Niken Ayu Ningrum
Program Studi Akuntansi Politeknik Sekayu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONDISI INKLUSI, POTENSI DAN KENDALA PENGGUNAAN, TINGKAT PENGARUH LAYANAN DIGITAL, SERTA PENYUSUNAN MODEL LAYANAN DIGITAL TERHADAP PENINGKATAN AKSES KEUANGAN PADA PROVINSI SUMATERA SELATAN (Studi Kasus Pada Provinsi Sumatera Selatan) Niken Ayu Ningrum
JURNAL RISET TERAPAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 2 (2019): JURNAL RISET TERAPAN AKUNTANSI
Publisher : JURNAL RISET TERAPAN AKUNTANSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.3837713

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi keuangan, hak properti masyarakat, fasilitas intermediasi dan saluran distribusi keuangan, layanan keuangan pada sektor pemerintah dan perlindungan konsumen terhadap pendapatan pengrajin rotan di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo.Teknik pengambilan sampel menggunakanmenggunakan metode teknik sampling acak (rondom sampling) dan diperoleh sampel penelitian 30. Variabel independen (x) meliputi : edukasi keuangan, hak properti masyarakat, fasilitas intermediasi dan saluran distribusi keuangan, layanan keuangan pada sektor pemerintah dan perlindungan konsumen. Metode analisis data menggunakan analisis regresi liniear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang rasio DPK, suku bunga kredit, nilai tukar, dan jumlah uang beredar berpengaruh positif terhadap inflasi, sedangkan rasio kredit berpengaruh positif terhadap inflasi. Variabel indikator inklusi keuangan, suku bunga kredit, nilai tukar, dan jumlah uang beredar memiliki peran dalam menjelaskan variasi efektivitas kebijakan moneter, namun dalam jangka panjang, lebih dari 50persen variasi efektivitas kebijakan dijelaskan olehinflasi.Rendahnya peran variabel indikator inklusi keuangan dalam menjelaskan efektivitas kebijakan moneter karena inklusi keuangan di Indonesia masih dalam tahap pengembangan. Dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa variabel suku bunga kredit dan nilai tukar sangat responsif terhadap perubahan inflasi, sehingga diperlukan perhatian khusus untuk menjaga kedua variabel tersebut.