Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas XI.MIPA.1 SMAN 1 Pulau Punjung yang berjumlah 30 orang. Instrumen pengumpulan data berdasarkan lembaran obsersvasi untuk mengetahui aktivitas Peserta Didik dalam pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik persentase, metode grafik, dan analisis statistik deskriptif.Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dapat dikemukakan dua hasil utama dari penelitian ini. Pertama, secara umum penerapan model pembelajaran kooperatif menggunakan Discovery Learning telah mampu meningkatkan aktivitas Peserta Didik dalam pembelajaran. Hal ini terlihat dari peningkatan semua aktivitas belajar Peserta Didik pada 5 aspek yang diamati pada siklus pertama dan siklus kedua. Kedua, hasil aktivitas positif belajar Peserta Didik yang diperoleh pada siklus pertama tergolong cukup yaitu 61 % dan pada siklus kedua terjadi kenaikan aktifitas positif belajar sebesar 20 %, sehingga pada siklus kedua sebesar 81 %. Untuk kedua hasil aktifitas Negatif belajar Peserta Didik yang diperoleh pada siklus pertama tergolong cukup yaitu 13,67 % dan pada siklus kedua terjadi penurunan aktifitas negatif belajar sebesar 3,67 %, sehingga pada siklus kedua aktifitas negatif sebesar 10 %.Kata Kunci: Aktifitas Belajar, Discovery Learning