Alfonsus No Embu
Magister Ilmu Religi dan Budaya Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komoditisasi dan Likuiditas Ekaristi di Era Modernitas Cair: Studi Atas Fenomena Beribadah Lintas Paroki di Yogyakarta Alfonsus No Embu
Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora Vol 5, No 1 (2017): Agama dan Praktik Hidup Sehari-hari
Publisher : Sanata Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.875 KB) | DOI: 10.24071/ret.v5i1.1520

Abstract

Tulisan ini mencoba membedah relasi masyarakat dan budaya konsumen serta modernitas cair dengan religiositas warga Gereja Katolik di Yogyakarta, khususnya dalam hal beribadah/berekaristi lintas teritorial paroki. Pendekatan yang digunakan untuk menelaah hal ini adalah hermeneutika sosiologis Zygmunt Bauman. Dalam penelitian ditemukan bahwa budaya konsumen di era modernitas cair ini berimplikasi terhadap komoditisasi ibadah/ekaristi yang mendorong sebagian warga Gereja Yogyakarta untuk shopping around (berbelanja) ibadah/ekaristi. Komoditisasi dan belanja ibadah/ekaristi ini berimplikasi terhadap likuiditas spasialteritorial, likuiditas temporal dan likuditas struktural-isi ekaristi. Komoditisasi dan belanja ibadah/ekaristi ini juga berimplikasi terhadap likuiditas praktik kewargaan seseorang di dalam komunitas Gereja. Bahkan, dalam konteks masyarakat konsumen di era modernitas cair, komunitas Gereja sudah sedang terdegradasi menjadi kohabitasi para konsumen di dalam Gereja. Dengan demikian, praktik dan pengalaman religious warga Gereja di era modernitas cair cenderung menjadi cair, ambivalen dan ambigu (liquid religiosity).