Yuliana Isnaningtyas
Diponegoro University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hijrah dan Politik: Fenomena Hijrah Perempuan Muslim Kelas Menengah Kota Semarang dan Pilihan Politik pada Pilpres 2019 Yuliana Isnaningtyas
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 4, No 1 (2021): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.114 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v4i1.712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menjelaskan, menganalisis, dan menguraikan mengenai fenomena hijrah pada perempuan muslim kelas menengah di Kota Semarang dan keterkaitannya dengan pilihan politik mereka pada pilpres tahun 2019. metode yang digunakan adalah kualitatif yang berlandaskan filsafat postpositivisme. Data diperoleh melalui pelibatan beragam sumber informasi, yakni wawancara, pengamatan, bahan audiovisual, dokumen dan berbagai laporan yang terkait dengan fenomena hijrah dan politik di kalangan perempuan muslim kelas menegah Kota Semarang. Penelitian ini menunjukan, dalam Pilpres tahun 2019 mayoritas kelompok hijrah perempuan di Kota Semarang memberikan suaranya kepada pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dalam momentum Itjima Ulama yang digelar dua kali, para ulama merekomendasikan pasangan ini secara resmi melalui pakta integritas. Selain itu, pasangan ini dianggap merepresentasikan umat karena partai pengusung keduanya yang memiliki kedekatan dan keberpihakan pada kaum ulama. Pada akhirnya, fenomena trend hijrah menunjukan dua hal. Pertama, pengaruh  tokoh publik dan gencarnya gerakan hijrah semakin memperkuat identitas mereka sebagai sebuah kelompok. Kedua, secara lebih lanjut kelompok ini memberikan bukti bahwa hijrah tidak hanya perubahan dalam kehidupan beragama dan bersosial tetapi juga memberi sebuah aksi nyata dalam kontestasi politik skala nasional.Kata Kunci: Hijrah, Kelompok hijrah, Perempuan, dan Pilihan Politik