Ratna Kumala Dewi
UIN Sayyid Ali Rahmatullah

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Hormon Human Chorionic Gonadotropin dan Usia Ibu Hamil terhadap Emesis Gravidarum pada Kehamilan Trimester Pertama Risma Dwi Sura Retnoningtyas; Ratna Kumala Dewi
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.114 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i3.306

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses yang fisiologis dan alamiah yang dimulai dari ovulasi, konsepsi, nidasi, berkembangnya embrio dalam uterus hingga masa aterm umumnya pada trimester pertama ditandai dengan gejala mual dan muntah (emesis gravidarum). Mual dan muntah disebabkan oleh peningkatan hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG) serta dipengaruhi oleh usia. Usia yang berisiko tinggi dalam kehamilan adalah kurang dari 20 tahun dan diatas 35 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hormon Human Chorionic Gonadhotropin (HCG) dan usia ibu hamil terhadap emesis gravidarum pada kehamilan trimester pertama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode tinjauan kepustakaan atau literature review. Sasaran pada penelitian ini yaitu ibu hamil trimester pertama dengan gejala emesis gravidarum. Emesis gravidarum adalah gejala yang biasanya terjadi ketika kehamilan trimester pertama. Emesis gravidarum dipengaruhi oleh peningkatan kadar HCG dan usia ibu hamil. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa hormon Human Chorionic Gonadhotropin (HCG) berpengaruh terhadap emesis gravidarum pada kehamilan trimester pertama. Usia ibu hamil berpengaruh terhadap kejadian emesis gravidarum pada kehamilan trimester pertama.
Kandungan Enzim Papain pada Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Metabolisme Tubuh Indah Prihatini; Ratna Kumala Dewi
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.464 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i3.312

Abstract

atau dalam sistem metabolisme. Pepaya mengandung enzim proteolitik atau enzim pemecah protein yang disebut dengan enzim papain. Enzim papin berfungsi memecah protein pada makanan menjadi molekul yang lebih sederhana dengan cara hidrolisis sehingga mudah dicerna dalam tubuh. Namun mekanisme kerja enzim ini dipengaruhi oleh suhu dan pH tertentu. Tujuan literature review ini untuk mengetahui pengaruh enzim papain pada pepaya terhadap metabolisme tubuh. Penulisan artikel ini menggunakan metode studi literatur. Sumber pustaka yang digunakan dalam penyusunan literature ini menggunakan pencarian artikel penelitian dari platform digital baik melalui Google Scholar, doaj, PubMed dan lain-lain dengan kata kunci “Enzim Papain”, “Pepaya”, “Aktivitas Enzim”, dan “Metabolisme”. Berbagai penelitian eksperimental menunjukan enzim papain pada pepaya berpengaruh terhadap metabolisme tubuh. Aktivitas enzim dapat memberikan pengaruh jika berada pada suhu dan pH yang optimum yaitu pada suhu sekitar 50°C-60°C dan pH netral sekitar pH 6-8.
Peran Protein: ASI dalam Meningkatkan Kecerdasan Anak untuk Menyongsong Generasi Indonesia Emas 2045 dan Relevansi Dengan Al-Qur’an Desi Dwi Anissa; Ratna Kumala Dewi
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.304 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i3.393

Abstract

Protein memiliki fungsi yaitu sebagai unsur utama dan pembentuk jaringan organ pada tubuh manusia. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literatur yaitu dengan mencari sumber landasan teori berupa dokumen sekunder dengan analisis isi. Tujuan dari penelitian ini yaitu agar mengetahui peran penting ASI bagi kecerdasan anak untuk menyiapkan Indonesia Emas 2045 dengan relevansi Al-Quran. ASI merupakan salah satu makanan yang mengandung sumber protein yang ideal untuk bayi baik dari segi kesehatan fisik maupun psikisnya. ASI sebagai sumber nutrisi utamanya. Pemberian ASI kepada bayi secara eksklusif memiliki berbagai manfaat yaitu meningkatkan kecerdasan dan meningkatkan sistem kekebalan (protect) tubuh bayi. Peran protein salah satunya yaitu ASI sangat penting dalam perkembangan otak, perkembangan dan pertumbuhan bayi. Kandungan taurin, DHA dan AA dapat meningkatkan kecerdasan anak. Namun Allah telah berfirman dalam Q.S al-Baqarah (2): 233 dan Q.S Luqman (31): 14. Oleh karena itu, kecerdasan anak itu penting ketika mendapatkan ASI yang cukup agar dapat tercipta generasi penerus bangsa yang dapat menyongsong bonus demografi Indonesia Emas 2045.
Potensi Ekstrak Daun Alpukat sebagai Anti Kolesterol Lilik Zubaidatul Muqowwiyah; Ratna Kumala Dewi
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.318 KB) | DOI: 10.21154/jtii.v1i3.397

Abstract

Kolesterol merupakan senyawa komplek yang diperlukan oleh tubuh untuk mengatur proses kimia dalam tubuh. Namun jika kadar kolesterol dalam darah sangat tinggi akan berbahaya untuk tubuh serta menyebabkan hiperkolesterolemia. Hiperkolesterolemia merupakan kondisi dimana jumlah kolesterol dalam tubuh melebihi batas normal, yang akan berdampak pada penyakit jantung koroner. Penyakit hiperkolesterolemia dapat diatasi dengan menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Salah satu cara untuk menurunkan kadar kolesterol darah dengan mengkonsumsi ekstra daun alpukat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat ekstra daun alpukat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Metode pelaksanaan yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah penelitian menggunakan studi kepustakaan, dalam pengumpulan data dan informasi terkait yang kemudian diolah dan disajikan secara deskriptif dalam bentuk pembahasan. Sumber data dan informasi didapat dari jurnal yang terkait dengan kolesterol dan alpukat yang terbit secara online. Hasil dari kegiatan studi kepustakaan adanya upaya untuk menjaga kesetabilan kadar kolesterol dalam darah dengan cara mengkonsumsi ekstrak daun alpukat, serta untuk mencegah terjadinya hiperkolesterolemia. Pemberian ekstrak daun alpukat dengan konsentrasi berbeda dapat berpengaruh terhadap perbedaan kadar kolesterol dalam darah, sehingga pemberian variasi konsentrasi sedikit mampu dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah