Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Speech Act Analysis of Marhaban Sermon in Bainai Eve at Kapur Region-Lima Puluh District, West Sumatera Province Lili Hasmi
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 10 No 1 (2020): March 2020
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/soshum.v10i1.1532

Abstract

Social life needs the means to talk about things like contents, intentions, wish, and speech acts. Speech acts are utterances that contain functional units in communication concerning aspects of the conversation. We need to communicate as crucial as life needs to change. Changes from the initial level, from reversal as an adult to old age. Adulthood is often marked by a marriage period. Marriage is a period of transition from adolescent to family life. The marriage in the Minangkabau tradition, in addition to the recitation of the qab ijab, was also carried out on bainai night. Bainai is an activity for leveling nails using henna or henna plants. The crushed henna or henna is applied to all brides' nails and toenails. It is found that several types of utterances, namely the locus of speech, illocution, and perlocution. Based on the background of the problem, the writer is interested in discussing Marhaban's speech in the bainai night program in Kapur District IX, Lima Puluh Kota Regency. The research was a qualitative study using descriptive methods. The informants in this study were all those who participated in the Marhaban bainai night in Kapur District IX in Lima Puluh Regency who used speech acts. Techniques undertaken went through the following stages. Firstly, analysing of Marhaban's speech at the Bainai night event; secondly, analysing Marhaban's speech at the Bainai Night Event; thirdly, interpreting the use of Marhaban's speech on the Bainai night event; Fourthly, discussing the use of Marhaban's speech at the Bainai night event in Kapur District IX in the Lima Puluh Regency. The results revealed, there are speech acts in Marhaban's speech at the Bainai night event in Kapur District IX in Lima Puluh Regency. Types of speech acts obtained were 41 datum about locus speech acts, 32 datum about illocutionary speech acts, and seven datum of speech acts in perlocution
Pengaruh Penggunaan Media Karikatur Terhadap Keterampilan Menulis Teks Anekdot Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban Lili Hasmi; Neneng Wahyuni
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i1.4740

Abstract

ABSTRAK: Keterampilan menulis teks anekdot siswa masih tergolong rendah karena siswa masih kurang memahami cara menulis teks anekdot sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan keterampilan menulis teks anekdot menggunakan media karikatur siswa kelas X SMA Negeri 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban; (2) mendeskripsikan keterampilan menulis teks anekdot tanpa menggunakan media karikatur siswa kelas X SMA Negeri 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban; (3) mendeskripsikan pengaruh penggunaan media karikatur terhadap keterampilan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan The Randomized Posttest Only Control Group. Populasi penelitian ini berjumlah 238 siswa dengan penarikan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes. Tes yang digunakan adalah tes unjuk kerja yang berguna untuk mengukur keterampilan menulis teks anekdot. Analisis data dapat disimpulkan bahwa hasil uji t (t-test) pada kelas eksperimen membuktikan thitung = 7,5188  dengan ttabel = 2,064, karena thitung lebih besar dari ttabel (7,5188 > 2,064), maka Ha (hipotesis alternatif) diterima. Selanjutnya hasil uji t (t-test) pada kelas kontrol membuktikan thitung = 2,9176 dengan ttabel = 2,064, karena thitung lebih besar dari ttabel (2,9176 > 2,064), maka Ha (hipotesis alternatif) diterima. Hasil uji t (t-test) merupakan hasil perbandingan thitung = 3,2435 dengan ttabel = 2,021, karena thitung lebih besar dari ttabel (3,2435 > 2,021), maka Ha (hipotesis alternatif) diterima. Simpulan penelitian, keterampilan menulis teks anekdot berpengaruh kuat dengan menggunakan media karikatur dibandingkan tanpa menggunakan media karikatur. Kata kunci : Media Karikatur, Menulis Teks Anekdot
Pengaruh Metode Discovery Learning Terhadap Keterampilan Menulis Teks Berita Siswa Kelas Viii Smp Negeri 4 Payakumbuh Lili Hasmi; Neneng wahyuni; Wirda Linda
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 APRIL 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7882

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Dalam penelitian ini digunakan dua kelas sampel, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, kelas kontrol berjumlah 23 orang dan kelas eksperimen berjumlah 23 orang. Kelas eksperimen merupakan kelas khusus yang diberi perlakuan khusus dengan menerapkan metode pembelajaran penemuan (discovery learning), sedangkan kelas kontrol sebagai kelas pembanding tanpa menggunakan metode pembelajaran penemuan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, metode pembelajaran penemuan berpengaruh terhadap kemampuan menulis berita pada kelas eksperimen. Terlihat bahwa nilai rata-rata kelas kontrol adalah 69,82 dengan kualifikasi lebih dari cukup dengan standar deviasi 15,87 sedangkan nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 83,78 dengan kualifikasi baik dan standar deviasi 16,74. Terdapat pengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan metode pembelajaran penemuan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Payakumbuh. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata kemampuan menulis kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa kedua kelas terdistribusi normal dengan L0 0,1549 pada kelas kontrol dan 0,1229 pada kelas eksperimen. Hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa varian penelitian ini homogen pada tingkat signifikansi 0,05, karena Ftabel 3,4 Fhitung 1,1095 dan hasil analisis yang diperoleh Thitung 3,061 dan Ttabel 1,68, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.Kata Kunci : metode discovery learning, menulis teks berita