Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Terhadap Ornament (Ragam Hias) Pada Situs Wadu Pa’a Candi Tebing Dengan Metode Karya Wisata Dalam Pembelajaran Apresiasi Seni Rupa Di Kelas X SMA Negeri 1 Woha Kabupaten Bima. Sulfahri Sulfahri; Syafruddin Syafruddin
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v9i1.28

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif yang dilakukan pada situs Wadu Pa’a di Desa Kananta kabupaten Bima. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan Sejarah keberadaan Situs Wadu Pa’a, dan untuk menerapkan motif wadu pa,a dalam Pembelajaran Apresiasi Seni Rupa Di Kelas X SMA. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui teknik observasi, dokumentasi, tinjauan pustaka dan wawancara. Sedangkan sampelnya dipilih relief patung Budha dan Ganesha untuk mewakili keseluruhan relief patung yang ada di Situs Wadu Pa’a. Teknik analisis datanya menggunakan teknik deskriptif-kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Kecamatan, Soromandi Kabupaten Bima merupakan peninggalan Hindu yang menurut sejarah bahwa yang memahat Wadu Pa’a ini adalah sang Bima dimana sang bima ini merupakan bangsawan dari kerajaan Medang, ( Jawa Timur). Ornamen pada makam Situs Wadu Pa’a terdapat Pahatan relief Ganesha, Budha, Mahaguru (Siwa), pilar, Catra ( payung) Stupa dan huruf Jawa kuno yang terdiri dari garis lurus, lenkung, dan terbentuk bidang dan penggarapannya dengan cara di pahat. Sehingga bisa diterapkan dalam pembelajaran apresiasi seni rupa.
Peningkatan Hasil Belajar Mengapresiasi Karya Seni Rupa Melalui Penggunaan Media Pembelajaran Appreciation Card Pada Mahasiswa Semester VIA, Mata Kuliah Pendidikan Keterampilan Seni Rupa Program PGSD di Stkip Taman Siswa Bima Tahun 2017 Sulfahri Sulfahri
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v8i1.112

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar Pada Mahasiswa Semester VI, Mata Kuliah Pendidikan Keterampilan Seni Rupa serta performansi Dosen dan calon guru pada materi mengapresiasi karya seni rupa melalui penggunaan media pembelajaran appreciation card untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar pada peserta didik. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek yang diteliti yaitu mahasiswa Kelas IV A berjumlah 23 orang Program pendidikan guru sekolah dasar stkip taman siswa bima. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan non tes (observasi dan dokumentasi). Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas ini yaitu ratarata kelas minimal 75, persentase tuntas belajar klasikal minimal 75%, keberanian mahasiswa dalam mengajukan/menjawab pertanyaan Dosen>=50%, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran >=75% dan skor performansi Dosen minimal 70. Hasil penelitian diperoleh persentase aktivitas belajar mahasiswa pada siklus I sebesar 75.70% dan meningkat menjadi 90.20% pada siklus II. Jadi persentase aktivitas belajar mengalami peningkatan sebesar 19.16%. Hasil belajar mahasiswa pada siklus I diperoleh rata-rata kelas sebesar 59.58 dan meningkat menjadi 80.80 pada siklus II. Jadi rata-rata kelas mengalami peningkatan sebesar 35.62%. Sedangkan persentase tuntas belajar klasikal pada siklus I sebesar 56.52% dan meningkat menjadi 86.96% pada siklus II. Jadi persentase tuntas belajar klasikal mengalami peningkatan sebesar 53.86%. Performansi Dosen pada siklus I sebesar 83.85 dan meningkat menjadi 97.35. Jadi performansi Dosen mengalami peningkatan sebesar 16.10%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran appreciation card dapat meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa, hasil belajar mahasiswa, dan performansi guru pada materi mengapresiasi karya seni rupa pada Kelas IVA STKIP Taman Siswa Bima. Oleh karena itu, sebaiknya Dosen menggunakan media pembelajaran appreciation card dalam pembelajaran mengapresiasi karya seni rupa.
Pengembangan Modul Mitigasi Bencana Berbasis Nilai Ngaha Aina Ngoho Pada Sekolah Menengah Atas Roni Irawan; Sulfahri Sulfahri; Tati Haryati
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3610

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu; 1) Mendeskripsikan tahapan pengembangan Modul Mitigasi bencana berbasis nilai ngaha aina ngoho pada Sekolah Menengah Atas; 2) Mengidentifikasi kelayakan dan kepraktisan modul mitigasi bencana berbasis nilai ngaha aina ngoho pada Sekolah Menengah Atas. Metode yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model 4 D. modul mitigasi berbasis kearifan lokal ngaha aina ngoho ini, dikembangkan melalui 4 tahapan, yaitu; 1) Pendefinisian; 2) Perancangan; 3) Pengembangan, dan; 4) Penyebaran. Hasil pengembangan modul mitigasi bencana berbasis nilai ngaha aina ngoho dinyatakan sangat valid dan sangat praktis untuk diintegrasikan dalam pembelajaran, karena memperolehan skor rata-rata hasil validasi ahli sebesar 83,33% dan skor rata-rata hasil uji kepraktisan sebesar 81,84%. Apabila rata-rata perolehan skor penilaian >80 atau ≤100, artinya berkategori sangat valid dan sangat praktis. Modul ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang mitigasi bencana, tetapi juga menanamkan nilai kearifan lokal yang penting untuk membentuk sikap tangguh, peduli, dan gotong royong dalam menghadapi ancaman bencana. Nilai penting yang diharapkan dari hasil pengembangan modul ini, yaitu menumbuhkan kesadaran Masyarakat sejak dini untuk memegang teguh nilai ngaha aina ngoho, sebagai filosofi budaya yang menyisyaratkan sikap bijak dalam pemanfaatan hutan dan pegunungan, dan tidak boleh dieksploitasi habis-habisan, demi keberlangsungan ekosistem dan kehidupan generasi mendatang.