Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSOALAN KEAGAMAAN PEREMPUAN PADA NOVEL CINTA DALAM 99 NAMA-MU KARYA ASMA NADIA Kristiana Surya Lestari; M. Shoim Anwar
Buana Bastra Vol 5 No 2 (2018): JURNAL ILMIAH BUANA BASTRA
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bastra.vol5.no2.a5029

Abstract

Cinta dalam 99 Nama-Mu are interesting because they tell a girl who wants to be close to God, the character played by the main character and religious issues that occur in the main female characters. This study aims to describe more deeply the female character and religious issues that occur in the novel Cinta dalam 99 Nama-Mu by Asma Nadia, the first print of April 2018. The theory used is the theory of feminism. The main objectives to be achieved in this study, describe the character of the main character and women's religious issues in the novel Cinta dalam 99 Nama-Mu. The method used in the study is descriptive qualitative, because this research is done by reading and taking notes. The data contained in the study are written data about the elements of the story that relate to the characters and religious issues of women in the Cinta dalam 99 Nama-Mu by Asma Nadia. Data analysis used qualitative descriptive analysis, which is used to analyze the elements that build literary works from within, and look for relationships and linkages with these elements.
Mitos dan Kepercayaan Masyarakat Lokal di Waduk Gondang sebagai Wujud Kearifan Lokal Awalinda Ni'maturrochmah; M. Shoim Anwar
Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Vol. 6 No. 1 (2026): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Arif.061.07

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji keberadaan mitos dan kepercayaan lokal yang berkembang di masyarakat sekitar Waduk Gondang sebagai bagian dari kearifan lokal yang masih dipertahankan hingga saat ini. Mitos tidak hanya hadir sebagai cerita turun-temurun, tetapi juga berperan dalam membentuk nilai, sikap, dan perilaku masyarakat dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara bertahap melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos yang berkembang di Waduk Gondang mencakup kawasan asal-usul, kepercayaan terhadap makhluk gaib, berbagai pantangan, serta peristiwa-peristiwa yang dimaknai sebagai bagian dari pengalaman budaya masyarakat. Meskipun sebagian besar masyarakat mulai memandang mitos secara lebih rasional, keberadaannya tetap lestari karena mengandung nilai-nilai kearifan lokal, seperti kehati-hatian, penghormatan terhadap lingkungan, kesopanan, dan pelestarian identitas budaya.