Meningkatkan Keterampilan Smash Tenis Meja dengan Pendekatan Taktis. Penelitian ini berupa penelitian tindakan untuk meningkatkan keterampilan smash tenis meja siswa ekstrakulikuler tenis meja SD Negeri Pasirmulya II Kabupaten Karawang, dengan jumlah 20 siswa. Penelitian tindakan ini menggunakan model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari dua siklus. Dalam latihan smash tenis meja ini menggunakan pendekatan taktis untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Data dikumpulkan melalui pengamatan observer berupa tes keterampilan smash; catatan lapangan; dan dokumen selama penelitian berlangsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah dilakukan tindakan menggunakan pendekatan taktis pada siklus I diperoleh hasil 70% dengan jumlah 14 siswa yang mencapai criteria ketuntasan minimal (KKM) dan 30% dengan jumlah 6 siswa yang belum mencapai criteria ketuntasan minimal dengan nilai rata-rata mencapai 74 untuk forehand smash; dan 65% dengan jumlah 13 siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal dan 35% dengan jumlah 7 siswa yang belum mencapai ketuntasan minimal dengan nilai rata-rata 73 untuk backhand smash. Pada siklus II diperoleh hasil 85% dengan jumlah 17 siswa yang mencapai criteria ketuntasan minimal dan 15% dengan jumlah 3 siswa yang belum mencapai criteria ketuntasan minimal dengan nilai rata-rata mencapai 80 untuk forehand smash; dan 80% dengan jumlah 16 siswa yang mencapai criteria ketuntasan minimum dan 20% dengan jumlah 4 siswa yang belum mencapai ketuntasan minimal dengan nilai rata-rata 76 untuk backhand smash. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan taktis dapat meningkatan keterampilan smash tenis meja siswa ekstrakulikuler tenis meja SD Pasirmulya II Kabupaten Karawang.