Fitriani Tri Rahayu
Dokter RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Profil Nyeri Kepala pada penderita Covid-19 di RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi Fitriani Tri Rahayu; Tranggono Yudo Utomo
Jurnal Kedokteran Universitas Palangka Raya Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Kedokteran
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.877 KB) | DOI: 10.37304/jkupr.v9i2.3512

Abstract

  SARS-CoV-2 atau COVID-19 merupakan wabah baru yang menjadi Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). Nyeri kepala merupakan manifestasi yang paling sering, memiliki heterogenitas tinggi, dapat muncul pertama dan sebagai gejala tunggal. Nyeri kepala dapat menjadi perhatian dini terhadap identifikasi dini infeksi, namun hingga saat ini tidak ada data sistematis dari karakteristik nyeri kepala akibat COVID-19. Tujuan untuk mengetahui frekuensi dan karakteristik nyeri kepala pada pasien COVID-19. Studi cross-sectional pada pasien COVID-19 dengan keluhan nyeri kepala di Instalansi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Chasbullah Abdul madjid Kota Bekasi. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling menggunakan data sekunder rekam medis periode Oktober - Desember tahun 2020. Sebanyak 69 pasien dengan keluhan nyeri kepala terkonfirmasi COVID-19, mayoritas adalah perempuan (62%) dan kelompok usia terbanyak 40-60 tahun (71%). Nyeri kepala terkait COVID-19 pada sebagian besar pasien adalah nyeri kepala bilateral (49,28%), intensitas sedang (52,17%), dan bersifat mengikat (40,56%). Nyeri kepala terkait COVID-19 adalah keluhan yang sering ditemui di Instalansi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid dengan lokasi nyeri paling banyak pada daerah temporal, intensitas nyeri sedang dan bersifat nyeri mengikat. Untuk mengetahui frekuensi dan karakteristik nyeri kepala pada pasien COVID-19. Studi cross-sectional pada pasien COVID-19 dengan keluhan nyeri kepala di Instalansi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling menggunakan data sekunder rekam medis periode Oktober-Desember tahun 2020. Dari 69 pasien dengan keluhan nyeri kepala terkonfirmasi COVID-19, mayoritas adalah perempuan (62%) dan kelompok usia terbanyak 40-60 tahun (71%). Nyeri kepala terkait COVID-19 pada sebagian besar pasien adalah nyeri kepala bilateral (49,28%), intensitas sedang (52,17%), dan bersifat menekan/mengikat (40,56%). SARS-CoV-2 atau COVID-19 merupakan wabah baru yang menjadi Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). Nyeri kepala merupakan manifestasi yang paling sering, memiliki heterogenitas tinggi, dapat muncul pertama dan sebagai gejala tunggal. Nyeri kepala dapat menjadi perhatian dini terhadap identifikasi dini infeksi, namun hingga saat ini tidak ada data sistematis dari karakteristik nyeri kepala akibat COVID-19. Tujuan untuk mengetahui frekuensi dan karakteristik nyeri kepala pada pasien COVID-19. Studi cross-sectional pada pasien COVID-19 dengan keluhan nyeri kepala di Instalansi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling menggunakan data sekunder rekam medis periode Oktober - Desember tahun 2020. Sebanyak 69 pasien dengan keluhan nyeri kepala terkonfirmasi COVID-19, mayoritas adalah perempuan (62%) dan kelompok usia terbanyak 40-60 tahun (71%). Nyeri kepala terkait COVID-19 pada sebagian besar pasien adalah nyeri kepala bilateral (49,28%), intensitas sedang (52,17%), dan bersifat mengikat (40,56%). Nyeri kepala terkait COVID-19 adalah keluhan yang sering ditemui di Instalansi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid dengan lokasi nyeri paling banyak pada daerah temporal, intensitas nyeri sedang dan bersifat nyeri mengikat.