P. S. Ajiningrum
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI BIOINSEKTISIDA DAUN DAN BIJI MIMBA (Azadirachta indica) TERHADAP KEMATIAN ULAT GRAYAK (Spodoptera litura) P. S. Ajiningrum; I. A. K. Pramushinta
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 10 No 02 (2017)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol10.no2.a1034

Abstract

Red spinach (Alternanthera amoena) is one of the vegetable commodities that many people in demand for consumption because of its high nutritional content. Efforts to increase the production of red spinach often experience various obstacles. The main obstacle that limits the productivity of red spinach in the tropics is the number of Plant Disturbing Organisms in the form of pests and potential diseases that can attack and decrease the production of spinach. One of the pests that often attack spinach is the existence of army worm (Spodoptera litura F.). Therefore, farmers need a way to eradicate the pest. This research is experimental using Random Complete Group. The data obtained were analyzed with variant analysis (ANOVA) in one direction and continued with LSD (Least Significant Different) test. Provision of botanical insecticide done by spraying the extract of leaves and seeds mimba with concentration dose 0%, 5%, 10% and 15%. In the final analysis of mortality data of army worm (Spodoptera litura F.) treated with mimba leaf extract obtained significant value of 76.263 at a significant level of 0.05 so it can be concluded that there is influence of mimba leaf extract on mortality of army worm. In the final analysis of mortality data of army worm (Spodoptera litura F.) treated with mimba seed extract obtained significant value of 78.625 at a significant level of 0.05 so it can be concluded that there is an effect of mimba seeds extract on mortality army worm. Keywords: mimba leaf extract, mimba seed extract, red spinach (Alternanthera amoena), army worm (Spodoptera litura F.), botanical insecticide
Uji Aktivitas Sel Kanker dengan menggunakan senyawa Flavonoid dari Lengkuas (Alpinia Galanga) I. A. K. Pramushinta; P. S. Ajiningrum
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 10 No 02 (2017)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol10.no2.a1036

Abstract

Tanaman ini sudah cukup dikenal masyarakat Indonesia dan biasanya digunakan sebagai bumbu campuran pada masakan. Bagian tanaman ini yang biasa digunakan adalah rimpangnya. Rimpang lengkuas ini bisa digunakan sebagai obat tradisional untuk diare, disentri. Pada rimpang lengkuas terdapat senyawa-senyawa flavonoid, glikosida dan diarilheptanoids. Kerangka flavonoid terdiri atas satu cincin aromatik A, satu cincin aromatik B, dan cincin tengah berupa heterosiklik yang mengandung oksigen dan bentuk teroksidasi cincin ini dijadikan dasar pembagian flavonoid ke dalam sub-sub kelompoknya. Penggunaan sel murin leukemia P388 dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, karena pada gugus hidroksil (-OH), gugus amida (-CONH) dan gugus dilakton merupakan gugus yang menunjukkan aktivitas menghambat pertumbuhan bakteri dan sel kanker. Ekstraksi senyawa metabolit sekunder dilakukan melalui tahapan ekstraksi dengan methanol kemudian dilanjutkan dengan uji skrining senyawa dan uji antikanker. Analisis ekstrak senyawa rimpang lengkuas dengan perbandingan 1:3 hasil lebih jernih dan baik, analisis uji skrining serbuk rimpang lengkuas didapatkan hasil positif adanya senyawa flavonoid pada uji Bate Smith & Mertcalf dan Uji Wilstater Sianidin, penghambatan sel kanker leukimia P388 50% dari ekstrak metanol lengkuas 16,76 µg/mL Kata kunci: Lengkuas; anti kanker
FORMULASI SEDIAAN SABUN PADAT TRANSPARAN DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BIJI BUNGA MATAHARI (Helianthus annus L.) I. A.K. Pramushinta; P. S. Ajiningrum
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 01 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no01.a1511

Abstract

Sabun padat transparan merupakan salah satu inovasi sabun yang menjadikan sabun lebih menarik. Sabun padat transparan juga menjadi salah satu sediaan emulsi yang dapat difungsikan sebagai penghantar obat yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sabun padat transparan dari ekstrak biji bunga matahari yang memenuhi persyaratan SNI 06-3532-1994. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Universitas PGRI Adi Buana. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan menggunakan analisis deskriptif. Perlakuan pada penelitian ini adalah berdasarkan penambahan konsentrasi ekstrak biji bunga matahari, yaitu formula 1 (tanpa penambahan ekstrak biji bunga matahari), formula 2 (penambahan ekstrak biji bunga matahari 0,5%), formula 3 (penambahan ekstrak biji bunga matahari 1%) dan formula 4 (penambahan ekstrak biji bunga matahari 1,5%). Parameter yang diamati diantaranya meliputi uji organoleptik, uji pH, uji kadar air, jumlah asam lemak, kadar alkali bebas dan kadar fraksi tak tersabunkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji yang dilakukan pada sediaan sabun padat transparan yang diberi penambahan ekstrak biji bunga matahari telah memenuhi persyaratan SNI 06-3532-1994 kecuali jumlah asam lemak yang tidak sesuai standar SNI.
Kadar Total Pigmen Klorofil Tanaman Avicennia marina Pada Tingkat Perkembangan Daun yang Berbeda P. S. ajiningrum
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 02 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no02.a1734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar klorofil a, kadar klorofil b, kadar klorofil total, rata-rata luas daun api-api (Avicennia marina) dan hubungan keduanya pada tingkat perkembangan daun yang berbeda. Kandungan klorofil diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada λ 649 dan 665 nm. Kadar klorofil total dihitung dengan rumus Wintermans dan De Mots. Untuk menghitung luas daun digunakan metode gravimetri. Data hasil penelitian yang meliputi perhitungan kadar klorofil total dan luas daun dianalisis untuk mengetahui korelasi antar keduanya menggunakan korelasi bivariat pada taraf signifikan 5% dengan aplikasi spss. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa kandungan klorofil a, klorofil b dan klorofil total daun api-api berbeda pada tiga daerah perkembangan yang berbeda, yaitu ujung, tengah dan pangkal daun. Rata-rata klorofil total terendah terdapat pada ujung daun yaitu sebesar 5,4 mg/L, sedangkan jumlah yang tertinggi terdapat di bagian pangkal daun yaitu 12,4 mg/L. Rata-rata jumlah luas daun terendah terdapat pada ujung daun yaitu sebesar 25 cm2, sedangkan rata-rata jumlah luas daun tertinggi terdapat pada bagian pangkal yaitu sebesar 112 cm2. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan rata-rata luas daun bertambah seiring dengan tingkat perkembangan daunnya. Berdasarkan hasil output yang dihasilkan dari analisis bivariat, hubungan korelasi antara kadar klorofil total dan luas daun ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi 0,948, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang positif antara luas daun dan kadar klorofil total yang artinya jika luas daun bertambah di setiap tingkat perkembangan daunnya, maka kandungan klorofil totalnya juga akan semakin meningkat. Kata Kunci: Avicennia marina, klorofil a, kadar klorofil b, klorofil total, luas daun
Pertumbuhan Batang Pada Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max (L.) Merr) Terhadap Jenis Tanah Aluvial, Regosol Dan Latosol Kurniawan M.R.D; P. S. Ajiningrum
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 13 No 01 (2020)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.13.1.2419.24-32

Abstract

This study aims to determine the growth of 10 superior soybean varieties planted in 3 different types of soil (alluvial, regosol and latosol) and to find out whether the 3 types of soil give an effect to the growth of 10 superior soybean varieties viewed from 4 parameters (hypocotyl length, length epicotiles, stem length and stem dry weight).This study used a Randomized Block Design (RBD) consisting of 10 varieties of soybean plants (anjasmoro, argomulyo, detam 1, detam 3 prida, detam 4 prida, detap 1, devon 1, devon 2, yellow gepak and deja 1) and 3 types of soil (alluvial, regosol, and latosol) was repeated 2 times. Data were analyzed using the two-way ANAVA 5% test and the 5% DMRT test. The results showed a significant difference in soybean growth. The best soybean varieties in hypocotyl length are Devon 2, in epicotile length are Anjasmoro, Devon 1 and Devon 2, the stem length and dry weight of the stem are Detap 1. The DMRT test results state that all three soil types (alluvial, regosol and latosol) have influence on the parameters of hypocotyl length and epicotyl length, whereas the parameters of stem length and plant dry weight have no effect. Keywords: Soybean, Variety, Growing test