hafizah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i8.2026.2

Abstract

Discussion surrounding mental health continues to be a prominent issue in society. Despite increasing public awareness, cases of depression, suicide, self-harm behaviors, and substance abuse persist, including among university students. In fulfilling the role of a university student, individuals encounter various personal and academic demands. Previous studies have identified resilience as a key factor enabling students to cope with such challenges constructively. Therefore, it is important to investigate factors associated with students’ levels of resilience. This study aims to identify demographic factors associated with students’ resilience levels. This research employed a quantitative approach, utilizing independent samples t-tests and ANOVA through JASP version 0.18.1.0. Data analysis was based on resilience scores obtained from 275 university students measured using the Indonesian version of the Resilience Evaluation Scale. These scores were then examined in relation to demographic factors including gender, age, campus activity involvement, financial status, and residential status. The findings revealed significant differences in students’ resilience scores based on gender, age, campus activity involvement, and residential status. In contrast, no significant differences in resilience scores were found based on financial status. The dynamics of how each factor contributes to students' resilience are further elaborated in the discussion.
Sharing Session Wawancara Kerja: Menjawab Keresahan Calon Wisudawan Psikologi dalam Memasuki Dunia Profesional Rion Nofrianda; Fadzlul Fadzlul; M. Tri Firia Chandra; Agung Iranda; Verdiantika Annisa; Marlita Andhika Rahman; Beny Rahim
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i2.227

Abstract

Latar Belakang: Calon wisudawan Psikologi kerap mengalami kesulitan pada tahap wawancara kerja akibat minimnya pengalaman, pemahaman teknik menjawab, dan rendahnya kepercayaan diri. Pelatihan praktis yang terarah masih terbatas di lingkungan akademik. Tujuan: Mengetahui efektivitas pelatihan singkat dalam meningkatkan kesiapan menghadapi wawancara kerja. Metode: Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada 5 Agustus 2025 melalui sesi sharing bersama Fadzlul, M.Psi., Psikolog, diikuti 12 peserta. Metodologi yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan diskusi interaktif dan simulasi wawancara. Hasil: Seluruh peserta menunjukkan peningkatan pemahaman teknik menjawab pertanyaan wawancara dan peningkatan kepercayaan diri. Peserta mampu merumuskan jawaban lebih terstruktur serta mengidentifikasi kekuatan diri. Kesimpulan: Pelatihan singkat dan terfokus efektif meningkatkan kesiapan kerja. Program serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan dengan evaluasi kuantitatif lanjutan.
Gambaran Keputusan Pembelian di E-Commerce Pada Generasi Z di Kota Jambi Ditinjau dari Reference Group Tiara Charvellia; Verdiantika Annisa; Rion Nofrianda
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): April-Juni
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan e-commerce telah mengubah perilaku konsumen, khususnya Generasi Z yang sangat dekat dengan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keputusan pembelian pada e-commerce ditinjau dari reference group pada Generasi Z di Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 165 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria Generasi Z berusia 18–27 tahun, berdomisili di Kota Jambi, dan pernah melakukan pembelian melalui e-commerce. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berdasarkan indikator keputusan pembelian dan reference group, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, Independent Sample t-test, dan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pembelian berada pada kategori tinggi serta tidak terdapat perbedaan berdasarkan jenis kelamin, namun terdapat perbedaan berdasarkan usia dan uang saku per bulan. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik demografis tertentu masih memengaruhi keputusan pembelian Generasi Z pada e-commerce.