This Author published in this journals
All Journal Neraca
Zulfadhli Lutfi A. Lopa
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sulawesi Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENGETAHUAN, PERSEPSI DAN PREFERENSI RISIKO MASYARAKAT DI KABUPATEN MAJENE TERHADAP MINAT BERINVESTASI DI PASAR MODAL Zulfadhli Lutfi A. Lopa; Sri Astuty Ratnasari Manggu
Neraca Vol. 14 No. 2 (2018): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/neraca.v14i2.474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, persepsi dan preferensi resiko masyarakat di kabupaten Majene terhadap minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penarikan sampel dari populasi dengan sistem cluster : yaitu mahasiswa, pegawai swasta/PNS, pengusaha/wiraswasta, professional dan masyarakat umum yang ada di Kabupaten Majene. Teknik pengumpulan datanya melalui kuisioner, sedangkan analisis data dengan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden secara umum telah mengetahui tentang investasi sahamn dan pasar modal. Akan tetapi hanya sebagian kecil yang kemudian telah melakukan investasi di pasar modal tersebut. Dari sisi persepsi masyarakat, pada umumnya masih banyak persepsi yang tidak tepat terkait pasar modal dan investasi saham yang berkembang di masyarakat. Dari sisi preferensi risiko, seabagian besar masyarakat di kabupaten Majene tergolong kategori investor yang risk averse atau menghindari risiko. Berdasarakan analisis regresi linier berganda, diperoleh hasil yaitu secara bersama-sama, ketiga variabel: pengetahuan, persepsi dan preferensi risiko berpengaruh terhadap minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Akan tetapi secara parsial, hanya variabel pengetahuan dan preferensi risiko yang mempengaruhi minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Hal ini menunjukkan bahwa stigma negatif terkait persepsi masyarakat akan investasi saham tidak mempengaruhi minat masyarakat dalam berinvestasi. Akan tetapi tingkat pengetahuan dan preferensi risiko lah yang lebih mempengaruhi. Hal ini juga secara tidak langsung menunjukkan bahwa masyarakat masih sangat kekurangan informasi yang luas dan mendalam tentang investasi di pasar modal. Begitu juga pemahaman masyarakat akan risiko dalam berinvestasi