This Author published in this journals
All Journal Neraca
Rini Hidayah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KURS DOLLAR AS, TINGKAT INFLASI, HARGA MINYAK DUNIA, DAN HARGA DINAR EMAS TERHADAP JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) DI BURSA EFEK INDONESIA Erna Noviana; Murtini Murtini; Rini Hidayah
Neraca Vol. 12 No. 2 (2016): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/neraca.v12i2.451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris pengaruh Kurs Dollar AS, Tingkat Inflasi, Harga Minyak Dunia dan Harga Dinar Emas terhadap Jakarta Islamic Index (JII) di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data time series selama Januari 2010 sampai dengan Desember 2015. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secapa parsial variabel Kurs Dollar AS, Harga Minyak Dunia, dan Harga Dinar Emas berpengaruh signifikan terhadap Jakarta Islamic Index (JII), sedangkan Tingkat Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Jakarta Islamic Index (JII). Sementara itu, nilai Koefisien Determinasi (R2) sebesar 62%. Hal ini berarti perubahan pergerakan Jakarta Islamic Index (JII) dapat dijelaskan oleh peruabahan ke empat variabel independen tersebut sebesar 62%.
PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE, RISIKO PERUSAHAAN DAN RETURN ON ASSET (ROA) TERHADAP TAX AVOIDANCE Rini Hidayah; Nurhikmah Esti Prastika; Tri Lestari
Neraca Vol. 13 No. 2 (2017): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/neraca.v13i2.462

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas auditor eksternal, komite audit, proporsi komisaris independen, proporsi kepemilikan institusional, risiko perusahaan dan return on asset terhadap tax avoidance. Sampel pada penelitian ini terdiri dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2015 yang berjumlah 150 perusahaan. Penelitian ini menggunkan menggunakan metode nonprobability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknk analisis yag digunakan adalah regresi linear berganda . Hasil penelitian menujukan bahwa kualitas auditor eksternal, komite audit, proporsi komisaris independen dan return on asset tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, proporsi kepemilikan institusional dan risiko perusahaan berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance
PENGARUH IMPLEMENTASI SISTEM E- PROCUREMENT DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD PENGADAAN BARANG/ JASA PEMERINTAH Romaissah Romaissah; Sobrotul Imtikhanah; Rini Hidayah
Neraca Vol. 15 No. 2 (2019): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/neraca.v15i2.485

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan bukti empiris implementasi sistem E- procurement dan pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud pengadaan barang/ jasa pemerintah (Studi Empiris Pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kota Pekalongan). Populasi pada penelitian ini adalah pejabat pengadaan barang dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kota Pekalongan sebesar 152 orang, maka ditentukan jumlah sampel 62 orang dengan teknik penyebaran purposive sampling. Dari hasil analisis data yang telah dilakukan , maka dapat disimpulkan bahwa hasil pengujan hipotesis secara parsial implementasi sistem E- procurement tidak berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud pengadaan barang/ jasa pemerintah sedangkan pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud pengadaan barang/ jasa pemerintah. Nilai koefisien determinanasi (R2) Sebesar 0.241 atau 21,4%. Hal ini dapat dijelaskan, bahwa sekitar 21.4% menjelaskan implementasi sistem E- procurement dan pengendalian internal mempengaruhi pencegahan fraud pengadaan barang/ jasa pemerintah. Sedangkan sebesar 75,9% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini.